Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs e-MISI

Loading

You are hereProfil Bangsa / Profil Bangsa

Profil Bangsa


Suku Sumbawa (Nusa Tenggara)

Suku Sumbawa mendiami bagian barat dari pulau Sumbawa, Propinsi Nusa Tenggara Barat. Suku ini cukup kental didalam kepercayaannya. Mereka percaya pada berbagai macam roh dan jin, termasuk samar dan bakek. Sumber penghasilan yang cukup penting bagi orang Sumbawa adalah hasil ternak seperti kerbau, sapi, dan kambing.

Suku Sula (Maluku)

Letak suku ini berada di Pulau Sulabesi dan pulau lainnya di Kepulauan Sula serta beberapa daerah yang berbeda, dialek Facei dituturkan di desa Facei bagian selatan, dialek Falahu dan Bega di Sulabesi serta di beberapa kelompok masyarakat di Pulau Mangole. Dialek yang ketiga adalah Fagudu, digunakan di desa lainnya di Sulabesi serta di ujung timur dan barat Pulau Manole.

Bangladesh (Republik Rakyat Bangladesh)

Luas: 144.000 km2. Berlokasi di sepanjang delta dan dataran banjir dari sungai Gangga dan Brahmaputra dengan curahan hujan yang lebat dan sering kebanjiran.

Jumlah penduduk: (1995) 132.219.000

Suku Bangsa: seluruhnya 50 suku. Orang Bengali 97,3 persen. Suku-suku terpencil 1,1 persen. Suku-suku minoritas lain 1,6 persen.

Suku Kwandang (Sulawesi)

Suku Kwandang terletak di Kecamatan Kwandang, Kabupaten Gorontalo, Sulawesi Utara. Daerah ini merupakan daerah wisata yang terkenal karena pantainya yang indah, tempat istirahat, "perahu ketamaran", taman laut, dsb.. Tidak heran kalau banyak wisatawan yang datang melancong ke sana.

Suku Ribun (Kalimantan)

Mereka bermukim dalam wilayah Kecamatan Parindu, Kabupaten Sanggau, Kalimatan Barat. Orang Ribun menganut kepercayaan Animisme dan hidup mereka pada umumnya berasal dari hasil hutan misalnya kayu, rotan, kemenyan, dan lain-lain. Mereka juga bekerja di perkebunan untuk mendapatkan kebutuhan sehari-hari.

Suku Dompu (Nusa Tenggara)

Suku ini berdiam di pulau Sumbawa, Propinsi Nusa Tenggara Barat dalam wilayah kabupaten Dompu dan tersebar dalam 4 kecamatan: Huu, Dompu, Kempo, dan Kilo. Kabupaten Dompu merupakan daerah berbukit-bukit dan daerah vulkanik. Suku Dompu hidup berdampingan dengan orang Donggo, Bima, Sasak, Melayu, Bugis, China, Arab, Bali, dan Timor. Bahasa mereka disebut Nggahi Mbojo.

Suku Tamiang (Sumatera)

Suku ini berdiam di bagian tenggara dari kabupaten Aceh Timur dan tersebar dibeberapa kecamatan seperti Kuala Simpang, Bendahara, Karangbaru, Seuruway, Kejuruanmuda, dan kecamatan Tamiang Hulu. Di daerah ini banyak diketemukan benda-benda pra sejarah. Bahasa mereka adalah bahasa Tamiang.

Afganistan

Luas 652.000 km2, kering dan bergunung-gunung tetapi dengan lembah-lembah yang subur. Dataran yang strategis ini disebut sebagai: Lalu lintas dari Asia Tengah."

Perang Afganistan menyebabkan 6,5 juta pengungsi lari ke Pakistan dan Iran, sedang ada sejumlah kecil penduduk yang menyebar ke Asia Selatan, Timur, Tengah, dan Barat.

Suku Jongkang (Kalimantan)

Suku ini terletak di Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat. Salah satu adat kebiasaan suku ini ialah pesta hasil panen. Mereka menyebutnya Pesta Gawai. Pesta ini berkaitan dengan setiap keluarga yang memperoleh hasil pertanian yang melimpah. Mereka mengundang penduduk desa tetangga dan masyarakat dari keluarga lain, dan bersukacita serta menaikkan syukur kepada Sang Khalik.

Suku Ledo (Sulawesi)

Suku ini berdiam di kota Palu, Sulawesi Tengah, dan di sekitarnya (Kecamatan Palu, Biromadu, Dolo, Marawola, Tawaili). Walaupun kota Palu dikelilingi oleh pegunungan, tetapi kota ini terkenal sebagai salah satu kota terkering di Indonesia. Keluarga adalah hal yang sangat penting bagi orang Ledo, mereka sangat menghormati dan memelihara orang tua, terutama yang berusia lanjut.