Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs e-MISI

Loading

You are hereProfil Bangsa / Profil Bangsa

Profil Bangsa


Suku Keninjal (Kalimantan Barat)

Suku Keninjal terletak di Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat Adat dijunjung tinggi oleh masyarakat. Salah satu kesepakatan adat yang masih dipertahankan adalah Kesepakatan Adat Tanah. Intinya jika pemilik tanah mendapat kecelakaan dan meninggal di lokasi ladangnya, maka ia harus dikuburkan pada areal kecelakaan terjadi. Ladang ini tak boleh digunakan selama 10 tahun.

Suku Dampeles (Sulawesi Tengah)

Suku Dampeles berdiam di Kecamatan Damsol (Dampeles Sojo), suatu kecamatan yang berbatasan dengan kecamatan Dampal Selatan. Daerah Tingkat II Kabupaten Buol, Toli-toli, Propinsi Sulawesi Tengah. Di sebelah Timur, wilayah suku Dampeles berbatasan dengan kecamatan Tomini dan di sebelah Barat dengan Selat Makasar.

Kamboja

Luas: 182.000 km2. Negara yang banyak mempunyai hutan, dan terletak di sebelah barat daya Indo-Cina di sungai Mekong.

Penduduk: (1995) 9.205.000.

Suku-bangsa : Orang Khmer 85,2 persen.

Bebas buta huruf: 48 persen.

Bahasa nasional: Bahasa Khmer.

Suku Jawa Pesisir Lor (Jawa Tengah)

Secara geografis, suku Jawa pesisir lor terdiri dari dua bagian: dari Semarang ke barat dengan pusatnya Pekalongan -- Tegal dan dari Semarang ke timur dengan pusatnya Demak -- Kudus. Etnis Jawa pesisir Lor bagian barat terletak di lereng-lereng pegunungan Slamet -- Dieng, yang menghadap ke utara hingga pantai Laut Jawa dari Kendal sampai Brebes.

Suku Loloan (Bali)

Suku ini terutama tinggal di daerah kabupaten Jembrana, Bali, dan berdiam di beberapa desa seperti desa Pengembangan, Tegal Badeng Islam, Cupel Tukadaya, Banyubiru, Tuwed, Candi kusuma, Sumber Sari, Kelatan, dan beberapa desa lainnya. Suku Loloan, sebagian besar beragama Islam, dan tinggal di tengah masyarakat Bali yang mayoritas beragama Hindu Dharma.

Suku Lintang (Sumatera Selatan)

Kawasan pegunungan Bukit Barisan di Sumatera Selatan merupakan tempat tinggal suku Lintang, diapit oleh suku Pasemah dan Rejang. Suku Lintang merupakan salah satu suku Melayu yang tinggal di sepanjang tepi sungai Musi di Propinsi Sumatera Selatan. Secara geografis, ada 4 "pintu masuk" ke daerah mereka: Muarapinang, Pendopo, Tebingtinggi, dan Ulumusi.

Suku Gayo (Aceh Tengah)

Suku Gayo tinggal di Aceh Tengah, di Dataran Tinggi Gayo, yang berada di sela-sela Bukit Barisan yang ditutupi hutan primer. Belum terdapat sarana perhubungan yang layak, sehingga kelompok-kelompok orang Gayo jarang melakukan kontak satu sama lain. Bahasa mereka adalah bahasa Gayo, yang memunyai dua dialek, dialek Gayo Lut dan Gayo Luwes.

Suku Buol (Sulawesi Tengah)

Suku Buol berdiam di propinsi Sulawesi Tengah bagian Utara, dekat perbatasan Sulawesi Utara. Daerah ini dikelilingi pegunungan. Wilayah kediaman orang Buol meliputi lima kecamatan di kabupaten Buol Tolitoli, yakni kecamatan Biau, Momunu, Bokat, Bunobugu, dan Paleleh. Bahasa yang dipergunakan adalah bahasa Buol.

Suku Banten (Jawa Barat)

Suku Banten tinggal di wilayah Kabupaten Serang (Banten Utara), Jawa Barat. Daerah Banten memunyai karakteristik budaya yang berbeda dibandingkan daerah Parahyangan pada umumnya yang penghuninya berbahasa Sunda. Hal ini terutama terlihat pada penduduk Banten Utara (Kabupaten Serang) yang sebagian besar berbahasa Jawa-Banten. Sedangkan penduduk Banten Selatan (Kabupaten Pandeglang dan Lebak) sebagian besar berbahasa Sunda.

Suku Rejang (Bengkulu)

Suku Rejang tinggal di pulau Sumatera, terutama di propinsi Bengkulu dan Sumatera Selatan. Umumnya mereka tinggal di daerah yang dingin yaitu di pegunungan Bukit Barisan. Sebagian besar daerah orang Rejang masih berhutan lebat. Bunga Reflesia Arnoldy dan bunga anggrek liar terdapat juga di sini.