Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs e-MISI

Loading

You are heree-JEMMi No.04 Vol.16/2013 / Campalagian di Indonesia

Campalagian di Indonesia


Sejarah

Orang-orang Campalagian terutama tinggal di kota-kota Polmas, Campalagian, serta sekitar daerah Majene. Wilayah ini terletak di Provinsi Sulawesi Selatan. Sulawesi merupakan pulau berpegunungan yang luas, sering kali digambarkan sebagai bentuk yang menyerupai bunga anggrek atau kepiting. Pulau tersebut memiliki garis pantai kira-kira 5.000 kilometer, dan terdiri dari 4 semenanjung utama yang dipisahkan dengan teluk-teluk yang dalam, dengan dua semenanjung mengarah ke Selatan dan dua lainnya ke arah Timur Laut. Mayoritas orang Campalagian hidup di daerah dataran rendah, yang secara khusus subur untuk berbagai jenis pertanian. Nama lain untuk orang-orang ini adalah Tulumpanuae atau Tasing. Mereka berbicara dengan bahasa Campalagian. Budaya dari orang-orang Campalagian telah dipengaruhi oleh orang-orang sekitar yang lebih banyak penduduknya dan lebih berkuasa, seperti orang-orang Toraja dan Bugis. Bahasa orang-orang Toraja dan Bugis telah memengaruhi bahasa Campalagian sehingga ada banyak kemiripan.

Seperti Apa Kehidupan Mereka?

Orang-orang Campalagian hidup sebagai petani, nelayan, dan pedagang. Perdagangan biasanya dilakukan di kota Campalagian yang terletak di daerah pesisir. Mereka juga membiakkan kerbau, kambing, ternak, dan ayam. Masyarakat pertanian dikenal sebagai "pallaung-ruma", terdiri dari dua kelompok: "pa'galung" (para petani sawah yang beririgasi) dan "pa'dare" (para petani sawah yang tidak beririgasi). Para nelayan dikenal sebagai "pakkaja". Alat-alat yang digunakan membedakan mereka: "pameng" menggunakan pengait dan tali; "pa'bagang" menggunakan panggung nelayan; "pajala" menggunakan jaring; dan "pa'belle" menggunakan perangkap khusus terbuat dari jaring-jaring yang panjang. Para pedagang biasanya dikenal sebagai "padagang" atau "saudagar". Perdagangan biasanya dilakukan di kota Campalagian, yang terletak di pantai. Pernikahan di antara orang-orang Campalagian masih di bawah peraturan orang tua, termasuk pemilihan pasangan. Pelayanan kesehatan tampaknya memadai, khususnya ketika dibandingkan dengan daerah-daerah yang dilayani, yang kurang baik.

Apa Keyakinan Mereka?

Hampir setiap orang Campalagian mengenalkan diri mereka sebagai penganut Agama Islam. Rasa yang meluap karena menjadi orang-orang Islam memengaruhi pola perilaku sosial dalam setiap sektor kehidupan. Kenyataannya, berbagai elemen budaya Islam telah disatukan dengan baik menjadi budaya lokal tradisional, sehingga sulit memisahkan mereka satu dengan lainnya. Seorang Campalagian yang bukan Muslim hampir tidak mungkin membayangkan sebagai seorang Campalagian yang khas. Mereka juga menggabungkan kepercayaan animistis kuno dengan Islam. Ini dapat dilihat dari perasaan kagum dalam mengalami kekuatan-kekuatan rohani yang tidak kelihatan. Mereka juga menggunakan seorang dukun (cenayang/tabib/okultis) untuk menyembuhkan penyakit dan mengusir roh-roh jahat.

Apa Kebutuhan Mereka?

Orang-orang Campalagian membutuhkan bantuan untuk meningkatkan penjualan hasil pertanian dan perikanan mereka. Pembangunan infrastruktur seperti transportasi darat dan laut yang baik, dapat mendukung hal ini. Sebagai tambahan, perkembangan sumber daya manusia melalui pendidikan masih diperlukan. Wilayah Campalagian membutuhkan lebih banyak guru dan konstruksi sekolah-sekolah yang baik, serta memperbaiki sekolah-sekolah yang ada. (t/Anna)

Pokok Doa:

  1. Doakan agar Tuhan Yesus memberikan hikmat dan kebijaksanaan kepada pemerintah untuk memperbaiki gedung-gedung sekolah yang sudah rusak, dan menempatkan guru-guru di daerah Campalagian. Kiranya anak-anak Campalagian mendapatkan pendidikan yang baik. Doakan juga agar guru-guru yang dikirimkan adalah anak-anak Tuhan, sehingga melalui mereka, Injil dapat diberitakan.

  2. Berdoalah kepada Tuhan Yesus agar orang-orang Campalagian mendapatkan pelatihan dalam meningkatkan penjualan hasil pertanian dan perikanan mereka.

  3. Kiranya Tuhan Yesus menolong pemerintah membangun infrastruktur darat dan laut yang baik, sehingga memudahkan orang-orang Campalagian dalam menjual hasil pertanian dan perikanan mereka ke daerah lain. Infrastruktur yang baik juga dapat membantu penyebaran Injil kepada mereka.

  4. Doakan agar Tuhan Yesus menyertai para penginjil di Campalagian dalam pelayanan dan melindungi mereka dari kuasa-kuasa kegelapan.

Diterjemahkan dari:

Nama Situs : Joshua Project
Alamat URL : http://joshuaproject.net/people-profile.php?rog3=ID&peo3=11084
Judul asli artikel : Campalagian of Indonesia
Tanggal akses : November 2012

e-JEMMi 04/2013