Artikel Misi

Injil di Asia

Kemajuan Injil di Asia selama abad terakhir ini luar biasa. Gereja-gereja Kristen bertumbuh dan berkembang di negara-negara, seperti: Singapura, Malaysia, Taiwan, dan tentu saja Korea Selatan, yang menyombongkan diri memiliki beberapa gereja terbesar di seluruh dunia. Namun, Injil juga berakar di negara-negara yang mungkin tidak kita duga.

Baca Selengkapnya

Kapan Yesus Lahir?

Sejak pertengahan bulan November, suasana Natal sudah mulai dihembuskan oleh pusat-pusat perbelanjaan di kota-kota besar. Pada saat itu, gereja sendiri mungkin baru membentuk panitia Natal. Seakan tidak mau kehilangan waktu, dunia bisnis, melalui dekorasi pohon cemara bersalju, rusa, dan kereta salju serta bingkisan hadiah memberikan dorongan psikologis kepada calon pembeli untuk segera berbelanja. Suasana serba putih yang diciptakan dari tahun ke tahun itu juga membentuk citra bahwa Kristus lahir pada musim dingin yang bersalju di kota kecil bernama Betlehem.

Baca Selengkapnya

Multimedia: Sebuah Pengalaman dari India

"Nggak mau ... hari ini aku nggak mau pergi sekolah, Ma!" Dan mulai menangis ketika ibunya mulai memakaikan seragam sekolah kepadanya. "Oke, Nak," ibunya setuju, "Kamu boleh tidak pergi tapi kamu juga tidak boleh mendengarkan musik Balalokam lagi." Ibunya tahu bahwa inilah jalan satu-satunya untuk membujuk putranya yang baru berusia 6 tahun itu supaya mau bersekolah. Selama sebulan ini, Dan memang sedang terobsesi dengan Balalokam, sebuah kaset audio untuk anak- anak yang dibelikan ayahnya. Kaset itu menampilkan musik dan cerita dalam bahasa Malayalam, salah satu bahasa daerah di India. Dan pun berubah pikiran dan memutuskan untuk mau bersekolah kembali.

Baca Selengkapnya

Robert Raikes Memulai Sekolah Minggu (1780)

Atas permintaan Robert Raikes, seorang editor surat kabar yang baik, Ny. Meredith menerima segerombolan anak jalanan di dapur rumahnya di Sooty Alley. Raikes bahkan membayar Ny. Meredith satu shilling setiap hari Minggu untuk mengajar anak-anak yang berpakaian compang-camping ini membaca Alkitab dan mengulanginya di luar kepala. Tetapi anak-anak ini luar biasa bandelnya. Mereka adalah anak-anak yang terkungkung di sebuah pabrik yang basah dan gelap di Gloucester, Inggris, selama enam hari dalam satu minggu. Mereka hanya mendapat kesempatan bergembira pada hari Minggu, dan pada hari-hari Minggu itulah mereka menjadi liar. Setiap Minggu para petani dan pemilik toko merasa takut pada kenakalan anak-anak ini. Robert Raikes berharap bahwa sekolah minggu ini akan mengubah hidup anak-anak itu, tetapi mereka membawa kebiasaan yang menjijikkan dan mengerikan itu ke dapur Ny. Meredith. Ny. Meredith tidak sanggup menangani mereka.

Baca Selengkapnya
Subscribe to Artikel Misi