Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs e-MISI

Loading

You are hereArtikel Misi / Artikel Misi

Artikel Misi


Langkah-langkah Menuju Keselamatan

Sebagai pengisi acara dalam rangka penginjilan anak di sekolah minggu, Anda dapat membawakan cerita dengan menggunakan bahan mengajar berikut ini.

Menepati Janji

"Besok setelah pulang sekolah, saya akan datang ke rumahmu. Ini janji saya," kata Maria kepada temannya, Debora. "Saya akan datang apa pun yang terjadi."

Karcis ke Surga

Persiapan:

Sediakan sehelai kertas kecil untuk membuat karcis yang akan dibagikan kepada setiap anak yang hadir hari itu. Dalam kertas tersebut tulislah kalimat-kalimat berikut.

Mempersiapkan Acara dalam Usaha Memenangkan Jiwa Baru

Jika sekolah minggu Saudara memiliki program penginjilan, tips berikut ini bisa memberikan masukan untuk mempersiapkan kegiatan penginjilan di sekolah minggu Anda.

Cerita-Cerita dalam Alkitab Sebagai Kesatuan

Sebelum membawa anak lebih mencintai firman Tuhan, tentu saja para pelayan anak harus memberi teladan terlebih dahulu. Salah satu cara untuk lebih mendalami firman Tuhan adalah dengan melihat cerita-cerita dalam Alkitab sebagai satu kesatuan. Simaklah, praktikkan, dan ajarkan pula kepada anak-anak layan kita.

Pelajaran Pemuridan: Pertobatan

Konsep: Ketika Yesus memulai pelayanan-Nya di bumi, tema-Nya adalah "bertobatlah karena kerajaan Allah sudah dekat". Konsep pertobatan merupakan tema yang menjadi inti dari Alkitab. Semua orang diberitahu untuk bertobat dan kembali kepada Tuhan.

Menceritakan Tuhan Yesus kepada Teman

"Mengapa kamu pergi ke Sekolah Minggu setiap hari Minggu?" tanya Roni kepada Wahyu.

Wahyu tersipu-sipu. Ia tidak tahu apa yang harus dikatakannya. Ia takut untuk menceritakan kepada Roni tentang Tuhan Yesus. Ia takut Roni akan menertawakannya.

Menjadi Pemimpin 2

Para pemimpin seharusnya memiliki keberanian untuk menghadapi kompleksitas dan berbagai divisi dalam gereja dan di ladang misi. Gereja terbagi, dan situasi seperti ini tidak akan banyak berubah. Gereja-gereja individu, organisasi-organisasi, atau bahkan seluruh kota mungkin bersatu, namun tidak seluruh gereja.

Menjadi Pemimpin 1

"Kepemimpinan adalah mengetahui cara untuk menuju tempat kita yang seharusnya dari tempat kita berada." (Steve Chalke)

Betapa besarnya kebutuhan untuk mendapatkan orang yang bersedia melayani sebagai pemimpin. Jika Anda menginginkan bukti betapa terbatasnya para pemimpin yang potensial, perhatikanlah proses yang menyakitkan ini melalui perjuangan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), untuk menemukan seorang Sekretaris Jenderal yang baru, atau proses yang dijalani oleh Amerika Serikat dan banyak negara lainnya, untuk memilih segelintir orang yang memenuhi syarat dan bersedia mengisi kantor-kantor pemerintahan tertinggi. Kebanyakan lembaga Kristen, terutama organisasi-organisasi misi, menyerukan perlunya keberadaan lebih banyak pemimpin, baik laki-laki maupun perempuan. Terdapat sebuah kebutuhan agar lebih banyak orang Kristen mengambil posisi kepemimpinan, bukan sebagai penghormatan atau hadiah, namun sebagai sebuah cara untuk melayani Tubuh Kristus dengan berbagai anugerah dan pelayanan yang diberikan pada mereka. Banyak orang yang tidak pernah mengharapkannya akan menjadi pemimpin, terutama dalam gereja lokal mereka. Menjadi seorang pemimpin di rumah mungkin membuktikan sebuah tantangan terbesar.

Kepemimpinan (Sebuah Tinjauan dari Sudut Alkitabiah)

Definisi Kepemimpinan

James L. Gibson (Professor of Business Administration University of Kentucky), Jhon M. Wancevich (Professor of Organizational Behaviour and Management University of Houston), James H. Donnely Jr (Professor Business Administration University of Kentucky) menyebutkan kepemimpinan adalah: