Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs e-MISI

You are hereArtikel Misi / Artikel Misi

Artikel Misi


Mengundang Anak-Anak Menerima Kristus

Apabila seseorang setia mengajarkan firman Allah kepada anak-anak dan menerangkan setiap kebenaran dengan jelas, ia tidak perlu memaksa anak-anak untuk mengambil keputusan. Namun, apabila Roh Kudus bekerja dalam diri seorang anak, ia harus siap menolong anak itu.

Membimbing Anak kepada Kristus

Salah satu kesempatan luar biasa yang merupakan berkat bagi para guru sekolah minggu adalah menolong anak untuk mengerti bagaimana mereka dapat menjadi anggota keluarga Allah. Dalam seluruh rangkaian pelajaran di kelas, terlebih dalam momen peringatan Jumat Agung dan Paskah, kita dapat membimbing anak-anak datang kepada Yesus dan menerima Dia sebagai Tuhan dan Juru Selamat.

Mengapa Anak-anak Bingung akan Arti Keselamatan?

"SAYA TELAH diselamatkan tujuh kali."

""Saya diselamatkan lagi di kamp anak-anak tahun ini. Setiap tahun di kamp anak-anak, saya diselamatkan."

""Saya menerima Yesus kemarin, tetapi saya mau melakukannya lagi hari ini."

""Saya berkelahi dengan adik saya. Ia menangis. Sekarang saya perlu meminta Yesus memasuki hati saya kembali."

Bahan-Bahan Pendidikan Misi yang Efektif Memberikan Inspirasi

Beberapa orang akan menyebut alasan dari misi adalah keadaan yang tidak diinginkan, keanehan dari budaya negara lain, atau keinginan awal keinginan yang besar dari misionaris untuk berpetualang. Namun, motivasi yang alkitabiah bukanlah rasa kasihan atau tugas, atau bahkan keinginan untuk hadiah surgawi. Inspirasi untuk misi merupakan bentuk ketaatan yang didorong oleh kasih Kristus. Motivasi yang lebih rendah tidak menghargai Pribadi yang telah mati menggantikan posisi kita. Gereja yang setia dalam pendidikan misi akan mengajarkan dengan jelas dan menekankan perintah Kristus "Pergilah". Penginjilan adalah detak jantung Tuhan. Respons kita yang diharapkan adalah kesediaan untuk Dia pimpin dan menunjukkan ketaatan saat Dia ingin menunjukkan kehendak-Nya.

Bersaksi

Salah satu indikator pertumbuhan kehidupan rohani anak adalah kesaksian hidup mereka. Bersaksi bukan hanya ukuran pertumbuhan kehidupan rohani bagi orang dewasa, melainkan juga bagi anak-anak. Namun, seorang anak tentunya tidak dapat begitu saja berani bersaksi, harus ada dorongan dan juga latihan dari pembimbing rohani mereka, dalam hal ini adalah para guru SM atau orangtua mereka sendiri.

Perhatikanlah Cara Kerja Injil

Bila Alkitab merupakan buku kehidupan, Injil adalah pedoman kehidupan. Injil merupakan pedoman yang menyatakan bagaimana caranya untuk hidup, bagaimana memandang tujuan dan arti di dalam hidup. Injil tidak hanya meliputi kehidupan di dunia yang akan datang, tetapi juga di dunia pada masa kini.

Mengenal John Sung

Cerita tentang salah seorang tokoh misi berikut ini dapat dipakai untuk menarik minat ASM terhadap pelayanan misi. Kesaksian ini dikemas dalam bahasa yang mudah dimengerti oleh ASM.

"Itu dia, si pendeta cilik datang!"

Dasar-Dasar Mengajar Anak Mengenal Yesus Kristus

Kenyataan bahwa seorang anak dapat menjadi bingung mengenai berita keselamatan yang mengherankan dalam Yesus Kristus, cenderung membuat seorang guru takut untuk melayani anak-anak. Nampaknya pekerjaan itu berbahaya, namun anak-anak dapat memahami arti kematian Kristus bagi mereka secara peribadi. Mereka tidak perlu bingung. Anak-anak dapat menerima Kristus sebagai Juru Selamat bahkan dalam usia muda, dan selanjutnya tumbuh di dalam Dia sehingga menjadi orang-orang Kristen yang matang. Sering bukan berita keselamatan itu sendiri yang membingungkan anak kecil itu. Melainkan caranya berita itu disampaikan -- yaitu diutarakan dengan kata-kata, simbolisme dan pengalaman-pengalaman yang berada di luar pengalaman dan pengertian anak tsb. Apa yang harus dilakukan oleh seseorang yang melayani anak-anak untuk menolong mereka mengerti berita keselamatan itu?

Biarkan Anak-Anak Itu Datang

Apakah anak-anak bisa menjalin hubungan yang berarti dengan Tuhan Allah? Banyak kisah menceritakan tentang anak-anak, yang walaupun masih sangat kecil, sudah menyerahkan diri kepada Allah dengan sungguh-sungguh; dan penyerahan itu ternyata tidak menjadi luntur. Seorang utusan Injil, pada waktu akan terjun dalam bidang pelayanan, bersaksi bahwa ia telah menyerahkan hidupnya kepada Kristus ketika berusia 5 tahun. Ia berbuat demikian karena pengaruh seorang perawat ketika ia dirawat di rumah sakit.

Kenapa Para Penginjil Memerlukan Doa?

Tanya:

Kenapa Para Penginjil Memerlukan Doa?

Jawab:

Karena pekerjaan mereka sangat penting, dan sering menemui masalah-masalah yang membuat pekerjaan mereka sulit. Mereka bercerita kepada orang-orang tentang Yesus bahwa hanya Allah yang sanggup mengubah pikiran dan hati. Oleh karena itu, kita berdoa agar Allah membuka pikiran dan hati mereka melalui pesan-pesan Injil yang diceritakan para penginjil itu. Merupakan hal yang sangat penting agar orang-orang mendengar dan memahami tentang siapakah Yesus.