Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs e-MISI

Loading

You are hereArtikel / Artikel

Artikel


Menunjukkan Apa yang Kamu Percayai dengan Apa yang Kamu Lakukan

Jika seseorang menghabiskan waktu dengan Anda, apa yang Anda kira akan dipikirkan orang tersebut mengenai iman kristiani Anda? Akankah ia dengan mudah melihat kekristenan Anda secara jelas, atau akankah ia hampir tidak mengenalinya dalam diri Anda?

Menjangkau dan Mengasihi Orang-orang Keturunan Ismael Bagi Kristus

1. Mengajarkan Kristus.

Telah dikembangkan sebuah metode baru dalam memberitakan Injil kepada orang-orang keturunan Ismael, yang disebut jalur kenabian. Metode ini diadaptasi dengan baik untuk pengajaran, traktat, dan bercerita dengan alat-alat khusus, seperti gelang-gelang dan buku-buku tanpa kata. Cara ini sekarang digunakan oleh pekerja-pekerja dari beberapa organisasi di Amerika, Timur Tengah, Asia, Afrika, dan Eropa.

Kekuatan Teknologi

Tanpa ragu abad terakhir ini telah menjadi era yang luar biasa - entah kita mengukurnya dari segi politik, ekonomi, atau agama. Lebih banyak orang telah menjadi orang Kristen di abad ke-20 dibandingkan abad-abad sebelumnya, dan gereja saat ini didominasi oleh orang Asia, Afrika, dan Amerika Latin. Kita bisa mengatakan abad ke-20 sebagai "Abad Kekristenan."

Akan tetapi, abad ini juga merupakan "Abad Teknologi." Teknologi sekarang bekerja dan membentuk kehidupan kita dalam banyak cara yang mendalam dan tidak kentara. Dari fax atau e-mail yang mengkonfirmasi partisipasi Anda dalam konferensi ini, sampai pesawat atau mobil yang membawa Anda ke sini, acara ini tidak akan terjadi jika teknologi tidak memberikan dukungan yang halus dalam prosesnya. Teknologi mencapai jauh ke dalam kehidupan pribadi kita dan di seluruh dunia.

Qumran

Diringkas oleh: Mei Fitriyanti

Qumran adalah nama suatu tempat yang terletak di gurun Juda di pantai Laut Asin (Mati) di sebelah barat. Sejak tahun 1947 hingga 1955, banyak ditemukan naskah-naskah dari zaman Kristus dan sebelumnya di gua-gua sekitar Laut Mati. Di Qumran, juga digali dan ditemukan puing-puing kompleks bangunan peninggalan sekelompok orang Yahudi. Bangunan itu semacam bangunan biara yang dinamakan "Khirbet Qumran". Dalam artikel ini akan membahas sedikit mengenai jemaat Qumran, penemuan-penemuan di Qumran, naskah yang ditemukan dan hubungan jemaat Qumran dengan Perjanjian Baru.

Bahasa Masa Perjanjian Baru

Akhir-akhir ini, banyak orang menanyakan bahasa apa yang sebenarnya digunakan pada masa Perjanjian Baru? Soalnya, ada kalangan yang akhir-akhir ini menekankan slogan "kembali ke akar yudaik" yang menyimpulkan bahwa bahasa Ibrani selalu dipakai oleh bangsa Ibrani, termasuk pada masa Perjanjian Baru, dan Perjanjian Baru ditulis dalam bahasa Ibrani. Benarkah kesimpulan demikian?