Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs e-MISI

Loading

You are hereArtikel / Artikel

Artikel


Teknologi Tidak Netral

Sebuah jam tangan berubah-ubah membagi waktu menjadi unit-unit, yang menentukan panjang sesi ini atau durasi sebuah program televisi. Sebuah kuesioner survei sederhana menentukan apa yang relevan dan menyingkirkan segala sesuatu yang lain. Kita dibentuk oleh alat yang kita gunakan. Penelitian tentang pengaruh radikal belajar menulis atau kontras antara masyarakat yang berbahasa lisan dan melek huruf, menunjukkan seberapa mendalam kompetensi teknis dan alat yang kita gunakan memengaruhi cara kita melihat hal-hal, cara kita berpikir, dan hubungan kita satu sama lain.

Tuhan atas Teknologi

Sebelum Abad XXI

Abad XX merupakan abad di mana teknologi dan ilmu pengetahuan berkembang paling pesat di sepanjang sejarah manusia. Abad XX dimulai dengan sebagian besar orang masih memakai kuda dan sebagian kecil naik kereta untuk bepergian, tetapi diakhiri dengan semua orang sudah mengetahui mobil dan sebagian sudah sering naik pesawat terbang. Ini perubahan yang sangat drastis. Abad ini merupakan abad yang mengubah sebagian besar dunia dari era pertanian (agrikultur) ke era industri, lalu berkembang lagi ke era informasi. Jika sebelumnya dibutuhkan waktu yang begitu panjang untuk berubah dari satu zaman ke zaman lain, kini hanya dibutuhkan waktu satu abad untuk menggeser dua zaman sekaligus. Abad ini merupakan abad terjadinya begitu banyak letusan-letusan perkembangan yang di luar dugaan manusia dan di luar harapan abad-abad yang lampau.

Perbuatan dan Firman: Mengapa Anda Tidak Dapat Mengkhotbahkan Injil melalui Perbuatan

Ketika muncul pertanyaan abadi mengenai perkataan versus perbuatan dalam panggilan orang Kristen, persoalannya selalu tentang keseimbangan. Bagaimana seharusnya orang Kristen memikirkan tentang peran yang saling bertalian antara perkataan (memberitakan Injil) dan perbuatan (tindakan kasih) dalam panggilan Kristus bagi pengikut-Nya untuk diwujudkan dan dilakukan? Kita perlu menetapkan ukuran-ukuran untuk mencapai keseimbangan yang cocok dengan Alkitab.

Yesus, Salah Seorang dari Kita

Kemanusiaan kita bukanlah masalah kita dalam penginjilan. Faktanya, jika kita dapat belajar menjadi manusia seperti yang Allah rencanakan, kita akan menyadari bahwa kemanusiaan kita bukanlah sebuah masalah -- melainkan keuntungan! Manusia yang paling manusia di antara semua manusia tidak punya masalah dengan siapa dirinya yang sebenarnya.

Sukacita Natal dan Penginjilan

Apakah Natal dapat dijadikan unsur penting sebagai sarana penginjilan bagi orang-orang yang belum percaya kepada Tuhan Yesus? Bagaimana gereja merespons momen ini untuk mewartakan kelahiran Juru Selamat manusia?

Practicing Christian Worldview on Medical Practice

Dalam 1 Korintus 10:31, Paulus mengatakan “apapun yang engkau perbuat, lakukanlah semuanya itu untuk kemuliaan Allah”. Ayat ini mengajarkan kepada kita bahwa apapun yang kita kerjakan dalam setiap aspek hidup kita semuanya adalah untuk kemuliaan Tuhan, tanpa terkecuali. Baik itu pekerjaan rumah tangga, pekerjaan tukang sapu, pekerjaan kantor, apa saja, termasuk pekerjaan dalam bidang medis, semuanya harus dikerjakan untuk kemuliaan Tuhan. Bahkan makan minum pun Paulus katakan, semua itu untuk kemuliaan Tuhan. Yang menjadi pertanyaannya sekarang adalah dalam konteks kita sebagai tenaga medis, baik dokter atau mahasiswa kedokteran, atau perawat, dan lain sebagainya, bagaimana kita menerapkan firman Tuhan tersebut dalam pekerjaan kita? Apakah pekerjaan yang kita lakukan adalah pekerjaan yang memuliakan Tuhan?

Pemuda dan Tantangan Misi

1 Korintus 9:16

"Karena jika aku memberitakan Injil, aku tidak mempunyai alasan untuk memegahkan diri. Sebab itu adalah keharusan bagiku. Celakalah aku, jika aku tidak memberitakan Injil."

Misi Bagi Kotaku

“Usahakanlah kesejahteraan kota ke mana kamu Aku buang, dan berdoalah untuk kota itu kepada TUHAN, sebab kesejahteraannya adalah kesejahteraanmu” (Yeremia 29:7)

Mendengar kata misi, apa yang terbersit dalam pikiran anda?

Peran Pemuda dalam Misi Perkotaan

A. Peran Pemuda dalam Pelayanan Berdasarkan Firman Tuhan

Allah memiliki misi yang luar biasa bagi manusia. Misi Allah tidak berhenti sampai menyelamatkan manusia, tetapi Allah juga ingin agar orang yang telah diselamatkan dapat menjadi murid-Nya. Misi itu telah diproklamirkan dalam Amanat Agung-Nya: "Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus, dan ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu. Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman" (Matius 28:19-20). Amanat Agung tersebut bukan hanya menjadi tanggung jawab kedua belas murid, tetapi merupakan tugas dan tanggung jawab orang percaya sepanjang abad dan di segala tempat. Dari anak-anak sampai yang lanjut usia, semuanya mendapat kesempatan untuk melakukan misi Allah. Namun, sering kali pemuda dianggap remeh karena belum memiliki pengalaman hidup yang banyak, bahkan firman Tuhan mengatakan dalam 1 Timotius 4:12, "Jangan seorangpun menganggap engkau rendah karena engkau muda. Jadilah teladan bagi orang-orang percaya, dalam perkataanmu, dalam tingkah lakumu, dalam kasihmu, dalam kesetiaanmu dan dalam kesucianmu."

Menunjukkan Apa yang Kamu Percayai dengan Apa yang Kamu Lakukan

Jika seseorang menghabiskan waktu dengan Anda, apa yang Anda kira akan dipikirkan orang tersebut mengenai iman kristiani Anda? Akankah ia dengan mudah melihat kekristenan Anda secara jelas, atau akankah ia hampir tidak mengenalinya dalam diri Anda?