Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs e-MISI

Loading

You are heree-JEMMI No.37 Vol.10/2007 / e-JEMMI No.37 Vol.10/2007

e-JEMMI No.37 Vol.10/2007


Tips Membuat Situs Penginjilan

Di bawah ini adalah beberapa tips yang bisa Anda perhatikan ketika hendak memulai pelayanan penginjilan melalui internet (khususnya lewat situs).

CPC Website Ministry FAQ

Apakah Anda ingin mengembangkan pelayanan Anda dengan membuat sebuah situs? Apakah Anda ingin tahu lebih banyak mengenai cara-cara memulainya? Nah, silakan datang ke situs CPC Website Ministry FAQ. Situs ini menyediakan FAQ (Frequently Asked Questions) yang merupakan hasil dari banyak diskusi, pengetahuan, pemikiran, dan pengolahan dari webmaster situs CPC sejak tahun 1996.

Strategi untuk Menjangkau Jutaan Orang

Pengantar

Kini, situs web sudah bukan lagi menjadi mainan orang-orang di negara Barat saja. Pemanfaatannya pun saat ini sudah semakin meluas. Situs web telah menjadi alat untuk menjangkau orang-orang yang belum terjangkau di seluruh dunia, termasuk mereka yang berada di negara-negara berkembang yang sering disebut sebagai negara-negara di Jendela 10/40. Ada kebutuhan yang sangat besar untuk menciptakan situs-situs penginjilan guna menjangkau mereka dengan cara yang efektif dan kontekstual, baik dalam bahasa Inggris, maupun bahasa-bahasa lainnya. Ini menjadi kesempatan luar biasa bagi organisasi penginjilan ataupun pribadi-pribadi, termasuk para pensiunan misionaris atau misionaris yang baru pulang dari ladang misi untuk dapat terus menjalin hubungan dengan orang-orang yang dilayani di lapangan.

China Tahun 2007

Tanggal 10 Juli 2007, China Aid Association melaporkan kurang lebih seratus pekerja asing Kristen dipulangkan secara paksa ke negara mereka. Peristiwa ini terjadi tahun ini sekitar bulan April dan Juni di mana sebanyak enam puluh pekerja dari kota Xinjiang telah dipulangkan secara paksa ke negara asal mereka, termasuk mereka yang telah melayani di China selama kurang lebih 15 hingga 18 tahun. Beberapa pekerja Amerika disita paspornya oleh Chinese Public Security Bureau, lalu mereka ditahan selama dua hingga tujuh hari tanpa diberi akses untuk menghubungi Kedutaan Besar Amerika Serikat.

Internasional Tahun 2007

Internasional (MNN) -- Isilah Natal dengan membeli hadiah Natal melalui Food for the Hungry`s Christmas Catalog. Matt berkata, "Natal membuka peluang untuk memberi sesuatu yang semua orang inginkan, yakni melayani dan membantu orang-orang miskin di seluruh dunia." Anda dapat berkunjung ke katalog itu guna mencari hadiah untuk diberikan kepada seseorang di luar negeri. Hadiah berupa mainan sampai perlengkapan sekolah ada dalam katalog itu. Mustahil mengirim hadiah seperti itu tanpa bantuan pihak ketiga seperti Food for the Hungry. Bahkan, Anda bisa menyertakan kartu pribadi untuk orang yang Anda beri hadiah. "Lebih baik memberi daripada menerima" adalah panggilan orang Kristen, terutama saat Natal. "Yesus meminta kita untuk mengasihi orang lain seperti kita mengasihi diri sendiri, dan saya rasa itu tidak hanya berarti bahwa kita harus memberi hadiah saat Natal, tapi lebih kepada bagaimana kita dapat melayani sesama di dalam nama-Nya. `Sesama` itu tidak lain adalah orang miskin dan mereka yang hidup di garis kemiskinan di seluruh dunia."

Indonesia Tahun 2007

KESEMPATAN PENGINJILAN SELAMA NATAL

Internasional Tahun 2006

Internasional -- Johan Candalin dari World Evangelical Alliance menyatakan bahwa ada 200 juta orang Kristen di lebih dari enam puluh negara yang menderita karena iman mereka. Mereka akan memperingati Hari Doa Internasional bagi Gereja yang Teraniaya (International Day of Prayer for the Persecuted Church) pada hari Minggu, 12 November 2006 mendatang. Candalin berkata bahwa IDOP adalah waktu untuk memberi dukungan karena banyak orang Kristen menderita. "Mereka merasa ditinggalkan sendirian. Mereka juga merasa tidak ada orang Kristen lain yang peduli pada mereka. Itulah yang terburuk. Jadi, yang harus disampaikan adalah `kami ada bersamamu dalam doa dan kami mendukungmu.`" Candalin juga mengajukan pokok doa lainnya. "Kita tidak hanya berdoa untuk keselamatan mereka yang dianiaya, dipenjara, dan disiksa," ujarnya, "tapi juga agar mereka mencerminkan kasih Yesus Kristus kepada mereka yang menganiaya. Dengan demikian, orang-orang yang dipenuhi kebencian tersebut dapat bertemu dengan Tuhan." Candalin juga akan menjadi tamu dalam Siaran Radio IDOP di MNN.
[Sumber: Mission Network News, November 2006]

Pokok Doa:

  • Berdoalah agar orang-orang Kristen yang teraniaya tidak merasa ditelantarkan oleh orang Kristen lainnya. Marilah mengingat mereka dalam doa-doa kita.
  • Tuhan Yesus datang untuk menyelamatkan setiap orang tanpa pandang bulu termasuk juga para penganiaya. Doakanlah saudara-saudara kita yang teraniaya agar dapat merefleksikan kasih Yesus kepada mereka yang menganiaya sehingga mereka juga mendapat kasih Tuhan.

e-JEMMi 44/2006


Internasional--"Jenuh" adalah kata yang biasa digunakan untuk menggambarkan seseorang yang sudah bekerja terlalu keras, menghabiskan banyak energi sehingga harus berjuang keras memulihkan tenaga mereka agar dapat terus bekerja. Ini masalah yang umum di dunia bisnis. Hal ini pun umum terjadi pada para misionaris. Carl Kresge dari SEND International mengatakan, "Dalam misi antarbudaya, bila budaya yang Anda masuki sangat berbeda dengan budaya asal Anda, hal ini dapat membawa masalah bagi misionaris kita dalam tahun-tahun terakhir ini. Maksud saya bukan `gegar budaya` yang biasa terjadi pada tahun-tahun awal, namun cenderung ke pengikisan yang berangsur- angsur selama beberapa tahun." Semua misionaris mengalami masa yang menyenangkan dan masa yang sulit. Ini dapat menyebabkan mereka meninggalkan ladang pelayanan mereka. Kresge mengatakan bahwa itulah sebabnya dia menginginkan orang-orang Kristen untuk mengingatkan para misionaris akan dasar pelayanan mereka, meminta perlindungan, sukacita dalam pelayanan, energi, dan motivasi serta kekuatan dari Tuhan untuk tetap melayani dalam jangka yang lama.
[Sumber: Mission Network News, September 2006]

Pokok Doa:

  • Doakan pelayanan SEND International. Berdoalah bagi mereka agar tetap bersemangat dan bersukacita dalam melakukan pelayanan.
  • Mari kita doakan para misionaris yang melakukan pelayanan lintas budaya di seluruh dunia. Marilah memohon agar mereka selalu dilindungi Tuhan, tetap bersukacita dalam pelayanan, diberikan kekuatan jasmani dan rohani dalam pelayanan mereka.

e-JEMMi 39/2006


Internasional--Global Aid Network, atau GAiN USA, baru saja menyaksikan tim klinik mata mereka mengadakan pelayanan di Afrika Utara dan Siberia Rusia. Tim Burns dari GAiN berkata, "Kami melihat 530 pasien yang menderita masalah penglihatan, dan kami dapat membagikan 330 pasang kacamata baca serta kacamata yang diresepkan dokter. Kacamata yang dianjurkan dokter tersebut dapat kami buat dengan segera untuk menangani berbagai masalah mata. Ini adalah cara yang tepat untuk mempraktikkan kasih Kristus untuk mereka semua." Hal ini tentu menghasilkan visi yang jelas dan harapan baru. Burns mengatakan bahwa pelayanan seperti ini tidak dapat diteruskan jika tidak ada dana dan sukarelawan. Tapi jangan biarkan masalah ketelitian dalam perawatan mata ini membuat Anda mengurungkan niat. "Orang seperti Anda dan saya dapat dilatih untuk membuat kacamata, dan ini adalah jenis pelatihan yang secara teknis tidak telalu spesifik. Jadi, Anda dapat dilatih untuk mengerjakan pelayanan dalam tingkat yang lebih mudah. Kami sangat memerlukan bantuan teknis yang spesifik, ketika kami mendapat resep yang lebih rumit."
[Sumber: Mission Network News, Agustus 2006]

Pokok Doa:

  • Dana dan SDM yang mau melayani bersama tim Burns dan GAiN untuk membuat kacamata masih terus dibutuhkan. Berdoalah agar ada hati yang tergerak untuk membiayai pelayanan ini serta agar ada orang- orang yang digerakkan oleh Allah sendiri untuk terjun dalam pelayanan ini.
  • Mari bersyukur untuk setiap kacamata yang dapat dibagikan kepada orang-orang yang membutuhkannya. Doakan agar tidak hanya mata jasmani mereka yang dapat semakin melihat dengan jelas tapi mata rohani mereka juga dapat melihat keselamatan yang ditawarkan oleh Kristus.

e-JEMMi 37/2006


Internasional -- Penerjemah Alkitab dari Wycliffe, Ron Yaddow, mengatakan bahwa benda-benda yang ada di loteng, garasi, atau kantor Anda dapat membantu mendanai proyek penerjemahan Alkitab. Ini adalah program donor baru yang telah dilaksanakan tahun ini, bekerja sama dengan "The Charity Group". "Kami telah menerima banyak koleksi barang seni, koleksi perangko, peralatan, benda-benda tua bahkan tongkat golf, dan benda-benda yang tidak lagi digunakan lainnya. Kami telah mulai dengan cara menampung benda-benda tersebut untuk kemudian mengubahnya menjadi uang tunai, dimana dana tersebut akan dialirkan kepada proyek penerjemahan di seluruh dunia." Yaddow mengatakan bahwa dengan program ini mereka dapat memastikan proyek- proyek penting lainnya tidak kehilangan peluang karena kurangnya dana. "Kami sudah menghasilkan beberapa ratus ribu dolar dalam bentuk barang yang juga digunakan secara langsung dalam pekerjaan, atau mengubahnya menjadi uang tunai untuk mendukung penerjemahan Alkitab."
[Sumber: Mission Network News, Juli 2006]

Pokok Doa:

  • Mengucap syukur atas para donatur yang membantu pelayanan Wycliffe, juga bersyukur karena melalui dana yang terkumpul, proyek-proyek penting tidak kehilangan peluang karena kurangnya dana. Berdoalah agar semakin banyak orang yang memiliki hati untuk mendukung pelayanan Wycliffe.
  • Doakan proyek-proyek penerjemahan Alkitab yang dilakukan oleh Wycliffe yang sedang berlangsung di seluruh dunia.

e-JEMMi 32/2006