Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs e-MISI

You are heregereja / gereja

gereja


Mengembangkan Situs Gereja Menjadi Situs Penginjilan

Oleh: Yulia Oeniyati

Belakangan ini, ada semacam tren yang mengasumsikan bahwa gereja yang maju harus memiliki situs. Maka tidak heran jika situs-situs gereja mulai bermunculan bak jamur di musim hujan. Memang merupakan suatu kebanggaan tersendiri ketika kita melihat nama dan foto gereja kita terpampang di internet.

Pandangan Saya tentang Misi

Oleh: Abraham Aji

Seperti kebanyakan orang percaya, konsep bermisi dan memberitakan Injil bukanlah sesuatu yang asing di telinga saya. Subjek ini sudah sering saya dengar, baik dalam khotbah, kesaksian, maupun dari membaca Kitab Suci, tepatnya dalam Kitab Matius pasal 28 yang membahas Amanat Agung. Kesan saya pada pekerjaan misi adalah bahwa misi merupakan tugas mulia yang diemban oleh setiap orang percaya. Namun, penerapannya masih cukup samar bagi saya. Pengertian saya terhadap misi adalah melakukan perjalanan ke suatu daerah/negara yang memiliki budaya dan bahasa yang berbeda dengan kita, dengan masyarakat yang belum mengenal Injil, dan kemudian memberitakannya. Ini adalah pekerjaan besar, dan rasanya tidak semua orang siap meninggalkan segalanya untuk memulai pelayanan di tempat yang benar-benar baru. Belum lagi kendala-kendala lain yang mungkin menyebabkan seseorang tidak bisa bermisi ke luar wilayahnya.

Memprioritaskan Pekerjaan Tuhan

Ditulis oleh: Lena N.

Doa yang Efektif untuk Sebuah Bangsa

"... nasihat kepada gereja untuk berdoa agar pemerintahan berjalan dengan baik adalah melampaui pemahaman terkait dengan kemajuan Kerajaan Allah."

Mungkinkah Terjadi Kesatuan dalam Tubuh Kristus?

"Tetapi aku menasihatkan kamu, saudara-saudara, demi nama Tuhan kita Yesus Kristus, supaya kamu seia sekata dan jangan ada perpecahan di antara kamu, tetapi sebaliknya supaya kamu erat bersatu dan sehati sepikir." (

Apa Misi Gereja?

Mungkin, ada banyak pendapat mengenai berbagai tugas dan fungsi gereja, tetapi beberapa hal berikut ini dapat mewakili empat hal yang menjadi prioritas gereja.

Gereja

Misi dan Pergumulan Bangsa

Hakikat gereja yang misioner menegaskan bahwa gereja dan misi adalah integral. Kesatuan gereja dan misi ini menempatkan gereja pada posisi "harus" (wajib), dan ini menjadikan misi sebagai jantung gereja dan tugas gereja yang harus diwujudkan di mana pun gereja berada. Gereja hidup oleh misi dan harus dilakukan sebagai bagian dari hidup gereja. Misi adalah "jantung dan hidup" gereja. Oleh karena itu, gereja tidak dapat hidup tanpa misi. Pada sisi lain, gereja memiliki tanggung jawab utuh untuk turut serta dalam melakukan tugas misi. Gereja bertanggung jawab penuh melakukan tugas misi yang dilakukan secara penuh pula dari segala aspek. Pada sisi inilah, gereja dihadapkan dengan objek dan konteks pelayanan yang menuntut perlunya kearifan dalam melakukan tugas misi tersebut. Mengulas pokok bahasan seputar "Misi dan Pergumulan Bangsa" mempertegas premis di atas yang sekaligus menjawab pertanyaan tentang bagaimana sepatutnya gereja menempatkan diri serta bagaimana menyikapi pergumulan bangsa sebagai bagian dari kehidupannya.

Georgi Vins (1928 -- 1998)

Pada tahun 1960, sekelompok pemimpin gereja (di Soviet, sebelum negara itu pecah) dipengaruhi penguasa Komunis agar mereka mau menerima sebuah undang-undang tertulis yang isinya menguatkan larangan terhadap gereja. Georgi Vins, Gennadi Kryuchkov, dan para pemimpin gereja lainnya segera membentuk satu kepanitiaan yang isinya menolak kebijakan baru pemerintah tersebut.

Pada tahun 1964, tanpa izin pemerintah setempat, Vins, Kryuchkov dan beberapa pemimpin lainnya mengadakan rapat supaya gerakan mereka melakukan kampanye "hak asasi manusia" di negara komunis itu. Para anggota gerakan ini mengirimkan daftar 170 orang Baptis yang dijebloskan ke penjara karena iman kepada Kristus -- daftar itu ditujukan kepada pemimpin pemerintahan, organisasi internasional, dan sebagainya.

Mengapa Orang Kristen Harus Melayani?

Menjadi pelayan bukanlah pekerjaan yang paling digemari di dunia. Ada yang melakukannya karena terpaksa, karena hanya itulah yang dapat mereka lakukan. Ada yang melakukannya sebagai suatu profesi sehingga mereka menjadi ahli dalam melayani, seperti halnya di Inggris. Akan tetapi, pada umumnya orang dari kebudayaan mana pun, tidak suka melayani orang lain. Namun, orang-orang Kristen dipanggil untuk melayani.

Hadiah yang Tidak Diantarkan

Pernahkah Anda mengalami peristiwa di mana Anda hampir saja tidak ingin melakukan suatu kebaikan atau perbuatan murah hati kepada orang lain, tetapi di kemudian hari baru Anda tahu bahwa jika saat itu Anda tidak melakukannya, maka suatu kejadian yang sangat penting tidak akan mungkin terjadi atau dialami?