Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs e-MISI

Loading

You are heree-JEMMI No.33 Vol.10/2007 / Teknisi Radio di Amazon

Teknisi Radio di Amazon


Perbatasan Ekuador adalah hutan bagian timur, dan kami menyebut hutan itu dengan bahasa Spanyol, "Oriente", yang berarti timur.

Semenjak tiba di Ekuador sebagai teknisi radio untuk MAF, saya bercita-cita untuk mengerahkan tenaga saya bagi yang membutuhkan di suatu daerah di hutan Ekuador yang disebut "Oriente".

Di seluruh "Oriente", hanya ada jalan setapak dan sungai yang menghubungkan desa-desa kecil di mana penduduknya berjuang untuk bertahan hidup di Amazon. Desa Mashumarentza (MAS) juga tidak memiliki jalan. Tapi desa itu memiliki landasan pesawat darurat yang dibersihkan dan diratakan dengan tangan. Baru-baru ini, kami mendarat di sana dengan pesawat kecil milik MAF untuk memasang alat modern canggih lainnya, yaitu sebuah radio dua arah.

Budaya di mana saya dibesarkan mengajari saya, "Jangan menatap. Itu tidak sopan." Tapi di hutan, anak-anak dan orang dewasa menatap saya dengan tajam selama beberapa menit. Bertentangan dengan budaya di mana saya tumbuh, saya juga menatap mereka setelah melihat perbedaan budaya saya dan mereka. Saya tidak terbiasa melihat orang kelaparan, wanita-wanita berumur empat belas tahun yang menggendong satu atau dua anak mereka, suara aneh yang ditimbulkan oleh lidah saat penduduk desa berkomunikasi secara rahasia, atau keheranan ketika saya mengeluarkan alat sederhana untuk melakukan hal yang sederhana. Mereka sering bertanya: "Berapa harga alat itu?"

Kami memulai pekerjaan dengan mendirikan tiang yang digunakan untuk menaikkan dan mengatur antena radio. Tidak ada listrik di hutan, jadi kami memasang tiang untuk papan penangkap cahaya matahari (solar panel) dan memasang alat yang mengubah cahaya matahari menjadi tenaga listrik yang kemudian tersimpan di baterai itu. Terakhir, kami menuju pondok tempat pengoperasian radio di mana saya menghubungkan kabel penting dan menunjukkan sistem yang lebih baru itu kepada kepala komunikasi.

Terima kasih atas sumbangan orang-orang yang peduli dari Amerika Serikat, sebuah sistem radio yang membawa harapan bagi penduduk MAS yang terisolasi. Radio itu akan memanggil pesawat medis milik MAF untuk menolong orang yang digigit ular beracun, terkena penyakit berbahaya, atau kecelakaan -- semua itu merupakan peristiwa yang umum terjadi di tempat yang liar itu. Radio itu memampukan MAF untuk memberikan laporan cuaca kepada para pilot MAF yang terbang di atas hutan atau untuk mengirimkan proyek pengembangan masyarakat dan sumber-sumber kerohanian.

Suatu tanda peringatan yang diperdengarkan dengan jelas di "pondok" radio mengumumkan bahwa ada orang-orang di luar sana yang tidak hanya mengetahui orang-orang MAS, tetapi juga sangat peduli untuk membantu hidup dan masa depan mereka. Dan lagi, tanda itu menyatakan bahwa radio itu dipersembahkan untuk kemuliaan Tuhan.

Setelah menyelesaikan pekerjaan saya, seorang pilot MAF, Kapten Dale, membicarakan beberapa masalah penting dengan kepala desa. Saya mulai bermain dengan seorang bocah lelaki, kami saling menendang kacang kecil yang bulat. Sesaat setelah itu, seorang anak berteriak, "Eendooor!!" Permainan dimulai! Saya melawan semua anak kecil dalam sebuah pertandingan sepakbola "indoor" yang penuh semangat di hutan hujan Amazon yang sangat luas, yang juga merupakan perbatasan Peru.

Ketika kami terbang kembali ke pangkalan kami di ujung Oriente, saya sangat bersyukur karena penduduk setempat mau bergabung dengan kami untuk menyediakan pertolongan bagi penduduk MAS yang terisolasi dan banyak pangkalan MAF lain yang melayani di hutan ini. Dan saya sangat bersyukur atas kesempatan untuk melayani dalam pekerjaan yang mengabulkan kerinduan saya untuk melayani Tuhan kita. (t/Dian)

Diterjemahkan dari:

Nama situs : Mission Aviation Fellowship
Judul asli artikel : mazon Radioman
Penulis : Robert DiCrasto
Alamat URL : http://www.maf.org/field_stories/story-of-the-week/amazon-radioman

e-JEMMi 33/2007