Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs e-MISI

Loading

You are heree-JEMMi No.21 Vol.12/2009 / Indonesia

Indonesia


Dirangkum oleh: Novi Yuniarti

Luas: 1.919.440 km persegi Populasi: 237.512.355 (perkiraan Juli 2008) Ibu Kota: Jakarta Tipe Pemerintahan: Republik Populasi di Bawah Garis Kemiskinan: 17,8% (2006)

Suku Bangsa: Jawa 40,6%, Sunda 15%, Madura 3,3%, Minangkabau 2,7%, Betawi 2,4%, Bugis 2,4%, Banten 2%, Banjar 1,7%, lainnya 29,9 % (2000)

Bahasa: Bahasa Indonesia (resmi, bentuk modifikasi bahasa Melayu), banyak bahasa suku (tapi yang paling banyak dipakai adalah bahasa Jawa dan dialeknya). Lainnya: bahasa Inggris dan sedikit bahasa Belanda.

Agama: Islam 86,1%, Protestan 5,7%, Katolik Roma 3%, Hindu 1,8%, lainnya 3,4% (2000)

Indonesia memiliki 13.600 pulau dan hanya separuh dari pulau-pulau itu yang berpenduduk. Pulau-pulau utama yaitu Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, Papua, Kepulauan Maluku, NTB, dan NTT. Indonesia memiliki lebih dari enam ratus bahasa suku, tetapi bahasa nasional yang dipakai adalah bahasa Indonesia. Negara ini pernah dijajah oleh Portugis, kemudian Belanda, dan Jepang selama Perang Dunia II. Pada 1945, Indonesia menyatakan kemerdekaannya. Pada tahun 1965, komunis mencoba mengambil alih Indonesia dengan paksa. Namun upaya ini gagal, karena mayoritas penduduk Indonesia beragama Muslim dan mereka sangat membenci keberadaan komunis. Oleh sebab itu, pada masa-masa tersebut terjadi kekacauan di Indonesia. Setelah pemerintah berhasil menaklukkan komunis, maka pemerintah membuat sebuah kebijakan bahwa setiap rakyat Indonesia harus memilih agama tertentu yang keberadaannya diakui negara (Islam, Kristen, Katolik, Buddha, atau Hindu).

Ribuan orang memilih menjadi pemeluk agama Kristen, dan peristiwa ini mengakibatkan terjadinya kebangunan rohani yang besar. Antara tahun 1965 s/d 1971, Tuhan melawat Indonesia dan banyak mukjizat terjadi karena Injil Tuhan Yesus diberitakan. Sekitar dua juta orang dibaptis. Walaupun tidak semua orang mengerti tentang kekristenan secara dalam, tetapi para penginjil berusaha membimbing mereka untuk mengenal-Nya lebih dalam. Para penginjil saat itu masih bebas memberitakan Injil di negara ini.

Meskipun ada lima agama resmi di Indonesia, tidak sedikit dijumpai penduduk Indonesia yang masih menganut animisme. Di pulau Jawa misalnya, masih ada penduduk yang menyembah Nyai Roro Kidul (Ratu Laut Selatan), dan bila ada orang yang mati tenggelam di laut selatan pulau Jawa, orang-orang ini percaya bahwa Nyai Roro Kidul memerlukan mereka. Banyak juga yang menyembah roh-roh, menggunakan ilmu hitam yang keras (santet), bahkan ada orang yang melemparkan uang dan hewan-hewan yang hidup ke dalam kawah gunung merapi yang masih aktif sebagai korban.

Jakarta merupakan ibu kota dari Indonesia yang terletak di pulau Jawa -- pulau yang paling padat penduduknya. Jawa merupakan pulau yang sangat indah dengan gunung-gunung berapinya, tanah yang subur, dan ladang yang ditumbuhi padi. Di pulau Jawa sendiri terdapat tiga kelompok suku utama, yaitu suku Sunda, suku Madura yang hampir semuanya beragama Islam, dan suku Jawa yang di antaranya banyak yang memeluk agama Kristen. Pada tahun 2004, Indonesia untuk pertama kalinya mengadakan pemilihan presiden secara langgsung, dan hingga hari ini Indonesia masih dalam proses peralihan menuju demokrasi. Negara ini menghadapi tantangan besar pada tahun-tahun belakangan; dari bencana tsunami tahun 2004 hingga pergolakan suku dan agama. Provinsi Aceh misalnya, telah menerapkan hukum agama. Akibatnya, banyak orang Kristen yang merasa dipinggirkan dari masyarakat, mengalami aniaya, dan banyak gereja rumah ditutup. Selain itu, beberapa tahun belakangan ini, kelompok-kelompok tertentu telah melakukan perang suci untuk melawan komunitas Kristen, khususnya di Ambon dan Poso. Akibatnya, terjadi pertikaian antara dua kelompok komunitas di daerah tersebut yang mengakibatkan ratusan rumah ibadah dihancurkan dan menimbulkan korban jiwa di kedua belah pihak.

Pada tahun 2002, Malino Peace Accord ditandatangani di Maluku. Penandatanganan ini menandai dimulainya proses rekonsiliasi -- kedamaian yang rapuh tercipta kembali. Selain masalah politik yang tidak stabil, masih ada satu persoalan lagi yang kebutuhannya sangat mendesak. Ada pulau-pulau dan suku-suku yang belum pernah diinjili. Siapakah yang akan pergi untuk mengajar tentang Tuhan Yesus kepada mereka dan membawa mereka untuk mengenal dan mengasihi Dia?

Pokok Doa:

  1. Doakan agar kedamaian terus tercipta di daeerah-daerah yang sebelumnya dilanda kekerasan.

  2. Doakan agar orang-orang Kristen Indonesia tetap rindu membagikan kasih dan imannya pada orang-orang yang Tuhan percayakan kepada mereka.

  3. Doakan agar kebebasan agama tetap dilindungi di Indonesia sehingga kaum minoritas dapat terus berbakti dan beribadah dengan aman.

  4. Doakan para utusan Injil yang melayani di daerah-daerah terpencil di Indonesia, agar Tuhan memberikan kemampuan untuk beradaptasi dan membagikan iman mereka dengan damai.

Sumber bacaan: The Voice of the Martyrs. "Indonesia".

Dalam http://www.persecution.net/indonesia.htm

Johnstone, Jill. 1996. "Doamu Mengubah Dunia". Batu: Departemen Pembinaan Anak dan Pemuda.

e-JEMMi 21/2009