Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs e-MISI

Loading

You are hereArtikel Misi / Pengharapan Bangsa-Bangsa

Pengharapan Bangsa-Bangsa


Salah satu cara terbaik untuk melihat dengan jelas lingkup Amanat Agung yang telah diutarakan Yesus dan para rasul adalah dengan menenggelamkan diri kita dalam atmosfir pengharapan yang mereka rasakan dengan membaca Alkitab mereka, Perjanjian Lama. Satu aspek yang sangat besar dari pengharapan itu adalah harapan yang terkandung di dalamnya bahwa kebenaran Allah akan menjangkau semua kelompok masyarakat di bumi dan kelompok tersebut akan datang dan menyembah Allah yang benar. Pengharapan itu terus-menerus diekspresikan dalam istilah kelompok masyarakat (rakyat, bangsa, suku, keluarga, dan sebagainya). Demikianlah pengharapan dari kitab Mazmur dan Yesaya yang menunjukkan gambaran mengenai Amanat Agung Yesus. Ayat-ayat dalam kitab tersebut dikategorikan dalam empat kategori, yaitu nasihat, janji, doa, dan rencana.

"Menyatakan Kemuliaan-Nya di Antara Bangsa-Bangsa"

Kategori pertama yang mengungkapkan pengharapan bangsa-bangsa adalah kumpulan nasihat yang dinyatakan supaya kemuliaan Allah dapat dinyatakan dan ada sembah puji di antara bangsa-bangsa dan oleh bangsa-bangsa.

Bermazmurlah bagi TUHAN, yang bersemayam di Sion, beritakanlah perbuatan-Nya di antara bangsa-bangsa. (Mazmur 9:11)

Hai segala bangsa, bertepuktanganlah, elu-elukanlah Allah dengan sorak-sorai! (Mazmur 47:1)

Pujilah Allah kami, hai bangsa-bangsa, dan perdengarkanlah puji-pujian kepada-Nya! (Mazmur 66:8)

Ceritakanlah kemuliaan-Nya di antara bangsa-bangsa dan perbuatan-perbuatan yang ajaib di antara segala suku bangsa. (Mazmur 96:3)

Kepada Tuhan, hai suku-suku bangsa, kepada Tuhan sajalah kemuliaan dan kekuatan! Katakanlah di antara bangsa-bangsa, "Tuhan itu Raja! Sungguh tegak dunia, tidak goyang. Ia akan mengadili bangsa-bangsa dalam kebenaran. (Mazmur 96:7, 10)

Bersyukurlah kepada Tuhan, serukanlah nama-Nya, perkenalkanlah perbuatan-Nya di antara bangsa-bangsa! (Mazmur 105:1)

Pujilah Tuhan, hai segala bangsa, megahkanlah Dia, hai segala suku bangsa! (Mazmur 117:1)

Pada waktu itu kamu akan berkata, "Bersyukurlah kepada Tuhan, panggillah nama-Nya, beritahukanlah perbuatan-Nya di antara bangsa-bangsa, mashyurkanlah, bahwa nama-Nya tinggi luhur!" (Yesaya 12:4)

Marilah mendekat, hai bangsa-bangsa, dengarlah, dan perhatikanlah, hai suku-suku bangsa! Baiklah bumi serta segala isinya mendengar, dunia dan segala yang terpancar dari padanya. (Yesaya 34:1)

"Bangsa-Bangsa akan Datang kepada Terang-Mu!"

Kategori kedua yang mengungkapkan pengharapan bangsa-bangsa adalah kumpulan janji bahwa suatu hari nanti bangsa-bangsa akan menyembah Allah yang benar.

Mintalah kepada-Ku, maka bangsa-bangsa akan Kuberikan kepadamu menjadi milik pusakamu, dan ujung bumi menjadi kepunyaanmu. (Mazmur 2:8; Band. Mazmur 111:6)

Aku mau memasyhurkan namamu turun-temurun; sebab itu bangsa-bangsa akan bersyukur kepadamu untuk seterusnya dan selamanya. (Mazmur 45:17)

Para pemuka bangsa-bangsa berkumpul sebagai umat Allah Abraham. Sebab Allah yang empunya perisai-perisai bumi; Ia sangat dimuliakan. (Mazmur 47:9)

Segala bangsa yang Kaujadikan akan datang sujud menyembah di hadapan-Mu, ya Tuhan, dan akan memuliakan nama-Mu. (Mazmur 86:9)

Tuhan menghitung pada waktu mencatat bangsa-bangsa: "Ini dilahirkan di sana." (Mazmur 87:6)

Maka bangsa-bangsa menjadi takut akan nama Tuhan, dan semua raja bumi akan kemuliaan-Mu. (Mazmur 102:15)

Apabila berkumpul bersama-sama bangsa-bangsa dan kerajaan-kerajaan untuk beribadah kepada Tuhan. (Mazmur 102:22)

Kekuatan perbuatan-Nya diberitakan-Nya kepada umat-Nya, dengan memberikan kepada mereka milik pusaka bangsa-bangsa. (Mazmur 111:6)

Maka pada waktu itu, taruk dari pangkal Isai akan berdiri sebagai panji-panji bagi bangsa-bangsa; dia akan dicari oleh suku-suku bangsa dan tempat kediamannya akan menjadi mulia. (Yesaya 11:10)

Tuhan semesta alam akan menyediakan di gunung Sion ini bagi segala bangsa-bangsa suatu perjamuan dengan masakan yang bergemuk, suatu perjamuan dengan anggur yang tua benar, masakan yang bergemuk dan bersumsum, anggur yang tua yang disaring endapannya. Dan di atas gunung ini Tuhan akan mengoyakkan kain perkabungan yang diselubungkan kepada segala suku bangsa dan tudung yang ditudungkan kepada segala bangsa-bangsa. (Yesaya 25:6-7)

Terlalu sedikit bagimu hanya untuk menjadi hamba-Ku, untuk menegakkan suku-suku Yakub dan untuk mengembalikan orang-orang Israel yang masih terpelihara. Tetapi Aku akan membuat engkau menjadi terang bagi bangsa-bangsa supaya keselamatan yang dari pada-Ku sampai ke ujung bumi. (Yesaya 49:6)

Dalam sekejap mata, keselamatan yang dari pada-Ku akan dekat, kelepasan yang Kuberikan akan tiba, dan dengan tangan kekuasaan-Ku Aku akan memerintah bangsa-bangsa; kepada-Kulah pulau-pulau menanti-nanti, perbuatan tangan-Ku mereka harapkan. (Yesaya 51:5)

Tuhan telah menunjukkan tangan-Nya yang kudus di depan mata semua bangsa; maka segala ujung bumi melihat keselamatan yang dari Allah kita. (Yesaya 52:10)

Demikianlah ia akan membuat tercengang banyak bangsa, raja-raja akan mengatupkan mulutnya melihat dia; sebab apa yang tidak diceritakan kepada mereka, akan mereka lihat, dan apa yang tidak mereka dengar akan mereka pahami. (Yesaya 52:15)

Sesungguhnya, engkau akan memanggil bangsa yang tidak kaukenal, dan bangsa yang tidak mengenal engkau akan berlari kepadamu, oleh karena Tuhan, Allahmu, dan karena Yang Mahakudus, Allah Israel, yang mengagungkan engkau. (Yesaya 55:5)

Mereka akan Kubawa ke gunung-Ku yang kudus dan akan Kuberi kesukaan di rumah doa-Ku. Aku akan berkenan kepada korban-korban bakaran dan korban-korban sembelihan mereka yang dipersembahkan di atas mezbah-Ku, sebab rumah-Ku akan disebut rumah doa bagi segala bangsa. (Yesaya 56:7)

Bangsa-bangsa berduyun-duyun datang kepada terangmu, dan raja-raja kepada cahaya yang terbit bagimu. (Yesaya 60:3)

Aku mengenal segala perbuatan dan rancangan mereka, dan Aku datang untuk mengumpulkan segala bangsa dari semua bahasa, dan mereka itu akan datang dan melihat kemuliaan-Ku. (Yesaya 66:18)

Aku akan menaruh tanda di tengah-tengah mereka dan akan mengutus dari antara mereka orang-orang yang terluput kepada bangsa-bangsa, yakni Tarsis, Pul dan Lud, ke Mesekh dan Rosh, ke Tubal dan Yawan, ke pulau-pulau yang jauh yang belum pernah mendengar kabar tentang Aku dan yang belum pernah melihat kemuliaan-Ku, supaya mereka memberitakan kemuliaan-Ku di antara bangsa-bangsa. (Yesaya 66:18-19)

"Biarlah Semua Bangsa Menyembah Engkau, ya Allah!"

Kategori ketiga yang mengungkapkan pengharapan bangsa-bangsa adalah doa yang dipanjatkan dengan penuh iman bahwa Allah akan disembah di antara bangsa-bangsa.

Kiranya Allah mengasihani kita dan memberkati kita, kiranya Ia menyinari kita dengan wajah-Nya, sela supaya jalan-Mu dikenal di bumi, dan keselamatan-Mu di antara segala bangsa. Kiranya bangsa-bangsa bersyukur kepada-Mu, ya Allah; kiranya bangsa-bangsa semuanya bersyukur kepada-Mu. Kiranya suku-suku bangsa bersukacita dan bersorak-sorai, sebab Engkau memerintah bangsa-bangsa dengan adil, dan menuntun suku-suku bangsa di atas bumi. Sela Kiranya bangsa-bangsa bersyukur kepada-Mu, ya Allah, kiranya bangsa-bangsa semuanya bersyukur kepada-Mu. (Mazmur 67:1-5)

Kiranya semua raja sujud menyembah kepada-Nya, dan segala bangsa menjadi hamba-Nya!(Mazmur 72:11)

Biarlah nama-Nya tetap selama-lamanya, kiranya nama-Nya semakin dikenal selama ada matahari. Kiranya segala bangsa saling memberkati dengan nama-Nya, dan menyebut Dia berbahagia. (Mazmur 72:17)

"Aku akan Memuji Engkau di Antara Bangsa-Bangsa"

Kategori keempat yang mengungkapkan pengharapan bangsa-bangsa menyatakan rencana-rencana dari pemazmur untuk melakukan tugas yang menjadi tanggung jawabnya untuk membuat kebesaran Tuhan dikenal di antara bangsa-bangsa.

Sebab itu aku mau menyanyikan syukur bagi-Mu di antara bangsa-bangsa, ya Tuhan, dan aku mau menyanyikan mazmur bagi nama-Mu. (Mazmur 18:49)

Aku mau bersyukur kepada-Mu di antara bangsa-bangsa, ya Tuhan, aku mau bermazmur bagi-Mu di antara suku-suku bangsa. (Mazmur 57:9)

Aku mau bersyukur kepada-Mu di antara bangsa-bangsa, ya Tuhan, dan aku mau bermazmur bagi-Mu di antara suku-suku bangsa. (Mazmur 108:3)

Diberkati untuk Memberkati

Ayat-ayat di atas menunjukkan bahwa berkat pengampunan dan keselamatan yang Allah berikan pada umat Israel pada akhirnya merujuk pada penjangkauan semua kelompok masyarakat di muka bumi. Israel diberkati agar menjadi berkat bagi bangsa-bangsa. Pernyataan terbaik mengenai hal itu terdapat dalam Mazmur 67:1-2, "Kiranya Allah mengasihani kita dan memberkati kita, kiranya Ia menyinari kita dengan wajah-Nya, Sela, supaya jalan-Mu dikenal di bumi, dan keselamatan-Mu di antara segala bangsa." Berkat tercurah kepada umat Israel sebagai alat untuk menjangkau bangsa-bangsa. Demikian pengharapan yang ada dalam Perjanjian Lama: berkat keselamatan tercurah bagi semua bangsa. (t/Novita)

Diterjemahkan dari:

Judul buku : Let the Nations be Glad
Judul bab : The Supremacy of God Among "All the Nations"
Judul asli artikel : The Hope of The Nations
Penulis : John Piper
Penerbit : Baker Books, Grand Rapids 1993
Halaman : 184 -- 188

e-JEMMi 21/2008