Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs e-MISI

Loading

You are hereEropa

Eropa


Jerman
Jerman (82,3 juta), Ibukota Berlin (3,4 juta), agama: Kristen 33%, Katolik 33%, tanpa agama 28%, agama Islam 3,8%, yang berasal dari berbagai negara. Kel. Jakob Octavianus, YPPII/WEC memberitakan Injil di antara orang imigran dan di Asia Tengah. Kel. Pdt. S. Obadja melayani di Gereja Misi Indonesia (GMI) di Frankfurt. Ada perintisan pekabaran Injil. Orang Kristen asal Turki merasa takut, karena itu mereka berbakti diam-diam di rumah orang, agar tidak diketahui orang.

KM LOGOS II berlabuh di Kiel/Jerman. Di pelabuhan ini awak KM LOGOS II akan pindah ke KM LOGOS HOPE. Selain awak yang akan pindah masih diperlukan 300 awak kapal tambahan. Ber-doa untuk tenaga buat kapal baru ini, diharapkan banyak orang yang cocok dipanggil TUHAN. KM LOGOS HOPE sudah tiba dari Kroasia di pelabuhan Kiel/Jerman pada 27 November. Juga masih banyak tenaga sukarelawan diperlukan yang bisa membantu dalam mengatur semua ruangan dalam kapal, agar cocok untuk pelayanan di pelabuhan-pelabuhan, juga berbagai keahlian diperlukan, agar pekerjaan di dalam kapal akan lekas selisai dan pelayanan bisa dimulai.

Perancis
Perancis (57,7 Juta), Ibukota Paris (11 juta), agama: Katolik 81% (hanya 10% aktif), Islam 4 juta orang, separoh tinggal di Paris, biasanya berasal dari Afrika Utara dan Timor Tengah, Kristen 2%, orang Injili l.k. 300 ribu. Akhir-akhirnya anak muda terlibat dalam berbagai kerusuhan. Minta damai.

Romania
Romania (21 juta), Ibukota Bukarest (2 juta), agama: Ortodoks 80%, Katolik 5,1%, Kristen 3,5%, Islam 1%, Sudah bisa menerjemahkan satu seri tafsiran kitab-kitab Alkitab dan dicetak, buku-buku ini dipakai oleh para pendeta untuk menyiapkan pelayanan dan khotbah mereka.

Moldavia
Moldavia (4,3 juta,), Ibukota Chisinau (0,7 juta), agama: Ortodoks 70,4%, Katolik 5,8%, Kristen 3,2%. Anggota tim O.M. antara lain terlibat dalam pelayanan di antara anak-anak melalui kamp anak-anak, pusat pelayanan anak, pelayanan olah raga, pengembangan masyarakat, dan sekolah minggu di jemaat. Bapak Butje L. bersama isterinya, (O.M. Indonesia) terlibat sebagai tata usaha dengan pelayanan tim O.M., yang terdiri dari anggota dari Moldavia dan banyak negara lain. Doakan latihan pemberita Injil yang sedang berlangsung, secara kuliah dan secara praktis. Para peserta kem-bali dari ladang P.I. terharu dan prihatin tentang kemiskinan penduduk yang mereka bertemu.

Ukraina
Ukraina (50 juta), Ibukota Kiew (2,7 Juta), agama: Ortodoks 55%, Katolik 15%, Kristen 3,2%, tanpa agama 20%. Sdr. Endri Sulaksono, O.M. Indonesia, melayani di O.M. Ukraina di kota Rievne. Badan P.I. Terang di Timur melayani di dan sekitar Poltawa melalui penginjilan tenda dan menggembalakan delapan jemaat. Di negara ini ada 100 000 anak yatim piatu yang tinggal di 450 tempat panti asuhan.

Rusia
Rusia (143 juta), Ibukota Moskow (10 juta), agama: Ortodoks 41%, Katolik 1%, Kristen 0,7%, Islam 15%, Budhis 0,7%, Animis 1%, tanpa agama 31%. Di republik Tula diedarkan desas-desus bahwa seo-rang misionaris merupakan agen rahasia Amerika CIA. Dengan demikian semua orang Kristen setempat difitnah. Tim yang menerjemahkan Alkitab ke dalam bahasa Turta terkejut, karena pener-jemah yang paling terampil diambil TUHAN. Di Siberia tinggal banyak suku bangsa, tetapi mereka tetap terlibat dalam okultisme dan penyembahan roh-roh. Mereka putus asa dan tidak harapan un-tuk kehidupan seterusnya, karena itu mereka pecandu minuman keras dan sering ada bunuh diri di antara yang muda dan tua. Di negara Rusia setiap tahun ada 80.000 orang mati akibat kecanduan obat bius, karena mereka mati secara langsung dengan overdosis, atau mati karena penyakitnya yang diakibatkan oleh obat bius yang mereka pakai. Siapa menjadi Kristen di Republik Chechnya akan menghadapi kesusahan oleh keluarga sendiri dan yang berwajib, khusus wanita. Sebagian orang Kristen sudah melarikan diri dari republik ini ke daerah di Rusia lain. Siapa menjadi Kristen diang-gap sudah menjadi Ortodoks, dan Ortodoks adalah orang Rusia dan Rusia adalah musuh Chechnya. Memang semua salah tangkap, tetapi ini situasinya orang Kristen menghadapi di daerah Kaukasus.

Serbia
Serbia (10 juta). Ibukota Belgrade (1,2 juta). Agama: Ortodoks 55%, Islam 16%, Katolik 5%, Kristen 1%. Jemaat-jemaat Injili dan Pentaksota tidak dapat mendaftarkan diri, karena itu mereka tidak bisa membeli properti, mobil, mengangkat pelayan/pekerja secara resmi, seolah-olah mereka tidak ada, tidak ada urusan apa pun bisa diadakan atas nama gereja. Semua urusan menjadi lebig sulit.