Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs e-MISI

Loading

You are heree-JEMMi No.04 Vol.14/2011 / e-JEMMi No.04 Vol.14/2011

e-JEMMi No.04 Vol.14/2011


China Tahun 2011

Biblica melansir telah menerbitkan The Chinese Contemporary Bible (CCB) untuk menolong orang-orang percaya di China. Alkitab CCB ini juga telah tersedia pada jaringan Biblica.com, BiblegGateway.com, dan YouVersion.com. Dengan populasi pengguna layanan online terbesar 29% (sekitar 384 juta orang) China telah menjadi kelompok masyarakat pengguna terbesar di dunia. Meningkatnya kebutuhan akan sumber-sumber bacaan Kristen dipicu oleh semakin meningkatnya populasi orang Kristen di China. Kebutuhan ini telah diresponi oleh Biblica dengan menyediakan Alkitab modern yang mudah dibaca dengan mencetak 50 ribu salinan CCB. Pada musim semi tahun 2011, Alkitab Audio versi CCB juga akan tersedia. Kiranya alat-alat yang disediakan Biblica ini dapat memperlengkapi orang-orang percaya, khususnya pemuda dan anak-anak di China supaya mereka memiliki fondasi yang kuat dan berakar pada firman Allah.

Sumber: http://mnnonline.org/article/15200

Pokok Doa:

  1. Doakan agar Biblica terus dipakai oleh Tuhan untuk melayani orang- orang Kristen di China, khususnya dalam penyediaan bahan-bahan kekristenan yang bermutu.
  2. Doakan rencana pembuatan Alkitab Audio The Chinese Contemporary Bible (CCB) yang sedang dikerjakan agar bisa cepat selesai dan dapat disebarkan seluas mungkin.

e-JEMMi 05/2011



China Aid melaporkan, BD -- seorang petobat baru dan aktivis politik yang berpengalaman, ditahan di pusat penahanan Xicheng, Beijing atas tuduhan mencoba memprovokasi terjadinya subversi terhadap pemerintah China. Sejak Liu Xiaobo terpilih sebagai pemenang Nobel Perdamaian 2010, pemerintah China menanggapi dengan meningkatkan tekanan kepada umat beragama, khususnya orang-orang Kristen, aktivis politik, dan para pengacara pembela HAM. BD dan rekan-rekan pengacara membentuk asosiasi pembela HAM pada bulan Juni 2010, karena khawatir melihat makin meningkatnya tindakan kekerasan terhadap kegiatan-kegiatan para pengacara pembela HAM.

Ampanang, Indonesia

Siapakah Orang-Orang Ampanang Itu?

Masyarakat Ampanang tinggal di Kalimantan Tengah bagian timur, tepatnya di sebelah tenggara kota Tunjung. Daerah itu tidak jauh dari kota Jambu dan Lamper. Kalimantan, yang berarti "Sungai Intan", merupakan pulau yang dikelola oleh tiga negara: Indonesia yang mengelola dua per tiga bagiannya, serta Malaysia dan Brunei yang mengelola sepertiga bagian lainnya. Orang-orang Ampanang adalah salah satu kelompok masyarakat keturunan Barito. Mereka adalah bagian dari kesatuan etno-linguistik Dayak yang lebih besar. Orang-orang Dayak lebih suka tinggal di sepanjang sungai-sungai pedalaman di Kalimantan. Terkadang pengelompokan mereka dibagi-bagi lagi menjadi Dayak Daratan maupun Dayak Laut, meskipun pada mulanya ini adalah sebutan orang Eropa untuk membedakan berbagai kelompok yang ada di sana. Orang-orang Dayak biasanya memiliki ciri-ciri:

Juru Minum Bagi Raja Yang Agung

"Tetapi, bila kamu berbalik kepada-Ku dan tetap mengikuti perintah-perintah serta melakukannya, maka sekalipun orang-orang buanganmu ada di ujung langit, akan Kukumpulkan mereka kembali dan Kubawa ke tempat yang telah Kupilih untuk membuat nama-Ku diam di sana." (Nehemia 1:9) Kehancuran Yerusalem dan penderitaan yang dialami orang-orang Israel merupakan kesedihan besar bagi Nehemia. Kesedihan Nehemia ini membuat ia tumbuh sebagai seorang anak Bangsa yang berani dan mampu memimpin kembali pembangunan tembok Yerusalem. Nehemia tahu dan sadar akan kesalahan dan dosa yang telah diperbuat oleh orang-orang Israel dan keluarganya sendiri. Kesedihan Nehemia tidak berakhir menjadi kesedihan semata, tetapi berkembang menjadi suatu doa dan pergumulan (Nehemia 1:5-11), agar kaum keluarga dan bangsanya berbalik kepada Allah dan memohon pengampunan dari Allah untuk mereka. Kehancuran Yerusalem bukan hanya menimpa fisik dari kota itu, tetapi juga melambangkan kehancuran dan kemerosotan spiritual dan karakter.

Ampanang, Indonesia (Editorial Edisi 4-2011)

Shalom,

Pada Renungan Misi kali ini, kami mengajak Anda untuk menyimak sebuah kisah tentang Nehemia -- seorang juru minum istana raja di negeri asing sebagai tawanan yang memiliki visi, beban pelayanan, dan pergumulan doa bagi bangsanya. Ia adalah salah satu tokoh dalam Alkitab yang dipakai Tuhan secara khusus untuk membangun kembali tembok Yerusalem dan menyerukan kepada bangsanya agar bertobat dan berbalik kepada Allah. Semoga melalui sajian ini, Anda terinspirasi untuk memiliki semangat yang sama -- membangun karakter anak-anak bangsa dan memenangkan jiwa-jiwa yang terhilang bagi Kristus Tuhan di mana pun Anda berada.

Doakan suku Ampanang di Kalimantan agar Tuhan dengan caranya yang ajaib dapat memakai anak-anak Tuhan untuk menjangkau mereka dan membawa mereka kepada keselamatan yang telah dijanjikan-Nya bagi segala suku bangsa di seluruh dunia.

Selamat menyimak sajian kami. Tuhan memberkati.

Staf Redaksi e-JEMMi,
Samuel Njurumbatu