Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs e-MISI

Loading

You are hereArtikel Misi / Bagaimana Memulainya?

Bagaimana Memulainya?


Saat ini Anda sudah mengetahui syarat-syarat menjadi salah satu utusan Tuhan. Anda sudah mempelajari pelatihan yang harus mereka jalani dan strategi-strategi yang akan membantu mempersiapkan mereka bekerja dengan efektif.

Anda juga sudah melihat tindakan apa saja yang dilakukan oleh utusan ini -- berjuang keras melawan rintangan dan menang dalam nama Yesus untuk membawa orang-orang yang belum terjangkau ke Jalan Kebenaran.

Mungkin Anda mulai merasa tenang, namun ada desakan terus-menerus dari dalam diri Anda untuk terlibat lebih jauh lagi. Mungkin saat ini Roh Kudus sedang berbicara kepada Anda.

Jika benar demikian, penting bagi Anda untuk meresponsnya. Berdasarkan cerita-cerita dari mereka yang telah terlibat dalam pelayanan misi, kita belajar bahwa dorongan-dorongan dari dalam pada awalnya sering kali tidak terlihat, sulit untuk diketahui. Tapi pada kenyataannya, bagi sebagian besar dari kita, pesan itu benar-benar menjadi tidak jelas sampai kita bertindak.

Ini adalah proses pengambilan tindakan untuk merespons dorongan dari Roh Kudus yang sering kali memberikan kejelasan yang sesungguhnya. Tanpa merespons, Anda mungkin tidak akan pernah tahu.

Anda ingat kisah Paulus ketika dalam perjalanan ke Damaskus? Tentu saja apa yang dia lihat ketika Yesus menampakkan diri kepadanya adalah dorongan terkuat yang sangat indah. Namun, pelayanannya tidak dikerjakannya sampai dia menerima konfirmasi lebih lanjut melalui kebutaan yang diikuti dengan pemulihan yang Tuhan berikan melalui tangan Ananias (Kis. 9:3-19)

Ingat juga Gideon, yang Tuhan perintahkan untuk pergi dan menyelamatkan bangsa Israel dari bala tentara Midian, di mana orang-orang pada zaman dahulu terkenal menggunakan unta dalam berperang (Hak. 6:14). "Tetapi jawabnya kepada-Nya: `Ah Tuhanku, dengan apakah akan kuselamatkan orang Israel? Ketahuilah, kaumku adalah yang paling kecil di antara suku Manasye dan aku pun seorang yang paling muda di antara kaum keluargaku`" (Hak. 6:15).

Gideon mematuhi perintah Tuhan tanpa perlu diyakinkan dengan susah payah bahwa pesan itu benar-benar berasal dari Tuhan dan janji Tuhan adalah nyata. Sebelum akhirnya Gideon bertindak, Tuhan sudah meyakinkan dia melalui mujizat api yang muncul dari batu (Hak. 6:19-21) dan dengan dua mujizat lainnya yang menggunakan bulu domba dan embun di tanah (Hak. 6:36-40).

Jika panggilan Anda menjadi utusan adalah murni, Anda akan diyakinkan dalam panggilan ini. Namun, mujizat itu hanya akan terjadi setelah Anda mengambil tindakan.

MEMBANGUN DUKUNGAN SPIRITUAL ANDA

Langkah pertama dalam merespons panggilan ini adalah dengan berbicara kepada pendeta atau pembimbing rohani Anda dan meminta dukungan semangat serta doa. Anda mungkin juga perlu mendapatkan pengakuan di depan umum, mungkin melalui "altar call" di gereja Anda atau dalam kelompok PA yang Anda ikuti. Dukungan doa dan perhatian dari saudara-saudara sepersekutuan adalah penting, khususnya pada tahap-tahap awal ketika komitmen Anda untuk mengikuti pelayanan asing mulai tumbuh.

Tahap ini juga akan menjadi waktu untuk mulai mencari persiapan akademis yang lebih banyak lagi. Pelatihan yang Anda pilih tergantung pada banyak faktor, termasuk usia Anda, status keluarga Anda, dan apakah Anda tinggal di negara yang terbuka untuk Injil atau tidak.

Ketika Anda mempersiapkan diri atas panggilan utusan, Anda mungkin diharapkan mencari dukungan dari organisasi-organisasi misi lokal. Atau mungkin Anda akan mencari dukungan itu ke tempat-tempat persekutuan, misalnya gereja Anda. Meskipun banyak bahan yang memberi tuntunan dalam hal mencari dukungan, Anda harus membuat keputusan sendiri melalui doa rutin dan mendengarkan dengan cermat rencana Tuhan yang diberikan kepada Anda.

Setelah pelatihan, ketika panggilan Anda diuji dan diperjelas, Anda mungkin berharap ditugaskan melalui suatu pelayanan istimewa di gereja Anda atau melalui organisasi misi tertentu. Meskipun sebagai seorang misionaris mandiri yang kebutuhan finansialnya ditanggung sendiri, jangan pernah Anda berusaha keras untuk pergi tanpa dukungan persahabatan, perhatian, dan doa yang dapat diberikan oleh persekutuan Kristen.

"Diutus" ke ladang misi oleh gereja di mana Anda bersekutu memiliki banyak keuntungan, meskipun demikian pengutusan itu mungkin sekali melibatkan dukungan finansial maupun administratif.

Pertama, Anda mendapatkan kepercayaan diri dan kekuatan dalam panggilan Anda melalui pengakuan umum atas maksud Anda. Kedua, Anda menerima suatu komitmen dukungan doa dari mereka yang akan menyaksikan penugasan Anda. Ini juga akan menjadi komunitas yang dapat Anda "lapori" dari waktu ke waktu selama pelatihan pelayanan Anda. Akhirnya, dengan berdiri di depan jemaat Kristen dan memproklamirkan keinginan Anda untuk melayani sebagai seorang utusan, Anda akan bersaksi tentang suatu komitmen yang dapat memberikan dukungan semangat kepada orang lain.

PENEMPATAN DI LADANG MISI

Satu cara untuk menjadi seorang utusan tentu saja adalah dengan sudah memiliki tempat kerja di suatu negara atau suatu kelompok masyarakat yang terpencil. Keadaan dan situasi lain yang lebih umum adalah mengenali suatu kelompok atau negara di mana kemampuan Anda akan digunakan.

Ingatlah bahwa utusan Tuhan dapat membiayai kehidupan mereka dengan berbagai cara. Rasul Paulus adalah seorang pembuat tenda. William Carey adalah pembuat sepatu. Pilihan-pilihan lain sebenarnya dapat berupa profesi lain dan layak secara moral yang berguna di kelompok orang-orang yang sudah Anda pilih dan yang cukup berguna untuk pemerintahan sehingga Anda dapat berhasil di negara itu.

Satu alasan mengapa Anda perlu mengemukakan keinginan Anda untuk menjadi utusan di depan umum, khususnya jemaat gereja Anda, adalah agar keinginan ini mendorong anggota-anggota gereja yang lain yang mungkin mempunyai saran atau informasi alamat kontak yang dapat menolong Anda.

Jika Anda tidak pernah mempunyai pengalaman membawa seseorang kepada Kristus, Anda pasti akan membutuhkan pelatihan untuk usaha keras ini. Ada berbagai bidang pengetahuan yang tersedia untuk tujuan ini guna meningkatkan kemampuan Anda dengan baik.

Beberapa orang akan mendapatkan banyak prestasi untuk Kristus sebagai pengabdian mereka. Namun, ada juga yang tidak mendapatkan apa-apa dan harapan saya mereka akan tergerak untuk pertama kalinya dan mulai merasakan pengalaman paling indah yang dirasakan oleh manusia. Jika Anda adalah penginjil yang pertama, tidak diragukan lagi Anda akan merasakan beberapa ketidaknyamanan dan mungkin juga perasaan was-was.

Memiliki guru yang baik dalam penginjilan juga penting supaya berhasil dalam penginjilan. Guru yang baik ini mungkin bisa Anda temui di gereja Anda sendiri.

Namun di beberapa denominasi, kemampuan untuk menginjili tidak begitu diutamakan. Jika Anda termasuk dalam salah satu denominasi ini, jangan putus asa. Anda berada di posisi yang bagus untuk menjembatani denominasi Anda dan beberapa gereja injili lainnya. Saya sarankan supaya Anda menghubungi pendeta salah satu gereja tersebut dan meminta pelatihan yang Anda butuhkan. Pendeta tersebut akan membantu Anda dengan senang hati dan Anda akan membantu membawa banyak jiwa menjadi satu dalam tubuh Kristus.

Langkah terpenting yang sederhana untuk memulainya adalah dengan bersaksi tentang Kristus kepada orang lain. Ini akan menjadi bagian yang sangat mengejutkan karena Anda akan menjadi bagian dari orang-orang yang dipenuhi dengan sukacita pada apa yang dipersembahkan kepada mereka.

Namun, ingatlah fakta yang menyedihkan, tapi nyata, yang dijelaskan Tuhan kita dalam perumpamaan tentang perjamuan kawin; meskipun "banyak yang dipanggil, tetapi sedikit yang dipilih" (Mat. 22:14). Pesan yang sama terdapat dalam perumpamaan tentang penabur di Matius 13:3-9.

Anda hanya akan berhasil di bagian usaha penginjilan Anda -- mungkin hanya di satu pertemuan dari pertemuan yang berulang-ulang.

PENGINJILAN LINTAS BUDAYA DI RUMAH

Sebagai langkah berikutnya, ketika Anda sudah bertumbuh lebih efektif lagi dalam penginjilan kepada para pendengar yang sudah akrab dengan Anda, maka Anda akan ingin membangun kemampuan dalam bekerja sama dengan orang-orang yang berkebudayaan lain. Ternyata, dengan meningkatnya mobilitas populasi murid internasional, keinginan Anda ini akan lebih mudah dicapai.

Melalui kontak dengan mahasiswa asing ini, Anda juga dapat menuntun diri Anda sendiri untuk masuk ke populasi di mana Anda dapat melakukan yang terbaik untuk pelayanan Anda.

Keberagaman komunitas etnik (yang ada di tempat Anda -- red) dapat menjadi kelompok target yang ideal untuk pelatihan pelayanan lintas budaya Anda.

Satu keuntungan istimewa yang dapat diperoleh dari bekerja sama dengan mahasiswa asing untuk mengasah kemampuan penginjilan Anda adalah agar Anda dapat mempelajari cara-cara baru menjangkau jiwa-jiwa baru. Berikut beberapa teknik yang sudah dimodifikasi, yang mungkin dapat digunakan oleh seorang utusan dalam menginjili mahasiswa asing di negara mereka sendiri.

  1. Pendekatan asimilasi (pembauran -- red) merupakan cara yang tepat.

  2. Fokuslah pada tujuan penginjilan, bukannya menjadikan mereka menjadi sama dengan Anda.

  3. Terimalah sifat-sifat manusia yang beraneka ragam, bahkan dalam setiap kelompok etnik sekalipun. Kelompok-kelompok etnis ini dibedakan oleh sosial ekonomi, dan sering kali secara linguistik, keturunan, dan geografis.

  4. Gunakan ikatan komunal etnik yang kuat (persahabatan dan keturunan) sebagai kesempatan untuk menyebarkan Injil.

  5. Manfaatkan organisasi-organisasi "parachurch" untuk penjangkauan (outreach) Anda (misalnya, PA di rumah, dan bentuk-bentuk persekutuan lainnya).

  6. Berusahalah untuk belajar dan gunakanlah bahasa asli dari kelompok yang menjadi target Anda.

  7. Jika mungkin, bekerjasamalah dengan anggota kelompok yang sedang Anda jangkau yang sudah menjadi Kristen.

  8. Doronglah gereja Anda untuk memerhatikan pelayanan-pelayanan khusus atau misi-misi khusus untuk mendukung penjangkauan Anda kepada kelompok yang menjadi target penginjilan Anda.

  9. Lakukan sesuatu -- mungkin bersama-sama dengan gereja Anda -- untuk menunjukkan dukungan Anda kepada kelompok yang menjadi target Anda. Contohnya, Anda bisa menggunakan salah satu hari libur nasional kelompok itu untuk berkumpul bersama beberapa orang dari mereka.

  10. Berdoalah agar Roh Kudus menguatkan Anda untuk membawa setiap orang yang belum mengenal Kristus dan dengan yakin di dalam nama-Nya, Anda bisa menjangkau beberapa orang dalam kelompok pelayanan Anda. (t/Ratri)

Bahan diterjemahkan dari:

Judul buku : God`s New Envoys
Judul asli artikel : How to Get Started
Penulis : Tetsunao Yamamori
Penerbit : Multnoman Press, Oregon 1987
Halaman : 147 -- 152

e-JEMMi 10/2007