Pemilu-pemilu di Sudan sudah berakhir. Peristiwa ini merupakan peristiwa penting dari Persetujuan Damai Komprehensif tahun 2005 yang mengakhiri pertikaian antara wilayah utara dan wilayah selatan Sudan selama 2 dekade. LD dari Words of Hope menjelaskan kepentingan historis pemungutan suara tersebut. "Ini adalah kali pertama orang Sudan Selatan dapat memilih perwakilan mereka, paling tidak untuk parlemen daerah dan pegawai-pegawai lainnya di Sudan Selatan yang berpusat di Juba." Pemilu-pemilu ini juga mengawali pemungutan suara tentang kemerdekaan yang dijadwalkan berlangsung pada bulan Januari 2011 di Selatan. "Tampaknya, rasa ketidakpercayaan warga Sudan Selatan terhadap perwakilan di Khartoum mencapai tingkat yang cukup tinggi sehingga sebagian merasa bahwa jalan yang terbaik adalah berpisah." Sejauh ini, pemungutan suara telah berjalan dengan damai. walaupun terdapat beberapa kebingungan pada awal pemungutan suara. Pemilu dibayangi ancaman kekerasan. LD berkata bahwa tim mereka berdoa agar pintu-pintu terus terbuka bagi Injil. "Words of Hope menginjili daerah D dan N Sudan Selatan. Words of Hope akan terus mengawasi laporan dari orang-orang kami."
Sumber: Mission News, April 2010
[Selengkapnya: http://www.mnnonline.org/article/14109]
Pokok doa:
-
Doakan untuk pelayanan Words of Hope untuk menjangkau warga Sudah Selatan, terkhusus di wilayah D dan N dengan Injil, agar Tuhan memampukan dan melindungi mereka yang terlibat di dalamnya.
-
Doakan juga agar Tuhan menggerakkan lebih banyak orang untuk berdoa bagi penginjilan di Sudan Selatan dan memampukan mereka untuk tetap bertekun di dalam doa dan pengharapan.
Edisi e-JEMMi
Kategori
Kolom Publikasi
- Printer-friendly version
- Log in to post comments
- Sudan
- Sudan Selatan
- Pemilu
- Persetujuan Damai Komprehensif 2005
- Kemerdekaan Sudan Selatan
- Words of Hope
- Juba
- Pemilu tahun 2010 adalah bagian dari proses pasca-Persetujuan Damai Komprehensif 2005 yang mengakhiri pertikaian berkepanjangan antara Utara dan Selatan Sudan.
- Pemilihan ini merupakan kali pertama warga Sudan Selatan dapat memilih perwakilan mereka, setidaknya untuk tingkat parlemen daerah di Juba.
- Pemilu tersebut menjadi awal dari pemungutan suara tentang kemerdekaan yang direncanakan pada Januari 2011.
- Terdapat tingkat ketidakpercayaan yang sangat tinggi di kalangan warga Sudan Selatan terhadap perwakilan di Khartoum, sehingga keinginan untuk memisahkan diri sangat kuat.
- Pelayanan "Words of Hope" terus beroperasi di Sudan Selatan, berfokus pada kegiatan penginjilan di wilayah D dan N, sambil berhati-hati terhadap ancaman kekerasan.
Pemilihan umum di Sudan pada tahun 2010 merupakan peristiwa penting yang menandai berakhirnya konflik selama dua dekade antara wilayah utara dan selatan, sejalan dengan Persetujuan Damai Komprehensif 2005. Pemilu ini adalah momen historis bagi penduduk Sudan Selatan untuk pertama kalinya memilih perwakilan mereka di Juba, sekaligus menjadi awal dari persiapan pemungutan suara kemerdekaan yang dijadwalkan pada Januari 2011. Meskipun proses pemungutan suara berlangsung damai, ketidakpercayaan warga Sudan Selatan terhadap perwakilan di Khartoum sangat tinggi, memicu keinginan kuat untuk memisahkan diri. Selain isu politik tersebut, artikel ini juga menyoroti upaya pelayanan "Words of Hope" yang terus melanjutkan penginjilan di wilayah D dan N Sudan Selatan.