Christian Solidarity International (CSI) melaporkan bahwa mereka mampu membebaskan 232 budak -- orang-orang dari suku Dinka yang beragama non-Muslim dan berkulit hitam -- dari juragan-juragan Arab di Darfur dan sekitar Kordofan. Budak yang sudah bebas itu kemudian dikembalikan ke tanah kelahiran mereka di Sudan bagian selatan. Perbudakan orang-orang Sudan itu terjadi saat aksi-aksi agama dilakukan oleh milisi Arab yang disokong oleh pemerintahan Sudan pada masa setelah perang sipil Utara dan Selatan (1983 -- 2005). Para budak yang bebas itu mengatakan bahwa mereka selama ini menjadi sasaran pemukulan, ancaman pembunuhan, perkosaan, dan pemaksaan untuk berpindah agama. Beberapa mengatakan bahwa mereka menyaksikan sesama mereka dieksekusi. CSI menyatakan bahwa kira-kira 35 ribu orang Afrika dari suku Dinka masih diperbudak hingga hari ini. (t/Dian)
Diterjemahkan dari:
| Nama buletin | : | Body Life, Edisi Juli 2009, Volume 27, No. 7 |
| Nama kolom | : | World Christian Report |
| Judul asli artikel | : | Sudan: Aid Group Frees Slaves |
| Penerbit | : | 120 Fellowship adult class at Lake Avenue Church, Pasadena |
| Halaman | : | 3 |
Pokok Doa:
-
Doakan 35 ribu orang Afrika dari suku Dinka yang masih diperbudak hingga hari ini, agar Tuhan memberi pengharapan, kekuatan, dan penghiburan kepada mereka.
-
Doakan juga CSI yang sedang berupaya untuk membebaskan orang-orang Dinka yang masih diperbudak, agar Tuhan memberi hikmat untuk membebaskan para budak tersebut sehingga mereka boleh kembali ke negaranya masing-masing.
Edisi e-JEMMi
Kategori
Kolom Publikasi
- Printer-friendly version
- Log in to post comments
- Sudan
- Suku Dinka
- Perbudakan
- Christian Solidarity International (CSI)
- Darfur
- Kordofan
- Milisi Arab
- CSI berhasil membebaskan 232 budak suku Dinka dari penjajahan juragan-juragan Arab di Darfur dan Kordofan, Sudan.
- Perbudakan ini terjadi dalam konteks kekerasan agama yang dilakukan oleh milisi Arab dengan dukungan pemerintahan Sudan setelah berakhirnya perang sipil Utara dan Selatan.
- Para korban melaporkan mengalami kekerasan fisik, ancaman pembunuhan, perkosaan, serta pemaksaan untuk berpindah agama.
- Krisis perbudakan masih berlangsung; diperkirakan masih ada sekitar 35.000 orang Dinka yang diperbudak hingga waktu laporan.
Christian Solidarity International (CSI) melaporkan keberhasilan pembebasan 232 budak suku Dinka, yaitu orang-orang non-Muslim berkulit hitam, dari juragan-juragan Arab di wilayah Darfur dan Kordofan, Sudan. Perbudakan ini terjadi akibat aksi-aksi keagamaan oleh milisi Arab yang didukung pemerintahan Sudan pasca-perang sipil Utara dan Selatan (1983-2005). Para korban mengaku menjadi sasaran kekerasan ekstrem seperti pemukulan, ancaman pembunuhan, perkosaan, dan pemaksaan agama. Meskipun ada pembebasan, CSI menyatakan bahwa sekitar 35.000 orang Dinka masih diperbudak hingga saat laporan dibuat, menyoroti krisis kemanusiaan yang berkepanjangan di Sudan.