You are hererenungan / Roh Kudus: Sang Penolong dan Penghibur di Kala Susah

Roh Kudus: Sang Penolong dan Penghibur di Kala Susah


By suwandisetiawan - Posted on 21 February 2019

Beberapa tahun lalu, seorang teman saya kehilangan anak sulungnya yang jatuh sakit secara mendadak. Empat tahun kemudian, suaminya meninggal akibat kecelakaan. Melihat bagaimana teman saya benar-benar terpuruk saat itu, saya hanya bisa berdoa agar Tuhan menguatkan dia.

Seiring waktu, keadaannya terus berubah. Saya memuji Tuhan setelah melihat bagaimana hidup teman saya sekarang. Dia membesarkan putra-putrinya dengan baik, dan mereka tumbuh menjadi anak-anak yang bahagia. Saya pun semakin yakin dengan pekerjaan Roh Kudus, yang menolong dan menghibur orang percaya, sebagaimana ucapan Yesus:

“… tetapi Penghibur, yaitu Roh Kudus , yang akan diutus oleh Bapa dalam nama-Ku, Dialah yang akan mengajarkan segala sesuatu kepadamu dan akan mengingatkan kamu akan semua yang telah Kukatakan kepadamu.” – Yohanes 14:26
Apa yang perlu kita ingat saat didera masalah?

Hidup orang Kristen tidak luput dari masalah dan pergumulan. Saat kesukaran datang, ada tiga hal yang perlu kita ingat.

1. Setiap masalah akan kadaluwarsa

Dalam situasi sulit, sering kita berharap ini hanya mimpi, dan besok ketika bangun, semuanya akan baik-baik saja. Sebenarnya tidak perlu berandai-andai; setiap masalah memang akan berakhir. Hanya saja, bagaimana sikap kita saat menghadapinya akan menentukan posisi kita sesudah badai itu berlalu. Apakah kita tetap kokoh berdiri, atau hanyut dan tergulung dalam pusaran?

Jika seorang Kristen menyadari kehadiran Allah dalam kesehariannya, tidak ada kata putus asa baginya. Dia takkan memilih jalan pintas, tetapi setia mengikuti proses, karena tahu ada maksud mulia Tuhan di balik masalah tersebut. Memang, bagi manusia ini tidak mudah, tetapi justru dalam proses itulah kuasa Tuhan dinyatakan.

“… supaya nyata, bahwa kekuatan yang melimpah-limpah itu berasal dari Allah, bukan dari diri kami.” – 2 Korintus 4:7

Jika Anda dalam pergumulan berat, ingatlah bahwa Tuhan ada bersama dengan Anda. Allah, dalam bentuk Roh Kudus, siap menolong Anda. Dalam Yohanes 14:16 dikatakan, “Aku akan minta kepada Bapa, dan Ia akan memberikan kepadamu seorang Penolong yang lain, supaya Ia menyertai kamu selama-lamanya.”

Seperti halnya teman saya yang berhasil melalui tahun-tahun kekelaman, kita juga pasti mampu melewati masa-masa berat dalam hidup. Tidak ada yang kekal di dunia ini; masalah pun tidak. Daripada didera kesedihan berkepanjangan, berilah ruang kepada Roh Kudus untuk bekerja dan memulihkan Anda.

2. Setiap masalah punya solusi

Ungkapan bijak mengatakan, masalah tercipta sepaket dengan solusinya. Yang membuat masalah menjadi runyam adalah ketika kita melihatnya dari kacamata sendiri. Kita lupa kalau jarak pandang kita sebagai manusia sangat terbatas. Kita grasa-grusu panik, lalu lupa “meminjam” kacamata Tuhan agar dapat melihat lebih jauh, melampaui masalah kita.

Rasul Paulus bersaksi dalam Filipi 4:13, “Segala perkara dapat kutanggung di dalam Dia yang memberi kekuatan kepadaku.” Tak terhitung banyaknya kesukaran yang Paulus alami. Namun, alih-alih putus asa dan terpuruk, semangatnya untuk memberitakan Injil malah semakin melejit. Ini karena Paulus memilih fokus kepada Tuhan ketimbang pada situasi dan kondisi yang tidak mendukung.

Ketika kita putus asa, ingatlah: berapa banyak pertolongan Tuhan yang kita terima dan rasakan sepanjang hidup? Adakah hal baik yang kita dapatkan dengan bersikap keras kepala dan mengandalkan diri sendiri? Mari tinggalkan sikap bebal dan tidak mengulangi kesalahan yang sama.

Solusi itu sebenarnya ada di dekat kita, tetapi tanpa Tuhan, sering kali kita tidak mampu melihat dan menggalinya. Daripada mengandalkan kekuatan sendiri, mintalah hikmat dari Tuhan agar dapat menemukan solusi bagi masalah Anda.

3. Roh Kudus akan menolong dan menghibur

Menjadi murid Yesus bukan berarti kita akan selalu nyaman; justru sebaliknya, kita banyak berhadapan dengan hal-hal yang tak sesuai harapan, karena hidup seorang Kristen cenderung melawan arus dunia.

Tuhan Yesus tahu, umat-Nya kadang terjebak dalam pusaran masalah. Itulah sebabnya Dia mengirimkan Roh Kudus: untuk menolong dan menghibur kita kala kesusahan mendera. Tuhan begitu peduli sehingga memberikan Roh Kudus untuk menyertai kita, selagi Dia menyiapkan tempat bagi kita di surga.

“… supaya jangan ada orang yang goyang imannya karena kesusahan-kesusahan ini. Kamu sendiri tahu, bahwa kita ditentukan untuk itu.” – 1 Tesalonika 3:3

Selain memahami bahwa semua masalah akan kedaluwarsa dan sepaket dengan solusinya, menyadari kuasa Roh Kudus dalam hidup kita akan sangat melegakan. Semoga ketiga hal tersebut membukakan pemahaman kita akan penyertaan Allah sehingga kita siap menghadapi setiap tantangan hidup.

Jadi, sudahkah Anda berdoa dan meminta tuntunan Roh Kudus hari ini?

Source : https://gkdi.org/blog/roh-kudus/

Tags