Home
       

Resources
Artikel
Artikel-artikel MISI
Bahan PA
Misi Allah Bagi Dunia &
Para Pengubah Dunia
Cerita Misi
Alkitab di Seluruh Dunia :
48 Kisah Nyata
Buku
Buku-buku Misi
Doa
Doa bagi Negara
Doa bagi Kota
Doa bagi Suku
PD Timotius
40 Hari Doa
e-KJDN
Info

Sejarah
Ulasan Tokoh MISI
Lembaga
Lebih dekat dengan lembaga MISI
Media
Berbagai program pengabaran Injil
Lintas Budaya
Lintas Religi
Profil Suku di Indonesia
 
 Renungan
 Kesaksian
 
| suku 30
dari 128 suku

SUKU PASEMAH

Rumpun : Pasemah
Wilayah : Sumatera
Jumlah Penduduk : 450.000
Persentase Kristen : 0,06%
Kristen yang diketahui : 290
Alkitab : Belum
Film Yesus : Belum

Suku ini berada di wilayah Kabupaten Lahat dan Ogan Komering Ulu (OKU), Propinsi Sumatera Selatan. Menurut sejarah, suku ini berasal dari keturunan Raja Darmawijaya (Majapahit) yang menyeberang ke Palembang (pulau Perca). Suku ini mendiami Kabupaten Lahat. Dan banyak yang tersebar di pegunungan Bukit Barisan, khususnya di lereng-lerengnya. Menurut mitologi nama Pasemah berasal dari kata Basemah yang berarti berbahasa Melayu. Hasil utama masyarakat suku ini ialah kopi, sayur-sayuran dan cengkeh dengan makanan pokoknya ialah beras.

  1. Dari suku Pasemah sendiri baru sedikit sekali orang-orang yang telah terjangkau dengan Injil. Doakanlah suku ini agar mereka terbuka untuk menerima Injil.
  2. Doakanlah agar gereja-gereja Injil yang berada di daerah ini, mau menjangkau suku ini.
  3. Doakanlah utusan Injil yang berasal dari orang pribumi/lokal agar mereka kuat bertahan dalam memberitakan Injil dengan penuh keberanian.
  4. Doakanlah agar kebutuhan Alkitab yang diterjemahkan ke dalam bahasa suku ini terpenuhi. Doakan supaya ada rekaman Injil dalam bahasa Pasemah.
  5. Berdoa agar orang percaya yang mengikuti program transmigrasi ke daerah ini dapat mewujudkan kesaksian yang baik kepada orang Pasemah.
  6. Orang Serawai berdekatan dengan Pasemah. Bahasa dan adat mereka agak sama. Berdoa supaya orang Kristen Serawai terbeban untuk memberitakan Injil kepada orang Pasemah.


|




 Ke atas 
© 2003 YLSA