Home
       

Resources
Artikel
Artikel-artikel MISI
Bahan PA
Misi Allah Bagi Dunia &
Para Pengubah Dunia
Cerita Misi
Alkitab di Seluruh Dunia :
48 Kisah Nyata
Buku
Buku-buku Misi
Doa
Doa bagi Negara
Doa bagi Kota
Doa bagi Suku
PD Timotius
40 Hari Doa
e-KJDN
Info

Sejarah
Ulasan Tokoh MISI
Lembaga
Lebih dekat dengan lembaga MISI
Media
Berbagai program pengabaran Injil
Lintas Budaya
Lintas Religi
Profil Suku di Indonesia
 
 Renungan
 Kesaksian
 
| suku 108
dari 128 suku

SUKU MAIWA

Rumpun : Bugis
Wilayah : Sulawesi
Jumlah Penduduk : 50.000
Persentase Kristen : 0%
Kristen yang diketahui : 0
Alkitab : Belum
Film Yesus : Belum

Suku Maiwa merupakan salah satu suku di Kecamatan Maiwa, Kabupaten Enrekang. Mata pencaharian penduduk Maiwa berupa petani dan peternak. Selain itu perkebunan kelapa, kopi, kapak dan cengkeh juga sebagai sumber penghidupan mereka. Menurut sensus penduduk, jumlah wanita lebih banyak dari pria. Perbedaan ini, tentu mempengaruhi munculnya problema dalam keseimbangan pernikahan. Sampai sekarang belum diketahui dengan pasti berapa jumlah murid Yesus dari suku ini. Juga tidak diketahui usaha-usaha pengjangkauan suku ini. Walaupun demikian, kita berharap Allah membuka hati orang Maiwa, hingga saat yang tepat, Kabar Baik disampaikan.

  1. Belum ada yang percaya dari suku ini. Namun ada orang Kristen pendatang yang tinggal di Maiwa. Doakan mereka supaya menerangi bagi suku ini dengan berani bersaksi kepada suku Maiwa, menceritakan Kabar Baik.
  2. Pemda Sulawesi Selatan lebih bijak mengatur pembangunan mencapai sasaran, kebutuhan suku ini sehingga dapat menaikkan taraf hidup suku Maiwa.
  3. Doakan perintisan pelayanan, petugas yang setia, tekun di utus Tuhan ke sana dan bekerja bagi Dia. Doakan juga sarana penginjilan yang digunakan baik traktat, Alkitab dan literatur lainnya agar dapat dimengerti orang Maiwa. Doakan supaya ada Alkitab yang diterjemahkan dalam bahasa suku ini, sehingga memudahkan mereka mengerti Kebenaran Firman Tuhan.
  4. Roh Kudus mencelikkan mata rohani orang Maiwa terbuka kepada kebenaran Injil.


|




 Ke atas 
© 2003 YLSA