Kami mendengar berita dari UGBR, gerakan mahasiswa IFES
(International Fellowship of Evangelical Students) di Rwanda.
Ada sebuah perusahaan sekuler di Rwanda yang mensponsori produksi
suatu film Kristen, 'With a Mission'.
Film ini mengajak para
mahasiswa Kristen untuk melakukan penginjilan di kampus. Dua
kelompok mahasiswa UGBR memulai pelayanannya bulan Februari. Phocas
Ngendahayo, Sekretaris Jenderal UGBR menuliskan:
"Bayangkan sebuah perusahaan sekuler dengan sukacita dan murah
hati bersedia mensponsori produksi film Kristen itu. Yesus
Kristus sendiri yang menyediakan dana untuk proyek yang cukup
mahal ini."
Universitas lain di Rwanda, pemimpin lama dari kelompok mahasiswa
Kristen telah memilih pemimpin dari asosiasi mahasiswa kampus. Di
luar negara terjadi peningkatan jumlah anggota mahasiswa UGBR yang
dipilih untuk menduduki posisi yang sama. Phocas mengatakan,
"Ini merupakan langkah peningkatan; mahasiswa menjadi garam dan
terang di tengah masyarakat yang sedang sakit dan korupsi ini."
Sumber: IFES Prayer Line, February 13, 2003
- Bersyukur atas semua kesempatan yang Tuhan buka dengan lebar untuk
para mahasiswa terlibat dalam mempengaruhi masyarakat Rwanda. - Berdoa agar para mahasiswa memiliki beban untuk berjuang bagi
pelayanan pekabaran Injil di lingkungan di mana mereka
ditempatkan.
Kategori
- Printer-friendly version
- Log in to post comments
- Rwanda
- UGBR
- IFES
- Penginjilan Kampus
- Pelayanan Mahasiswa
- Garam dan Terang
- Pelayanan mahasiswa Kristen UGBR di Rwanda mengalami peningkatan aktivitas dan jangkauan pada tahun 2003.
- Terlaksananya inisiatif penginjilan di kampus, termasuk produksi film 'With a Mission' yang bertujuan mengajak mahasiswa terlibat dalam pelayanan.
- Peningkatan peran kepemimpinan mahasiswa terlihat baik di tingkat kampus lokal maupun di luar negara, menandakan perluasan pengaruh UGBR.
- Mahasiswa didorong untuk menjadi agen perubahan sosial, berperan sebagai "garam dan terang" dalam mengatasi masalah sosial dan korupsi di Rwanda.
Laporan dari UGBR (International Fellowship of Evangelical Students) di Rwanda pada tahun 2003 menunjukkan peningkatan signifikan dalam kegiatan pelayanan mahasiswa Kristen. Upaya penginjilan diperkuat dengan adanya film Kristen berjudul 'With a Mission', yang disponsori oleh perusahaan sekuler, bertujuan mengajak mahasiswa terlibat dalam misi di kampus. Selain itu, berbagai universitas di Rwanda mencatat pemilihan pemimpin dari asosiasi mahasiswa kampus. Peningkatan ini menegaskan peran mahasiswa UGBR sebagai agen perubahan, yang diharapkan dapat menjadi "garam dan terang" bagi masyarakat Rwanda di tengah tantangan korupsi dan masalah sosial.