SUKU JAWA MADURA
Jawa Timur
| Letak | : | Jawa Timur |
| Populasi | : | 6.500.000 jiwa |
| Bahasa | : | Madura : Ngoko |
| Anggota Gereja | : | 400 (0,006%) |
| Alkitab dalam bahasa Jawa Madura | : | Ada |
| Film Yesus dalam bahasa Jawa Madura | : | Ada |
| Siaran radio pelayanan dalam bahasa Jawa Madura | : | Tidak Ada |
Suku Jawa-Madura (Jawara) menetap di bagian timur, yaitu di
bagian pulau Jawa yang sebelah utara menghadap langsung Pulau Madura.
Titik Pusat wilayahnya adalah Kodya Jember dan sekitarnya. Mulai dari
pinggir barat Kodya Surabaya di sebelah utara pulau Jawa dan kota
Lumajang di sebelah selatan, wilayah orang Jawa meluas ke arah timur
sampai Kodya Banyuwangi, pelabuhan penyebarangan ke pulau Bali.
Kelompok etnis Jawara terdiri dari :
- Orang Jawa yang dibesarkan di kampung-kampung Madura sehingga
bahasa sehari-hari adalah bahasa ngoko Jawa yang dipakai dengan
kerabatnya orang Jawa dan atau orang Madura yang hidup bercampur di
sana, dan
- Orang Jawa "pendalungan", yaitu orang Jawa keturunan pasangan
Jawa-Madura yang lazim mulai lahir sejak tahun 1671 pada waktu
Pangeran Madura Trunojoyo menghadiahkan gadis-gadis Madura kepada
prajurit-prajurit Jawa yang bergabung dengannya melawan Raja
Mangkurat I.
Bahasa sehari-hari orang Jawara ini adalah bahasa Madura dan dialek
Jawa "ngoko suroboyo."
SOSIAL BUDAYA
Kehidupan ekonomi orang Jawara umumnya berlangsung di
perkebunan dan peternakan. Selain itu mereka bekerja sebagai
suadagar, pengrajin kayu dan batik, dan berbagai profesi lainnya.
Orang Jawara pedesaan umumnya tinggal di rumah gedek dengan lantai
masih tanah, sedangkan di kota, corak rumahnya modern, pakai tembok
sesuai perkembangan jaman. Pakaiannya cenderung berwarna menyolok dan
lebih terbuka.
AGAMA/KEPERCAYAAN
Orang Jawara mayoritas beragama Islam, yaitu 99,998% dari
total penduduknya. Mereka terbagi bersama suku Madura dan suku Jawa
di seluruh propinsi Jawa Timur sebagai berikut : Islam Sunnah Wal
Jamaah/Islam NU (60%), Muhammadiyah (30%), Islam Kejawen (7%), Darul
Hadits (2%)m Ahmadiyah (1%). Rakyat membagi mereka sebagai berikut :
Islam abangan/KTP (30%), Islam Ha'kikat santri moderat/pancasilais
(10%), Islam Tarekat santri/fundamentalis (30%), Islam
Ha'kikat/santri/fundamentalis (25%) Ma'rifat/Islam mistik (5%).
Namun, dalam kehidupan sehari-hari mereka masih mempercayai praktek
perdukunan baik untuk pengobatan penyakit maupun sebagai penangkal
terhadap gangguan roh dan jiwa. Orang Jawara sering kali mencari
bantuan dukun santet untuk membalas dendam saingan atau musuh mereka.
KEBUTUHAN
Data dari Indonesia Handbook (Bill Dalton, Chico, California:
Moon Publications, 1998) menunjukkan 50% orang Jawara tidak memiliki
tanah dan hidup dalam kemiskinan. Teknologi pertanian modern hanya
menguntungkan sekelompok orang berada dan dengan adanya mekanisasi
yang menyertainya malah membuat petani-petani miskin itu kehilangan
pekerjaan. Mereka membutuhkan teknologi tepat guna, lapangan
pekerjaan dan usaha-usaha pengentasan kemiskinan. Selain itu, suku
Jawara di pedesaan membutuhkan sarana pendidikan. Sampai saat ini,
anak-anak yang ingin melanjutkan sekolah lanjutan tingkat atas
(SMU/SLTA), harus ke kota-kota terdekat.
POKOK DOA
Firman Tuhan :
Kemudian daripada itu aku melihat :
sesungguhnya, suatu kumpulan besar orang
banyak yang tidak dapat terhintung banyaknya, dari
segala bangsa dan suku dan kaum dan bahasa,
berdiri di hadapan takhta dan di hadapan Anak
Domba, memakai jubah putih dan memegang
daun-daun palem di tangan mereka. Dan dengan
suara nyaring mereka berseru : "Keselamatan
bagi Allah kami yang duduk di atas takhta dan
bagi Anak Domba !"
(\\/TB #Wahyu 7:9-10*\\)
- Berdoa agar Tuhan mencurahkan Roh Kudus, berkat dan kasihNya di
tengah-tengah suku Jawa Madura, agar terang dan kemuliaan Tuhan
bercahaya di atasnya. Berdoa agar hati mereka disentuh oleh kasih
Tuhan melalui berbagai cara dan mereka yang berseru kepada nama
Tuhan akan diselamatkan.
- Berdoa agar Tuhan yang empunya tuaian membangkitkan gerejaNya
untuk bersatu dan bekerjasama, menyediakan pekerja : pendoa
syafaat, penerjemah Alkitab, kaum profesional, penabur dan penuai
untuk memberkati dan meningkatkan kesejahteraan hidup suku
Jawa Madura
- Berdoa bagi adanya lembaga & gereja yang digerakkan oleh Tuhan
untuk mengadopsi suku Jawa Madura yang juga berbeban dalam
meningkatkan kesejahteraan hidup mereka.
Jika saudara ingin mengetahui informasi lebih lanjut,
silahkan menghubungi :
PJRN
Kotak Pos 6739/JKUKP - Jakarta 14607
Telp/Fax. (021) 45843235-42
Untuk kalangan sendiri