SUKU ACEH
D.I. ACEH
| Letak | : | D.I. Aceh |
| Populasi | : | 3.000.000 jiwa |
| Bahasa | : | Aceh |
| Anggota Gereja | : | 110 (0,0036%) |
| Alkitab dalam bahasa Aceh | : | PL & PB |
| Film Yesus dalam bahasa Aceh | : | Ada |
| Siaran radio pelayanan dalam bahasa Aceh (Juni 1998) | : | Ada |
Suku Aceh tinggal di propinsi Aceh, di ujung P. Sumatra.
Menurut sejarah, Banda Aceh, ibu kota Aceh, waktu lampau merupakan
tempat persinggahan bagi orang-orang Islam yang akan pergi dengan
kapal laut ke Mekah. Itu sebabnya kota itu terkenal dengan nama
"Serambi Mekah."
SOSIAL BUDAYA
Sebagian besar suku Aceh adalah petani. Orang Aceh kebanyakan
tinggal di rumah yang terdiri dari satu kamar tidur dan satu ruang
keluarga yang besar. Ruang keluarga bisa dipakai sebagai dapur dengan
tungku persegi yang terbuat dari tanah liat dan abu. Rumah-rumah ini
terletak di atas tiang-tiang setinggi kurang lebih 1,8 m. Ruamg di
bawah rumah sebagian besar digunakan untuk kandang ternak atau
kandang ayam, atau tempat penyimpanan kayu api dan peralatan. Dinding
dan lantai rumah terbuat dari kayu atau bambu. Atap rumah adalah atap
genteng dari tanah liat atau jerami dari daun palem.
Pakaian tradisional suku Aceh adalah Sarung, dipakai oleh
pria maupun wanita, berupa rok warna warni. Senjata khas tradisional
suku Aceh adalah rencong yang disisipkan di bagian perut pada lipatan
sarung sebagai salah satu kelengkapan pakaian adat.
Pekerjaan rumah tangga suku Aceh dilakukan oleh wanita. Pria
tidak terlibat di dalamnya bahkan juga dalam membesarkan anak. Hanya
pria yang boleh mewarisi kekayaan seperti uang atau bisnis, sedang
rumah dan tanah selalu diwariskan kepada wanita. Suku Aceh memiliki
bahasa derahnya sendiri, tetapi mereka juga berbahasa Indonesia
sebagai bahasa kedua. Hampir setengah jumlah orang dewasa dapat
membaca bahasa Indonesia. Banyak juga yang berbicara dalam bahasa
ketiga yaitu dialek-dialek minoritas bahasa suku Aceh.
AGAMA/KEPERCAYAAN
Mayoritas orang Aceh adalah pemeluk Islam Sunni yang fanatik,
sampai-sampai ada pernyataan bahwa menjadi orang Aceh adalah menjadi
Islam. Suku Aceh merupakan satu-satunya suku di Indonesia dimana
hukum Islam diberlakukan dengan ketat dan sangat ditekankan kepada
pemeluknya. Suku Aceh ini sangat menolak kepercayaan/agama lain.
Orang Aceh yang terang-terangan mengakui imannya di luar Islam akan
sangat ditentang bahkan tidak mustahil mendapat perlawanan fisik.
Begitu kuatnya pengaruh Islam, sehingga isi pelajaran dan sistem
penddikan, muatan agama Islamnya jauh lebih banyak dalam
sekolah-sekolah di daerah lainnya di Indonesia.
KEBUTUHAN
Daerah Istimewa Aceh memiliki sumber daya alam yang
potensial, baik di bidang pertanian, perindustrian, pertambangan
maupun pariwasata. Namun, potensi itu belum banyak dikembangkan
karena kurangnya sarana komunikasi dan keadaan geografisnya. Misalnya
kemiringan tanah dikawasan lereng hutan mencapai di atas 40 derajat
menyebabkan sulitnya memperluas lahan pertanian. Di samping itu,
menurut Departemen Tenaga Kerja pada tahun 1989 di Aceh tercatat
sekitar 47.080 pencari kerja. Hal ini menunjukkan KEBUTUHAN akan
lapangan pekerjaan, terutama dengan mencetak pemuda-pemudi yang
berjiwa wiraswasta untuk mengembangkan lapangan kerja baru dengan
segala potensi alam dan potensi sosial masyarakat Aceh.
POKOK DOA
Kemudian daripada itu aku melihat :
sesungguhnya, suatu kumpulan besar orang
banyak yang tidak dapat terhintung banyaknya, dari
segala bangsa dan suku dan kaum dan bahasa,
berdiri di hadapan takhta dan di hadapan Anak
Domba, memakai jubah putih dan memegang
daun-daun palem di tangan mereka. Dan dengan
suara nyaring mereka berseru : "Keselamatan
bagi Allah kami yang duduk di atas takhta dan
bagi Anak Domba !"
(\\/TB #Wahyu 7:9-10*\\)
- Berdoa agar Tuhan mencurahkan Roh Kudus, berkat dan kasihNya di
tengah-tengah suku Aceh, agar terang dan kemuliaan Tuhan
bercahaya di atasnya. Berdoa agar hati mereka disentuh oleh
kasih Tuhan melalui berbagai cara dan mereka yang berseru kepada
nama Tuhan akan diselamatkan.
- Berdoa agar Tuhan yang empunya tuaian membangkitkan gerejaNya
untuk bersatu dan bekerjasama, menyediakan pekerja : pendoa
syafaat, penerjemah Alkitab, kaum profesional, penabur dan penuai
untuk memberkati dan meningkatkan kesejahteraan hidup suku
Aceh
- Berdoa bagi adanya lembaga & gereja yang digerakkan oleh Tuhan
untuk mengadopsi suku Aceh yang juga berbeban dalam meningkatkan
kesejahteraan hidup mereka.
Jika saudara ingin mengetahui informasi lebih lanjut,
silahkan menghubungi :
PJRN
Kotak Pos 6739/JKUKP - Jakarta 14607
Telp/Fax. (021) 45843235-42
Untuk kalangan sendiri