Artikel ini membahas konsep keselarasan atau keharmonisan yang ada di antara empat Injil dalam Perjanjian Baru—Matius, Markus, Lukas, dan Yohanes. Meskipun setiap Injil menyajikan perspektif, fokus audiens, dan gaya penulisan yang berbeda, kesemua kitab tersebut secara kolektif menceritakan kisah yang terpadu dan utuh mengenai kehidupan, pelayanan, ajaran, dan keilahian Yesus Kristus. Dengan memahami perbedaan unik dan titik temu dari keempat Injil tersebut, pembaca dapat memperoleh pemahaman yang komprehensif tentang peran sentral Yesus dalam narasi iman Kristen.