Sudan Tahun 2004


Para pendeta di Sudan sedang merencanakan untuk mengadakan
penginjilan outreach. Tetapi, realisasi rencana itu harus menunggu
sampai perdamaian bisa diciptakan di negara yang masih mengalami
perang saudara selama bertahun-tahun ini. Ketika perundingan-
perundingan negosiasi perdamaian terus berlanjut, penginjil Amerika,
Sammy Tippit, mengirim berita dari Afrika bahwa

sebuah konferensi
pendeta diadakan di Khartoum. "Para pendeta ini merasa bahwa saat
ini menjadi persiapan rohani yang sangat bagus jika akhirnya
perdamaian bisa diciptakan di negara ini. Dengan demikian akan
terbuka luas kebebasan untuk menyebarkan Injil. Salah satu hal yang
mereka katakan kepada saya adalah, mereka meminta saya untuk
menyebarkan dan mengunjungi seluruh wilayah Sudan untuk mengadakan
pertemuan-pertemuan penginjilan." Tippit mengatakan bahwa orang-
orang Kristen harus bekerja cepat begitu perdamaian itu bisa
dicapai. "Saya pernah mengalaminya di wilayah-wilayah lain, tahun
pertama dan tahun-tahun berikutnya adalah tahun-tahun dimana orang-
orang akan sangat terbuka untuk Injil. Ketika hal-hal itu terlihat,
maka saat itu jendela kesempatan untuk melakukan penginjilan terbuka
lebar."


[Sumber: Mission Network News, February 2nd, 2004]



Pokok Doa:


  1. Doakan agar proses perdamaian di Sudan bisa segera terwujud.

  2. Berdoa untuk anak-anak Tuhan yang saat ini melakukan pelayanan di
    Sudan supaya bisa menjadi duta-duta Allah yang efektif untuk ikut
    membantu terciptanya perdamaian di Sudan dan mereka jeli untuk
    melihat celah-celah yang bisa dipakai untuk memberitakan Injil.


e-JEMMi 08/2004

Kategori

  • Sudan
  • Penginjilan
  • Perdamaian
  • Perang Saudara
  • Injil
  • Sammy Tippit
  • Kegiatan penginjilan di Sudan tertunda menunggu tercapainya perdamaian setelah bertahun-tahun mengalami perang saudara.
  • Para pendeta lokal di Khartoum mengadakan konferensi sebagai persiapan rohani untuk menyebarkan Injil setelah situasi negara membaik.
  • Penting bagi umat Kristen untuk bersiap dan bekerja cepat mengambil kesempatan penginjilan begitu perdamaian tercapai, karena peluang ini bersifat sementara.
  • Adanya pokok doa yang menekankan perlunya perdamaian di Sudan dan dukungan bagi para pelayan Tuhan di sana.

Upaya penginjilan di Sudan sedang dipersiapkan oleh para pendeta setempat, namun realisasi rencana ini sangat bergantung pada tercapainya perdamaian setelah negara tersebut mengalami perang saudara selama bertahun-tahun. Melalui konferensi pendeta di Khartoum, para pendeta merasa bahwa masa ini adalah persiapan rohani yang sangat baik untuk menyebarkan Injil, dengan harapan kebebasan akan terbuka luas pasca-perdamaian. Para penginjil juga menekankan urgensi bagi umat Kristen untuk siap dan bertindak cepat memanfaatkan "jendela kesempatan" yang akan terbuka lebar begitu perdamaian benar-benar terwujud.