Pada waktu anak saya masih di sekolah dasar, kami sering berjalan-jalan bersama. Kami berjalan di antara pohon-pohon yang tinggi dan di antara bermacam-macam tanaman serta bunga di daerah yang indah tak jauh dari tempat tinggal kami. Pada suatu hari kami bercakap-cakap tentang sebuah pohon kecil di pinggir jalan. Saya menjelaskan kepadanya bahwa kita harus bangga akan pohon kecil itu. Walaupun ia tidak sebesar pohon cemara, tetapi ia sudah bertumbuh semaksimal mungkin menurut kekuatannya. Ia bertumbuh sesuai dengan sinar dan air hujan yang diserapnya.
Para bayi juga serupa dengan contoh pohon itu. Mereka bertumbuh jika ada orang yang mau menolongnya. Mereka senang sekali jika ada orang yang mau memberinya makan.
Sekarang anak saya sudah bertumbuh, menikah, dan mempunyai anak. Saya kagum menyaksikan bagaimana ia memberi makan anaknya. Pada waktu anaknya melihat makanan, kegembiraannya luar biasa. Yang kami lakukan adalah meletakkan makanan itu di tempat yang terjangkau olehnya, dan dia sendirilah mengambilnya.
Semua orang yang percaya dalam Yesus Kristus mempunyai hak untuk memperoleh pemeliharaan dan pertumbuhan. Setiap orang Kristen baru, diharapkan menumbuhkan kemampuannya secara penuh bagi Allah. Dan kebanyakan dari mereka akan bertumbuh demikian. Jika ada seseorang yang memberikan makanan di tempat yang terjangkau olehnya; jika ada seseorang yang cukup mau memperlihatkannya dan sedikit menderita, sedikit berkorban, dan banyak berdoa untuk dia.
Dalam buku ini kita akan melihat proses pertumbuhan dalam diri seorang Kristen, dari saat orang itu datang kepada Kristus sampai orang itu menjadi murid dan kemudian menjadi seorang pembina murid. Kita akan memeriksa pemeliharaan dan bimbingan apakah yang diperlukan untuk mengembangkan seorang pekerja yang memenuhi syarat rohani di dalam gereja Yesus Kristus.
Konsep-konsep yang akan kami kemukakan dan periksa tidak akan menghasilkan pertumbuhan cepat atau kematangan yang segera. Pertumbuhan yang sungguh-sungguh membutuhkan air mata dan kasih dan kesabaran. Seorang pemimpin memerlukan iman untuk melihat orang-orang lain menjadi seperti yang diharapkan dan diinginkan Allah. Untuk menolong mereka sampai pada tujuan itu ada juga pengetahuan yang diperlukan.
Buku ini tidak merupakan buku yang sempurna berkenaan dengan proses melatih. Buku ini juga tidak mengandung seluruh jawaban dari persoalan pertumbuhan rohani. Buku ini mencoba menyediakan keterangan untuk menolong para pemimpin Kristen menguatkan suatu bagian dari keseluruhan rangkaian mata rantai pelayanan mereka bagi Kristus. Buku ini tidak juga merupakan semua mata rantai itu. Buku ini hanya berkenaan dengan satu mata rantai; bagaimana melatih pekerja-pekerja Kristen yang kerohaniannya memenuhi syarat bagi Kristus.
Buku ini didasarkan pada penyelidikan Firman Allah dan pengalaman banyak orang yang mengabdikan dirinya untuk menjadikan murid dan menolong menghasilkan pekerja-pekerja demi Kristus. Buku ini diterbitkan dengan doa kiranya Roh Kudus akan memakainya untuk menguatkan kelemahan di sana sini, yaitu menolong orang-orang Kristen agar menjadi alat yang lebih efektif dalam pelayanannya bagi Tuhan.
Kategori
- Printer-friendly version
- Log in to post comments
- Pertumbuhan Rohani
- Pembinaan Rohani (Discipleship)
- Kepemimpinan Kristen
- Pelayanan
- Mentor
- Pertumbuhan rohani adalah hak dan tanggung jawab bagi setiap orang percaya, mirip dengan pertumbuhan tanaman atau anak.
- Proses pertumbuhan rohani memerlukan pemeliharaan, bimbingan, pengajaran, dan pengorbanan dari para pemimpin atau mentor.
- Fokus utama buku ini adalah menjelaskan tahapan dan metode melatih pekerja rohani yang memenuhi syarat dalam gereja Yesus Kristus (discipleship/mentoring).
- Kedewasaan rohani sejati bersifat bertahap, membutuhkan kesabaran, air mata, dan kasih, bukan perubahan yang instan.
Naskah ini menggunakan perumpamaan alam, seperti pertumbuhan pohon kecil dan pemberian makan pada anak, untuk menggambarkan bahwa pertumbuhan rohani setiap orang Kristen adalah proses yang alami dan harus dipelihara. Menurut penulis, setiap orang yang percaya kepada Yesus Kristus berhak dan diharapkan untuk bertumbuh dan mengembangkan kemampuan rohani mereka secara penuh. Buku ini secara spesifik membahas bagaimana proses pembinaan dan bimbingan seorang pemimpin dapat dilakukan untuk melatih pekerja-pekerja Kristen agar memiliki kualifikasi rohani yang memenuhi standar Kristus. Penulis menekankan bahwa pertumbuhan rohani yang sejati bukanlah sesuatu yang cepat, melainkan membutuhkan kasih, kesabaran, air mata, dan komitmen yang berkelanjutan dari semua pihak yang terlibat dalam pelayanan.