Sebuah pelayanan Kristen di Pakistan telah merintis lebih dari 2.000 gereja sejak tahun 1974 -- rata-rata sekitar 70 gereja dirintis setiap tahunnya -- dan kecepatan langkah pelayanan ini terus berlanjut. William Johnson, seorang penduduk asli Pakistan, telah memulai Pakistan Gospel Assemblies tahun 1974. Pada tahun 1990, dia bertanggung jawab karena telah merintis 325 gereja. Tahun berikutnya, Allah memberinya visi untuk menjangkau 50.000 komunitas yang belum memiliki kesaksian Injil.
Sejak itu, Johnson dan beberapa pekerja telah merintis 2.000 gereja dengan total jemaat sebanyak 100.000 orang. Sebagian besar gereja mengadakan kebaktiannya di rumah-rumah atau menyewa tempat. Tim misionaris Pakistan merencanakan untuk merintis 500 gereja perumahan lagi sampai akhir tahun ini. Tahun 1997, Johnson juga merintis lembaga pelayanan kemanusiaan untuk para pengungsi, yatim piatu, dan para korban bencana alam/penganiayaan. Pelayanan ini juga bekerja sama dengan proyek-proyek pengembangan sosial bagi pendidikan anak, perawatan kesehatan dan pelayanan medis keliling bagi orang-orang miskin dan tuna wisma. Baru-baru ini, pelayanan kemanusiaan membawakan bantuan untuk para pengungsi Afganistan di Pakistan; menyediakan makanan, selimut untuk 1000 keluarga di Shilman Afghan Refugee Camp pada bulan Januari dan untuk 2000 keluarga pengungsi di Akora Khattak pada bulan Mei.
Sumber: Christian Aid Mission, June 21, 2002
- Bersyukur untuk pelayanan dan perintisan gereja yang telah dilakukan William Johnson dan timnya untuk melayani kebutuhan rohani orang-orang di Pakistan.
- Doakan agar melalui pelayanan-pelayanan kemanusiaan banyak penduduk Pakistan dan para pengungsi dapat mengenal kasih Yesus.
Sekitar 50 wanita bergabung dalam kampanye musim panas yang dilakukan Operation Mobilization di Pakistan. Sesudah mengikuti pelatihan, para wanita itu dibagi menjadi beberapa tim kecil yang melayani di 14 kota yang berbeda. Beberapa diantara tim tersebut melihat buah-buah yang nyata saat sejumlah wanita dan anak-anak mereka memberikan respon terhadap Injil. Di Islamabad, satu tim mensharingkan tentang Yesus dalam sebuah pertemuan wanita dan ada 13 orang yang membuka hatinya untuk menerima Yesus.
Sumber: Mission Network News, August 1st, 2002
- Doakan agar para petobat baru tersebut dapat dimuridkan dan semakin mengenal Yesus secara pribadi.
- Berdoa untuk Operation Mobilization dan semua tim-nya yang melayani di Pakistan dan sekitarnya supaya Allah senantiasa menyertai setiap aktivitas yang mereka lakukan.
Lima orang Kristen yang di putus bersalah oleh pengadilan karena dituduh mengebom sebuah masjid di Chichawatni, Pakistan, telah dibebaskan setelah 12 hari mendekam di penjara. Polisi dan para pemimpin Islam menyatakan bahwa keputusan tersebut salah. "Seluruh masyarakat Kristen bersatu di dalam doa dan perbuatan", kata Uskup Katolik John Joseb. "Tak seorangpun bertanya apakah orang yang dipenjarakan tersebut orang Katolik, Presbiterian, atau
anggota Bala Keselamatan, namun keputusan yang salah dan pembebasan kelima orang Kristen tersebut mendorong umat Kristen di sana untuk menyelenggarakan ibadah ucapan syukur antar denominasi pada tanggal 25 Januari di Chichawatni.
Sumber : Barbara B. Baker
Kategori
- Printer-friendly version
- Log in to post comments
- Pakistan
- Pelayanan Kristen
- Perintisan Gereja
- Bantuan Kemanusiaan
- Pengungsi
- William Johnson
- Misionaris
- Keberhasilan dan kecepatan pelayanan perintisan gereja yang dilakukan di Pakistan, dipimpin oleh William Johnson, dengan pendirian ribuan gereja.
- Fokus pelayanan yang komprehensif, mencakup dimensi rohani (injil), kemanusiaan (bantuan pengungsi dan korban bencana), serta pembangunan sosial (pendidikan dan kesehatan).
- Aktivitas pelayanan lokal terus dilakukan melalui kampanye-kampanye misionaris yang efektif, berhasil mencapai konversi dan pemuridan baru.
- Adanya upaya dukungan dan solidaritas antar-denominasi Kristen di Pakistan, ditunjukkan melalui respon positif terhadap pembebasan lima warga Kristen yang sebelumnya ditahan atas tuduhan kriminal.
Pelayanan Kristen di Pakistan menunjukkan pertumbuhan yang signifikan dan berkelanjutan, dengan William Johnson memimpin perintisan lebih dari 2.000 gereja sejak tahun 1974, menjangkau total 100.000 jemaat. Selain fokus pada pelayanan rohani, para misionaris juga aktif dalam bantuan kemanusiaan dan pengembangan sosial, termasuk memberikan bantuan bagi pengungsi (seperti pengungsi Afghanistan), serta menyediakan program pendidikan, kesehatan, dan medis keliling. Selain itu, berbagai kampanye misionaris lokal berhasil mencapai respon Injil yang nyata, sekaligus menunjukkan ketahanan iman komunitas Kristen, terbukti dari pembebasan lima orang Kristen yang sebelumnya ditahan atas tuduhan yang meragukan.