Para misionaris di Liberia, Afrika Barat, baru-baru ini mengadakan persekutuan revival yang menuntun banyak orang untuk menerima keselamatan dan menghancurkan banyak dewa dan jimat-jimat dari tukang sihir. Di sebuah desa, sekitar 27 orang menerima Kristus dan dibaptis.
Dua diantara 27 petobat baru tersebut adalah sesepuh wanita yang terlibat dalam dunia sihir. Kedua wanita itu menggunakan
ilmu 'voodoo' untuk membunuh beberapa wanita muda dan anak-anak di desa mereka. Setelah kedua sesepuh wanita itu menerima Yesus, mereka membawa semua jimatnya. Para misionaris membakarnya di hadapan semua penduduk desa. "Kuasa Allah tercurah dan penduduk desa menaikkan pujian kepada Allah." Pelayanan perintisan gereja dan penginjilan di Liberia terus berlanjut. Di akhir tiga bulan pertama pelayanan mereka ada sekitar 431 penduduk menerima Kristus. Mereka juga mendirikan tiga gereja desa dan memberitakan Injil di 49 pos PI.
Para misionaris terus mendistribusikan literatur Kristen dan
mengadakan persekutuan doa penginjilan untuk menarik penduduk Afrika kepada Allah.
Sumber: What In The World, June 30, 2003
- Naikkan syukur atas ratusan petobat baru yang tinggal di wilayah Liberia. Doakan pertumbuhan iman dan proses follow-upnya. Doakan khususnya untuk para misionaris yang mendampingi para petobat baru itu.
- Berdoa juga untuk tiga gereja lokal dan 49 pos PI yang ada di Liberia agar bisa menolong proses pendewasaan iman bagi para petobat baru di wilayah tersebut.
Kategori
- Printer-friendly version
- Log in to post comments
- Liberia
- Misionaris Kristen
- Evangelisasi
- Kebangunan Rohani
- Konversi Iman
- Dilakukan kegiatan kebangunan rohani di Liberia yang berhasil membimbing banyak orang untuk menerima Kristus dan menolak praktik sihir serta jimat-jimat dewa-dewi lama.
- Pelayanan tersebut mencapai hasil yang signifikan, dengan total sekitar 431 penduduk yang menerima Kristus dalam tiga bulan pertama.
- Infrastruktur gerejawi diperkuat dengan didirikannya tiga gereja desa dan berdirinya 49 pos PI untuk menunjang kegiatan penginjilan.
- Misi Kristen terus berlanjut melalui pendistribusian literatur, persekutuan doa penginjilan, dan fokus pada proses tindak lanjut (follow-up) untuk petobat baru.
Pelayanan misionaris di Liberia pada tahun 2003 menghadapi kegiatan penginjilan dan kebangunan rohani yang sangat signifikan. Melalui persekutuan revival, banyak penduduk Liberia meninggalkan praktik sihir dan dewa-dewa tradisional untuk menerima keselamatan Kristus. Keberhasilan pelayanan ini ditandai dengan ratusan petobat baru—sejumlah 431 orang dalam tiga bulan—serta pendirian tiga gereja desa dan 49 pos PI. Para misionaris terus melanjutkan pekerjaan ini dengan mendistribusikan literatur Kristen dan mengadakan pertemuan doa, sambil memohon doa untuk pertumbuhan iman dan pendewasaan rohani jemaat lokal.