Benua Australia
Doa bagi negara-negara di seluruh Benua Australia
- Read more about Benua Australia
- Log in to post comments
Doa bagi negara-negara di Benua Australia
Doa bagi negara-negara di seluruh Benua Australia
Situasi di Fiji masih kacau setelah adanya kudeta pada bulan Desember yang lalu.
Pada awal bulan Januari, Komodor Frank Bainimarama diangkat menjadi pemimpin Fiji, setelah berhasil merebut kekuasaan negara tersebut dengan angkatan bersenjatanya.
Pasangan suami istri yang telah percaya kepada Kristus berkomitmen melakukan pelayanan di Fiji. Dengan jalan kaki, mereka berdua mengunjungi Fiji, dari desa ke desa untuk memberitakan Injil. Sebagai hadiah bagi pelayanan dan kesetiaan mereka, Allah memberikan tuaian besar dimana ada 52.000 orang memberikan respon terhadap Injil yang diberitakan dan ada 2000 lebih persekutuan Kristen yang muncul tersebar di berbagai penjuru pulau Fiji.
[Sumber: E-vangelism Update, September 2004]
Pokok Doa:
Berdoa untuk buah pelayanan pasangan suami istri tersebut agar Allah menumbuhkan orang-orang lain dari Fiji yang juga bersedia diutus untuk memberitakan Injil kemana pun Tuhan kehendaki.
Bersyukur untuk 52.000 orang yang telah mengambil keputusan untuk mengikut Yesus. Doakan juga agar Tuhan senantiasa menumbuhkan iman mereka.
Pemerintah Australia bergabung dengan World Vision untuk mengirimkan bantuan ke Sudan. Krisis kemanusiaan di Sudan sangat memprihatinkan, banyak bantuan dibutuhkan untuk menolong para pengungsi. Sebagai respon, program bantuan dari pemerintah Australia telah memberikan dana sebesar 600 ribu dollar kepada World Vision guna membantu pelayanan untuk mengatasi penyakit dan memenuhi kebutuhan sehari- hari di Darfur, Sudan. Minimnya akses ke bahan pangan, tempat tinggal, kesehatan, air, dan sanitasi merupakan permasalahan utama yang mengancam pertahanan dari para pengungsi yang tidak punya tempat tinggal tersebut. Ketika tim World Vision bekerja untuk memenuhi kebutuhan tersebut, maka bantuan-bantuan tersebut merupakan perwujudan dari kasih Kristus.
Sumber: Mission Network News, September 7th 2004