Gaza Tahun 2008

Hubungan antara Hamas dan orang Kristen di Jalur Gaza memburuk. Pertama, pemilik toko buku Kristen dibunuh dengan brutal. Lalu, ada isu bahwa seorang militan Hamas terkait dengan peristiwa itu. Kini, ada laporan yang mengindikasikan bahwa orang Kristen dipaksa untuk mendukung pidato penyebaran agama mayoritas. Terry Ascott dari stasiun TV SAT-7 mengatakan bahwa orang-orang percaya merasa seperti terkepung. "Doakan pemimpin dan semua staf Bible Society di seluruh wilayah Palestina, sehingga mereka tidak menjadi kecil hati karena hal tersebut. Doakan agar Sabda Allah terus tersedia di seluruh wilayah Palestina. Kami memiliki relasi yang sangat kuat dengan Bible Society, dan kami ingin membantu apa yang mereka lakukan dengan menyiarkan Injil di televisi." Ascott mengatakan pula bahwa hal itu juga akan menyebabkan munculnya gangguan dalam pelayanan. "Pembunuhan pemilik toko buku yang memiliki hubungan dengan Bible Society sebenarnya telah menyebabkan dievakuasinya seluruh staf toko itu dari Gaza. Hanya ada satu orang yang belum menerima izin dari pemerintahan Israel untuk keluar dari Jalur Gaza."

Diterjemahkan dari : Mission News, Desember 2007
Kisah selengkapnya : http://www.MNNonline.org/article/10572

Pokok Doa

  • Doakan orang-orang Kristen di Gaza, termasuk staf toko buku Kristen yang mengalami tekanan dan ancaman dari pihak agama mayoritas, agar iman mereka tidak goyah di tengah situasi yang tidak menguntungkan ini. Doakan agar Tuhan menguatkan iman mereka.

  • Peristiwa pembunuhan yang terjadi kiranya tidak mengecilkan hati pemimpin dan semua staf Bible Society di seluruh wilayah Palestina. Doakan agar Sabda Allah dapat terus tersedia di seluruh wilayah Palestina.

e-JEMMi 5/2008

Kategori

Kolom Publikasi

  • Gaza
  • Hamas
  • Komunitas Kristen
  • Bible Society
  • Tekanan Keagamaan
  • Konflik Palestina
  • Hubungan antara Hamas dan orang Kristen di Gaza mengalami penurunan dan perburukan pada tahun 2008.
  • Terjadi insiden kekerasan, seperti pembunuhan brutal seorang pemilik toko buku Kristen, yang memperburuk situasi di lapangan.
  • Komunitas Kristen dilaporkan berada di bawah tekanan, termasuk paksaan untuk mendukung pidato yang disebarkan oleh agama mayoritas.
  • Peristiwa-peristiwa tersebut menyebabkan evakuasi staf toko buku Kristen dari Gaza, menandakan dampak tekanan agama yang besar.
  • Laporan ini menekankan pentingnya doa bagi orang Kristen di Gaza, serta kelangsungan pelayanan Bible Society di seluruh wilayah Palestina.

Pada tahun 2008, hubungan antara Hamas dan komunitas Kristen di Jalur Gaza memburuk secara signifikan. Ketegangan ini diperparah oleh insiden kekerasan, termasuk pembunuhan brutal terhadap pemilik toko buku Kristen, yang diduga terkait dengan militan Hamas. Komunitas Kristen dilaporkan merasa terkepung dan menghadapi tekanan untuk mendukung pidato yang disebarkan oleh agama mayoritas. Situasi yang mengkhawatirkan ini menyebabkan evakuasi staf toko buku Kristen dari Gaza, menyoroti kesulitan rohani dan fisik yang dihadapi umat Kristen di tengah konflik tersebut.