Direktur EHC Edoh Fiozandji telah mengidentifikasi kelompok-kelompok
suku terabaikan di Benin dan merekrut 12 misionaris pionir untuk
melakukan perintisan Injil di 12 kelompok suku terabaikan. Komitmen
mereka adalah melayani dengan segenap hati dan jiwa raga mereka.
Para misionaris yang telah menikah mengajak istri dan anak-anaknya
untuk tinggal bersama kelompok suku yang dipilihnya. Misionaris
pionir SY, bersama istri dan keempat anaknya, memberitakan Injil
kepada 1515 keluarga yang tinggal di N'ganganba. Dari respon yang
diterimanya, SY telah merintis 3 kelompok persekutuan yang
beranggotakan 140 orang. Sementara itu, misionaris pionir LK baru
saja memulai pelayanannya di wilayah suku Aizo. Sesudah mengunjungi
310 keluarga, LK telah memenangkan 30 orang suku Aizo dan merintis
kelompok-kelompok persekutuan Kristen di tiga desa. Pekerja EHC
lainnya, HN, tinggal dan memberitakan Injil kepada suku Berba. Semua
penduduk menyambut kedatangannya. Seorang penduduknya berkata,
"Tidak ada seorang pun pendeta yang pernah menjejakkan kakinya di
desa ini sebelumnya." Sekarang penduduk Berba yang sudah percaya
kepada Kristus tergabung dalam tiga kelompok persekutuan dimana
mereka bisa bersama-sama menyembah Allah.
Sumber: (F)ACTS of the Apostle, February 2003
- SY minta dukungan doa supaya kepala suku N'ganganba menerima Yesus
dan menjadikan Yesus sebagai Raja dalam hidupnya. - Doakan pelayan LK dan HN di wilayah mereka masing-masing dalam
membimbing para petobat baru dan kelompok-kelompok persekutuan.
Berdoa supaya para petobat baru itu bisa menjadi saksi-saksi yang
efektif bagi suku mereka masing-masing.
Kategori
- Printer-friendly version
- Log in to post comments
- Benin 2003
- Misionaris Pionir
- Suku Terabaikan
- Perintisan Injil
- Kelompok Persekutuan
- EHC
- EHC memulai misi perintisan Injil di Benin dengan menargetkan 12 kelompok suku terabaikan melalui 12 misionaris pionir.
- Misionaris menunjukkan komitmen mendalam dengan menetap bersama suku-suku yang dilayani, termasuk membawa istri dan anak-anak mereka.
- Pelayanan berhasil mencapai dampak signifikan, seperti pendirian kelompok persekutuan di N'ganganba (oleh SY), Aizo (oleh LK), dan Berba (oleh HN).
- Terdapat tiga permintaan doa utama: agar kepala suku N'ganganba menerima Kristus, agar LK dan HN didukung dalam membimbing petobat baru, dan agar semua petobat dapat menjadi saksi yang efektif.
Pada tahun 2003 di Benin, Direktur EHC, Edoh Fiozandji, telah meluncurkan misi perintisan Injil di 12 kelompok suku terabaikan dengan merekrut 12 misionaris pionir. Para misionaris ini berdedikasi untuk melayani dengan sepenuh hati, bahkan tinggal bersama keluarga suku yang menjadi fokus pelayanan. Melalui upaya ini, misionaris seperti SY, LK, dan HN menunjukkan keberhasilan yang signifikan; SY berhasil merintis tiga kelompok persekutuan di N'ganganba, LK memenangkan jiwa dan mendirikan kelompok persekutuan di Aizo, sementara HN dengan sukses memberitakan Injil kepada suku Berba yang sebelumnya belum pernah dijamah pendeta. Hasil dari pelayanan ini adalah terbentuknya kelompok persekutuan Kristen yang membutuhkan dukungan doa agar para pemimpin suku dapat menerima Yesus, serta para petobat baru dapat menjadi saksi yang efektif.