Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs e-MISI

Loading

You are heree-JEMMi No.09 Vol.15/2012 / Profil Suku: Batin, Indonesia

Profil Suku: Batin, Indonesia


Pendahuluan/Sejarah

Orang-orang Batin menghuni sebagian dari pedalaman provinsi Jambi. Rumah panggung mereka, masyarakat pedesaan, dan kota-kota berwilayah kecil dari Bangko, Tabir, Jangkat, Sungai Manau, Muara Bungo, dan Rantau Pandan terletak di kabupaten Sarolangun Bangko dan Bungo Tebo. Wilayah ini berbatasan dengan salah satu bagian penting paling berbahaya dari pegunungan Bukit Barisan yang tidak rata. Suhu udara di bukit-bukit bagian barat sejuk, tetapi di lembah-lembah hingga ke timur suhunya lembab dan panas. Tiga aliran sungai memberi persediaan air bagi perkumpulan antardesa, yaitu Sungai Batang Merangin, Batang Bungi, dan Batang Masumai. Di samping suku Batin, wilayah ini dihuni oleh orang-orang Kubu, Jambi, dan Kerinci. Menurut dongeng mereka, nenek moyang orang Batin adalah orang-orang Kerinci yang pindah dari kaki Gunung Kerinci. Bahasa Batin adalah cabang dari rumpun bahasa Melayu dan sangat mirip dengan bahasa Jambi.

Seperti apa kehidupan mereka?

Orang-orang Batin suka berpindah dari satu tempat ke tempat lain dan mereka menghargai gotong-royong. Sikap gotong-royong ini sering kali terlihat dalam hubungan antara dua desa, seperti khususnya hubungan antara kepala desa. Mata pencaharian utama bagi orang-orang Batin meliputi pertanian, pekerjaan perkebunan, mengumpulkan hasil hutan, mendulang emas, dan menangkap ikan. Ladang-ladang mereka disebut "umo talang", dan mereka menanam padi, karet, kopi, dan hasil bumi lainnya. Budaya Batin jelas merupakan campuran elemen-elemen dari budaya Minangkabau dan Jambi. Seperti Minangkabau, sistem kekeluargaan dari orang-orang Batin adalah dari sisi ibu (matrilineal). Tetapi laki-laki masih memiliki peran sebagai kepala keluarga. Sebagai tambahan terhadap sistem sekolah umum, ada juga sekolah-sekolah agama Islam khusus (madrasah). Setiap keluarga besar (piak) dipimpin oleh seorang tua (ninik mamak). Beberapa ninik mamak di dalam sebuah dusun memilih seorang pemimpin yang disebut Rio. Dalam setiap keluarga, persiapan untuk membangun sebuah rumah baru dimulai saat kelahiran seorang anak perempuan. Rumah ini biasanya dibangun dengan struktur 9x12 meter, lengkap dengan ruang penyimpanan hasil panen dan sebuah tempat untuk pusaka keluarga. Rumah-rumah sering kali dihiasi dengan ukiran-ukiran bercorak tumbuhan dan hewan. Rumah-rumah adat seperti ini biasanya disebut dengan istilah Kajang Lako.

Apa keyakinan mereka?

Hampir semua orang Batin memeluk Islam. Meskipun hal tersebut benar, masih ada kepercayaan pada animisme kuno, kekuatan sihir, dan berhala. Wilayah dari Negeri Serampas, misalnya, dikenal memiliki penduduk yang memiliki kekuatan sihir. Di sini ditemukan kuburan-kuburan keramat dari dua tokoh legendaris yang disebut Si Empat Mata dan Si Pahit Lidah. Diyakini bahwa kedua wanita legendaris ini mewariskan karakter sihir atau supranatural mereka kepada orang-orang Batin.

Apa kebutuhan mereka? Sebagian besar orang-orang Batin hidup dengan pertanian "babat dan bakar" yang suka berpindah. Wilayah mereka terbatas dalam pencahayaan matahari yang menyebabkan hasil yang rendah. Karena faktor-faktor ini, ada suatu kebutuhan untuk pengetahuan dan keahlian yang sudah maju untuk mengembangkan suatu sistem pertanian yang lebih baik. Mereka membutuhkan air yang bersih dan layak, transportasi darat yang ekonomis. Masih banyak ketergantungan pada air sungai untuk air minum karena perusahaan air minum belum mencapai wilayah seluruhnya. Sungai tersebut menjadi sarana penting dari transportasi. Kondisi-kondisi jalan darat masih buruk dan mahal. (t/Anna)

Pokok doa:

  1. Doakan kebutuhan pengembangan pengetahuan dan keahlian pertanian untuk mengembangkan sistem pertanian yang lebih baik dalam masyarakat Batin.
  2. Doakan agar pemerintah memberikan perhatian terhadap kebutuhan suku Batin akan air bersih dan transportasi darat yang ekonomis.
  3. Doakan agar Tuhan bekerja di tengah-tengah suku Batin untuk mematahkan kuasa okultisme yang membelenggu mereka.
  4. Doakan agar suku Batin mau membuka diri terhadap Injil Yesus Kristus dan ada lebih banyak lagi orang yang terbeban untuk menjangkau mereka.
  5. Doakan para pekerja misi yang sedang bekerja di tengah-tengah suku Batin, agar Tuhan memberikan hikmat dalam pelayanan mereka.

Diterjemahkan dari:

Nama situs : Joshua Project
Alamat URL : http://joshuaproject.net/people-profile.php?rog3=ID&peo3=15110
Judul asli artikel : Batin of Indonesia
Penulis : Tidak dicantumkan
Tanggal akses : 24 Januari 2011

e-JEMMi 09/2012