Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs e-MISI

Loading

You are heree-JEMMI No.21 Vol.04/2001 / Pakistan (Republik Islam Pakistan)

Pakistan (Republik Islam Pakistan)


Luas: 880.000 km2, termasuk 83.700 km2 dari sepertiga Kashmir yang dikuasai oleh Pakistan.

Jumlah Penduduk (1995): 141.599.000

Suku bangsa: Lebih dari 170 kelompok suku, enam kelompok bahasa yang utama dan banyak dialek.

Bebas buta huruf: 26 persen.

Bahasa nasional: Bahasa Urdu, yang makin luas digunakan oleh semua orang. Jumlah bahasa 68.

Ibu kota: Islamabad

Ekonomi

Sebagian besar tanah pertanian dan perdagangan dikuasai oleh beberapa keluarga kaya. Kemajuan ekonomi dihalangi oleh beberapa sebab, diantaranya: pertumbuhan penduduk yang tidak terkendali, kurangnya air dan tanah, 40 persen pendapatan pemerintah digunakan untuk militer, dampak dari perang dan pengungsi Afghanistan, dan korupsi yang luar biasa yang mempengaruhi seluruh dunia (jatuhnya BCCI bank). Pelaksanaan kebijakan Islamisasi dapat membawa negara kepada kehancuran ekonomi. Pengangguran secara resmi diberitakan 3 persen, tetapi keadaan sebenarnya hampir 40 persen.

Politik

Merdeka dari Inggris dengan pembagian India pada tahun 1947, tetapi kurang stabil sejak tahun itu. Telah terjadi tiga kali perang dengan India dan perganti-gantian pemerintahan yang tidak layak antara pemerintah sipil dan rezim militer yang otokrasi. Penolakan terhadap pemerintah Benazir Bhutto yang diikuti oleh pemilu yang curang telah meningkatkan kuasa kelompok-kelompok Islam ekstremis. Sejak tahun 1979, perang di Afghanistan, gelombang pengungsi, dan pertumbuhan gerakan gerilya Islam bersenjata telah meningkatkan ketidak-stabilan negara, menghambat perkembangan ekonomi, dan mempengaruhi seluruh kawasan.

Pokok Doa:

  1. Pakistan menghadapi banyak masalah yang menakutkan. Pertikaian, korupsi, dan ketidakmampuan untuk menangani dengan baik masalah sosial, ekonomi, dan lingkungan telah menghambat pemerintah yang baru terpilih dan yang mendahuluinya. Doakan agar ada kerinduan akan kebenaran dan keterbukaan terhadap Injil, sehingga banyak orang dapat menjadi murid Tuhan Yesus dan gereja dibangunkan.

  2. Islamisasi membawa kesulitan bagi kelompok minoritas, dan hak-hak undang-undang dasar mereka sedang dikurangi. Pelaksanaan hukum syariah dengan hukuman wajib mati karena "tidak menghormati nabi" telah menjadi sarana bagi kaum Islam untuk memberikan tuduhan palsu terhadap orang Kristen. Beberapa telah mati syahid dan sejumlah yang lain dipenjarakan sebagai akibatnya. Doakan agar hak-hak manusia yang dasar tetap terjamin bagi semua orang di Pakistan tanpa memandang agama, jenis kelamin atau status.

  3. Pelayanan bantuan Kristen
    1. Penyediaan literatur. Doakan visi pelayanan para penulis yang bergerak dalam penyediaan bahan-bahan Literatur Kristen.

    2. Penyebaran literatur. Lembaga Alkitab di Pakistan memiliki jaringan percetakan, penerjemahan, dan penyebaran Alkitab yang penting. CLC memiliki sebuah toko buku dan melakukan penginjilan melalui literatur di Karachi. Team OM telah membagikan jutaan traktat dan buku di seluruh negeri. Meskipun angka bebas buta huruf masih rendah, namun minat membaca adalah tinggi -- doakan agar hati para pembaca dijamah oleh Roh Kudus.

    3. Penerjemahan Alkitab. Ini merupakan tantangan besar karena hanya ada 9 bahasa suku yang memiliki PB. Tim penerjemah sedang bekerja untuk 18 bahasa, 3 bahasa lagi memerlukan revisi yang luas (bahasa Baloch dan bahasa Pushtu sebagai kunci). Penelitian menyatakan bahwa masih diperlukan 38 bahasa lagi. Kitab-kitab PB dalam bahasa Hindku diterbitkan tahun 1990 (TEAM). Doakan agar orang-orang asing dan lokal diperlengkapi untuk pelayanan penerjemahan ini.

    4. Kursus Alkitab Tertulis. Ini merupakan sarana yang berguna untuk mengajar orang Kristen dan non-Kristen. Doakan Sekolah Alkitab Tertulis Pakistan yang bersifat antar-misi -- dengan lima pusat daerah dan 40 tenaga tetap dengan 9.000-10.000 mahasiswa yang mengikutinya secara aktif. Doakan juga kursus-kursus yang dilaksanakan oleh Misi Pentakosta Swedia. Doakan para staf dan mahasiswa, agar ada buah-buah yang kekal.

    5. Film Yesus telah digunakan, baik dalam kaset video maupun film 16 mm dalam bahasa Urdu dan Pushtu. Orang Islam yang fanatik serta kurangnya kerjasama dan dukungan dari gereja atau lembaga membatasi pemakaiannya secara luas. Doakan keamanan dan kebebasan untuk memutar film ini dan usaha membagikan kaset video secara luas.

    6. Radio. Kurangnya orang Kristen dan gereja di antara suku-suku besar telah membatasi perkembangan acara harian yang memadai. FEBA menyiarkan siaran dalam bahasa Urdu (6 jam per minggu), bahasa Panjabi (2), bahasa Pusthu (1,5), bahasa Sindhi (1,2), bahasa Hindko (0,4), dan bahasa Siraiki (0,2). TWR-Swaziland juga mencakup bhs. Urdu (2-3 jam per minggu). Doakan agar kerjasama untuk "Dunia di Tahun 2000" di antara TWR, FEBA, FEBC, dan HCJB akan mengembangkan siaran-siaran ini lebih lanjut dan akan menghasilkan juga siaran dalam bahasa Baloch dan Brahu.

Bahan diringkas dari sumber:

Judul buku : Doakanlah Asia!
Penulis : Patrick Johnstone
Penerbit : Yakin dan WEC, 1995; WEC International, 2001
Alamat URL : http://www.operationworld.org/

CD-ROM SABDA [Nomor Topik: 18954]

e-JEMMi 21/2001