Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs e-MISI

Loading

You are heree-JEMMi No. 04 Vol.18/2015 / Kerinduan Pelayanan Misi

Kerinduan Pelayanan Misi


Ditulis oleh Ayub

Satu hal yang begitu saya sadari dan terus ingin saya sadari, bahkan saya pergumulkan dengan porsi yang banyak adalah panggilan Allah kepada saya sebagai orang percaya untuk membawa berita Injil kepada jiwa-jiwa atau ke dalam lingkup yang lebih besar lagi, yaitu bangsa-bangsa. Saya belajar jika Injil sesegera mungkin harus disampaikan karena sifatnya yang urgent, Injil adalah kabar baik yang diperlukan untuk semua orang. Hari ini, saya melihat fakta jika banyak gereja mulai tidak peduli dan memalingkan muka dari misi Allah ini. Namun, Injil harus segera diberitakan sejauh mungkin yang bisa kita jangkau.

Sebenarnya, saya masih mengalami kegelisahan yang cukup besar dalam benak saya, "Apa yang Allah kehendaki untuk saya kerjakan sekarang?" saya terus bergumul mengenai panggilan saya untuk melayani jiwa-jiwa. Bagian apa yang Allah inginkan untuk saya kerjakan? Saya mempunyai kerinduan untuk berkunjung ke suatu daerah yang berada di pelosok-pelosok, tinggal bersama mereka untuk beberapa waktu, mengajar anak-anak, dan membagikan Kristus kepada mereka. Apakah mungkin saya nanti akan menjadi utusan misi? Yang pasti, saya menangkap beban yang telah Allah taruh dalam hidup saya saat ini, sempat ada ketakutan memang jika memang benar saya terpanggil untuk menjadi seorang utusan misi karena mendengar beberapa misionaris harus melakukan pengorbanan yang besar, diabaikan gereja, tidak mendapat dukungan keluarga, dan lain sebagainya. Namun, saya tetap berdoa dan ingin sungguh-sungguh meminta hati yang mengasihi jiwa-jiwa yang belum mengenal Injil, percuma jika saya telah mendengar Injil dan beroleh hidup, tetapi saya tidak memiliki hati untuk membagikan hidup itu sendiri.

Kepada Pembaca:

Apakah Allah juga menempatkan kerinduan tersebut dalam hati Anda masing-masing? Apakah Anda juga rindu untuk membagikan Injil bagi mereka, bangsa-bangsa yang belum mendengar Injil? Mari kita bangkit untuk bermisi karena misi adalah hati Allah. Silakan kirimkan sharing Anda mengenai kerinduan bermisi dalam hati Anda ke alamat redaksi di < jemmi(at)sabda.org >.