Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs e-MISI

Loading

You are hereEropa

Eropa


Ada gerakan doa syafaat dari "Gerakan Ethnˆ ke Ethnˆ" buat suku-suku terabaikan di kota Berlin/Jerman pada bulan April 2010. Info: asianrd(at)sr21.com -- www.ethne.net

Jerman

Jerman (81,9 juta), Ibu kota Berlin (3,4 juta), agama: Kristen 33%, Katolik 33%, tanpa agama 28%. Diperkirakan di Jerman hidup 4 juta orang beragama Islam, biasanya imigran dari Afrika dan Asia. Di Jerman tinggal 6,7 juta orang dengan paspor luar negeri, 25% dari Turki, 8% dari Italia. Sepuluh tahun yang lalu hanya sedikit mesjid di Jerman, sekarang ini jumlah sudah menjadi 164 buah, 200 pembangunan mesjid dalam perencanaan atau sedang dibangun. Kel. Pdt. SO menggembalakan di GMI Frankfurt < www.gereja-misi-indonesia.org>dan Satelit, serta Pos-Pos Misi GMI di 9 kota lainnya (Mannheim; Stuttgart; Nrnberg; Braunschweig; Hannover; K”ln-Bonn; Maastricht-NL; Eindhoven-NL).

Inggris

Inggris (60 juta), Ibu Kota London, agama: Kristen 57%, Katolik 10%, Islam 2%, Hindu 1%, Sikh 0,6%. Di Irlandia Utara hidup bekerja beberapa ribu orang yang berasal Timor Leste, tetapi mereka berpaspor Portugal. Bapak dan Ibu PT (Indonesia), berbeban untuk memberitakan Injil di antara mereka. Sampai kini masih sulit untuk mengurus satu visa untuk menetap di Irlandia Utara.

Moldavia

Moldavia (3.8 juta,), Ibu kota Chisinau (0,6 juta), agama: Ortodoks 70,4%, Katolik 5,8%, Kristen 3,2%. Bapak BL. dan Ibu L (OM. Indonesia) bertanggung jawab di bagian keuangan dan IT di OM Moldavia. Sejak bulan Maret diadakan kursus "Challenge into Mission" -- satu latihan untuk menyiapkan orang Kristen menjadi pemberita Injil.

Serbia

Serbia (7,4 juta). Ibukota Belgrade (1,2 juta). Agama: Ortodoks 55%, Islam 16%, Katolik 5%, Kristen 1%. Di negara ini yang mayoritas beragama Ortodoks tinggal juga beberapa suku yang beragama Islam. Untuk mereka, sudah diterjemahkan beberapa media yang khusus ditulis untuk yang beragama Islam ke dalam bahasa Serbia, agar mereka bisa mengerti jalan Keselamatan dalam Kristus.

Bulgaria

Bulgaria (7,6 juta), Ibukota Sofia (1,1 juta), agama: Ortodoks 71%, Islam 13%, Kristen 2%, Katolik 1%. Agama Islam: suku Millet (300 ribu) dan Turki (0,9 juta), dua-dua berbahasa Turki, orang Pomak (250 ribu) berbahasa Bulgaria. Literatur dan DVD Kristen dalam bahasa Turki dibagikan, khusus orang Millet senang menerimanya. Berdoalah, bahwa biji Firman TUHAN bertumbuh.

Rusia

Rusia (140 juta), Ibukota Moskow (10,4 juta), agama: Ortodoks 41%, Katolik 1%, Kristen 0,7%, Islam 15%, Budha 0,7%, Animis 1%, tanpa agama 31%. Sesudah perang saudara, hampir semua bangunan besar dan penting dihancurkan. Saat ini di Ibukota republic Chechnya sudah dimulai dibangun kembali. Orang percaya sedikit saja dan ada pertikaian di antara mereka. Di kota lain di Rusia, polisi sudah membubarkan satu PA rumah dengan paksa dan melarang orang berkumpul lagi. PB dalam bahasa Nogai (100.000 orang) yang beragama Islam sedang dipersiapkan untuk dicetak, karena sebagian anggota suku-suku beragama Islam.

Perancis

Perancis (57,7 Juta), Ibukota Paris (11 juta), agama: Katolik 81% (hanya 10% aktif), Islam 4 juta orang, separuh tinggal di Paris, 2%, orang Injili 300 ribu. Pendatang Khmer: Khmer Merah yang dipimpin oleh Pol Pot, menguasai negara Kamboja pada tahun 1975. Mereka dengan segera memindahkan masyarakat perkotaan ke wilayah pedesaan untuk dipekerjakan di pertanian kolektif. Pemerintah yang baru ini menginginkan hasil pertanian yang sama dengan yang terjadi pada abad 11. Mereka menolak pengobatan Barat yang berakibat rakyat Kamboja kelaparan dan tidak ada obat sama sekali di Kamboja. Terjadi pembunuhan besar-besaran yang terjadi di Kamboja. Selama Pol Pot menguasai negara ini, banyak orang Khmer melarikan diri dari penderitaan yang luar biasa dalam negara mereka. Pada masa kini terdapat pengungsi di berbagai negara antara lain di Australia (25.000 orang), Belgia (3.400 orang), Perancis (68.000 orang), Kanada (16.000 orang), Selandia Baru (4.900 orang), dan Amerika Serikat (230.000 orang). Mereka harus menyesuaikan diri dengan gaya dan cara hidup yang lain di negara tamu. < http://id.etnopedia.org/wiki/index.php/Khmer >.