Ukraina -- Populasi orang-orang non-Kristen terus berkembang di Ukraina. Sergey dari Russian Ministries mengatakan bahwa banyak orang non-Kristen yang telah keluar dari Ukraina dan masuk ke Siberia dan juga daerah-daerah lain bekas Uni Soviet. Namun, kini mereka mencoba kembali lagi. "Saat ini diperkirakan ada lebih dari 250.000 orang yang kembali ke Crimea dan desa-desa mereka dulu berkembang dengan cepat. Mereka membangun tempat-tempat ibadah mereka." Sergey juga menambahkan kalau Regional Ministry mereka yang berpusat di Sevastopol baru-baru ini mengadakan suatu konferensi untuk melatih orang-orang Kristen yang tinggal di sana untuk mengabarkan Injil kepada orang-orang pendatang ini, khususnya orang-orang Crimea Tatar. "Ini adalah suatu kesempatan karena sebagian mereka adalah generasi muda yang telah menjadi sekular dan hanya memegang agama sebagai status saja, karena itu kemungkinan mereka akan lebih mudah diinjili. Para pemuda Kristen harus dilengkapi untuk bisa menginjili kalau kita ingin melihat banyak tuaian." Dana sangat diperlukan; tidak hanya untuk pelatihan saja, tetapi juga untuk menjangkau orang yang lebih banyak.
Sumber: Mission Network News
Kisah selengkapnya:
http://www.MNNonline.org/article/9681
Pokok Doa:
-
Berdoa untuk rencana pelatihan bagi para pemuda dan anggota-anggota gereja agar terpanggil menginjili orang-orang Crimea Tartar dan memenangkan mereka bagi Kristus.
-
Berdoalah juga agar belas kasih Tuhan turun dan menyentuh orang-orang Crimea Tartar sehingga mereka menerima keselamatan dalam Yesus Kristus.
Ukraina -- Banyak pemuda di negara bekas Uni Soviet yang tidak tahu akan melakukan apa. Penyalahgunaan obat dan alkohol adalah hal yang biasa. Itulah salah satu alasan mengapa World Gospel Mission (WGM) mendirikan "Home of Hope" Ministry Center di Ukraina. Dari Ukraina, salah satu pengurus World Gospel, Ernie, mengatakan bahwa pusat kegiatan pemuda itu adalah salah satu pelayanan yang ada di sana.
"Kami mencoba untuk menjalin suatu hubungan. Kami mencoba mencari orang-orang di sana yang bersedia bicara dan bermain bersama mereka. Kemudian saat mereka bertanya, kita mulai mengajak anak-anak ke gereja. Saat anak-anak ke gereja, mereka akan membawa orang tua mereka. Dari sanalah, ada pembelajaran Alkitab untuk anak-anak dan para dewasa dan sejenisnya." Saat itulah mereka bisa mulai membantu keluarga-keluarga melalui seminar dengan topik pernikahan, membesarkan anak, penyalahgunaan obat, kecanduan alkohol, dan banyak lagi. Ernie mengatakan bahwa semua itu dilakukan dengan satu alasan. "Kita mencoba menjalani hidup dan memberikan kesaksian dalam cara tertentu yang membuat mereka bertanya," ujarnya. "Saat mereka bertanya, kita bebas untuk menjawab."
[Sumber: Mission Network News, Januari 2007]
Pokok Doa:
- Mengenalkan Kristus dan mengajarkan kebenaran Alkitab dapat memakai beragam cara. Salah satunya adalah dengan mulai menjalin hubungan seperti yang dilakukan WGM kepada pemuda-pemuda di negara bekas Uni Soviet di atas. Dukunglah WGM dalam doa agar mereka dapat mengenalkan Kristus dengan cara yang bijak dan penuh kasih tanpa paksaan.
- Doakan juga orang-orang yang sudah mulai mengenal Kristus agar mereka berani mengenalkan-Nya kepada keluarga dan orang-orang sekitar mereka, berdoa juga agar mereka semakin bertumbuh menjadi seorang Kristen yang berdampak.
Edisi e-JEMMi
Kategori
Kolom Publikasi
- Printer-friendly version
- Log in to post comments
- Ukraina
- Evangelisasi
- Crimea Tatar
- Pemuda
- Penyalahgunaan Zat
- Mission Network
- Kristus
- Terjadi perkembangan populasi non-Kristen di Ukraina, dengan tren peningkatan kembalinya orang-orang ke wilayah Krimea dan desa-desa sebelumnya.
- Upaya evangelisasi difokuskan pada orang-orang Crimea Tatar, terutama generasi muda yang dianggap sekuler, sehingga diperlukan pelatihan intensif bagi anggota gereja lokal.
- Pemuda di bekas Uni Soviet menghadapi masalah sosial yang serius seperti penyalahgunaan obat dan alkohol, memerlukan intervensi misi yang terstruktur.
- Pelayanan misi modern berfokus pada pembangunan hubungan (relationship building) sebagai langkah awal sebelum memperkenalkan ajaran Alkitab, melalui kegiatan semi-formal seperti seminar pernikahan dan keluarga.
Laporan misi Ukraina pada tahun 2007 menyoroti perkembangan pekerjaan evangelis yang kompleks, ditujukan baik pada populasi non-Kristen maupun pemuda yang menghadapi masalah sosial. Di wilayah Krimea, terdapat tren peningkatan populasi non-Kristen yang kembali, sehingga dibutuhkan pelatihan bagi orang Kristen lokal untuk mengabarkan Injil, khususnya kepada orang-orang Crimea Tatar. Sementara itu, di berbagai bagian Ukraina, World Gospel Mission (WGM) berfokus pada rehabilitasi pemuda dari penyalahgunaan obat dan alkohol dengan mendirikan pusat kegiatan. Pendekatan ini menekankan pembangunan relasi, sehingga penginjilan dan pembelajaran Alkitab dapat disampaikan secara bijak melalui topik-topik kehidupan sehari-hari seperti pernikahan dan pengasuhan anak.