Home
       

Resources
Artikel
Artikel-artikel MISI
Bahan PA
Misi Allah Bagi Dunia &
Para Pengubah Dunia
Cerita Misi
Alkitab di Seluruh Dunia :
48 Kisah Nyata
Buku
Buku-buku Misi
Doa
Doa bagi Negara
Doa bagi Kota
Doa bagi Suku
PD Timotius
40 Hari Doa
e-KJDN
Info

Sejarah
Ulasan Tokoh MISI
Lembaga
Lebih dekat dengan lembaga MISI
Media
Berbagai program pengabaran Injil
Lintas Budaya
Lintas Religi
Profil Suku di Indonesia
 
 Renungan
 Kesaksian
 
| suku 7
dari 128 suku

SUKU ASAHAN

Rumpun : Deli
Wilayah : Sumatera
Jumlah Penduduk : 500.000
Kristen yang diketahui : 0
Persentase Kristen : 0
Alkitab : Belum
Film Yesus : Belum
Radio : Belum

Suku ini terutama tinggal di sekitar daerah Batubara, Kabupaten Asahan, Kotamadya Tanjung Balai, dan Kabupaten Labuhan Batu dan hidup berdampingan dengan suku-suku lain seperti Batak Toba, Batak Simalungun, dan Angkola-Mandailing. Orang Asahan ini sering juga disebut orang Batubara. Setiap kampung memiliki sarana peribadatan berupa mesjid atau surau dipimpin oleh Datuk atau Pawang. Mata pencaharian adalah menangkap ikan, menanam padi, karet, kelapa sawit dan juga bertenun yang dikenal dengan nama kain songket Batubara yang umumnya dikerjakan oleh kaum wanita. Marilah kita mendoakan mereka.

  1. Berdoa agar Tuhan melembutkan hati orang Melayu Asuhan agar mereka terbuka dan mau menerima Injil.
  2. Berdoa agar gereja-gereja di Sumatera Utara dan daerah lain terbeban dan mengirim utusan Injil yang bersedia melayani suku ini.
  3. Berdoa untuk sejumlah murid Kristus (pendatang) yang tinggal di daerah Batubara, kab. Asahan, Tanjung Balai, kab. Labuhan Batu dan sekitarnya supaya mereka dikuatkan dan dapat menyatakan kasih Kristus kepada orang Melayu Asahan.
  4. Berdoa bagi Pemerintah daerah dan tokoh-tokoh masyarakat setempat agar dapat menerapkan program-program pembangunan yang menyentuh kebutuhan masyarakat secara langsung dan mereka terbuka bagi pelayanan Injil.
  5. Berdoa agar ada literatur, Alkitab, pelayanan radio dan film Yesus yang dapat diterjemahkan dan disebarkan kepada suku ini sehingga mereka dapat mempelajari berita Injil.


|




 Ke atas 
© 2003 YLSA