Home
       

Resources
Artikel
Artikel-artikel MISI
Bahan PA
Misi Allah Bagi Dunia &
Para Pengubah Dunia
Cerita Misi
Alkitab di Seluruh Dunia :
48 Kisah Nyata
Buku
Buku-buku Misi
Doa
Doa bagi Negara
Doa bagi Kota
Doa bagi Suku
PD Timotius
40 Hari Doa
e-KJDN
Info

Sejarah
Ulasan Tokoh MISI
Lembaga
Lebih dekat dengan lembaga MISI
Media
Berbagai program pengabaran Injil
Lintas Budaya
Lintas Religi
Profil Suku di Indonesia
 
 Renungan
 Kesaksian
 
| suku 50
dari 128 suku

SUKU KRUI

Rumpun : Lampung
Wilayah : Sumatera
Jumlah Penduduk : 30.000
Persentase Kristen : 0,05%
Kristen yang diketahui : 16
Alkitab : Belum
Film Yesus : Belum

Suku ini terletak di Propinsi Lampung, tepatnya di Kabupaten Lampung Utara dengan ibukotanya Kotabumi. Suku Krui menyebar di pinggir pantai Samudra Hindia, tepatnya di kota Krui. Pada masa kini suku ini sering disebut orang Lampung Krui (Kroi). Orang Krui termasuk ke dalam golongan masyarakat Lampung yang beradat SAIBATIN. Dikatakan begitu, karena mereka memakai bahasa Lampung-umung, Lampung-cawo, atau Lampung yang berdialek "A". Orang Krui yang diberi kemenangan atas kematian oleh Yesus Kristus sehingga bebas dari sengat maut tidak lebih dari enam belas orang saja.

  1. Seandainya ada murid Yesus (pendatang) yang tinggal di kota Punggung Tampak, Krui, Biha, atau sekitarnya, berdoa agar mereka dapat menyatakan kasih Yesus Kristus kepada orang Krui.
  2. Berdoa supaya Tuhan melembutkan hati suku ini supaya mereka terbuka dan menerima Injil. Agar mereka memperoleh pengampunan dari Tuhan Yesus. Berdoa supaya ada utusan Injil yang bersedia mengabdikan diri untuk melayani suku ini.
  3. Berdoa supaya gereja-gereja dari daerah transmigrasi tidak berpangku tangan melainkan bergandengan tangan untuk menjangkau suku ini. Doakan para pelayanan, keluarga dan kebutuhan mereka.
  4. Berdoa supaya Tuhan memperlengkapi setiap orang yang melayani suku ini khususnya dalam kemampuan menguasai bahasa dan kebudayaan Krui.
  5. Berdoa untuk bahan-bahan literatur yang dibagikan kepada suku ini supaya dapat digunakan seefektif mungkin.


|




 Ke atas 
© 2003 YLSA