Suku ini berdiam di wilayah Aceh Selatan dan mendiami 4 kecamatan :
Singkil, Simpang Kiri, Simpang Kanan dan Pulau Banyak. Orang Singkil
diperkirakan hasil pembauran dari Mandailing, Aceh, Minangkabau dan
Nias. Daerah kediaman orang Singkil ini berbatasan langsung dengan
wilayah Sumatera Utara. Mata pencaharian utamanya adalah bertani dan
menangkap ikan dan sebagian menjadi buruh perkebunan kelapa sawit
atau memuat balok-balok kayu ke kapal yang akan di ekspor ke luar
negeri atau Jakarta. Orang yang di golongkan terpandang menurut suku
ini adalah ahli adat, alim ulama dan orang kaya. Belum di ketahui
adanya orang Singkil yang sudah mengalami ciptaan baru, marilah kita
membawa orang Singkil kepada-Nya melalui doa yang kita naikkan.
Berdoa agar Tuhan melembutkan hati orang Singkil agar mereka
menjadi terbuka dan mau menerima Injil.
Berdoa agar gereja-gereja di Aceh dan di Sumatera Utara dipenuhi
rasa belas kasihan dan kasih Allah, menjawab panggilan Amanat
Agung Yesus Kristus untuk melayani dan memberitakan kabar baik
sehingga suku Singkil dapat mengalami kebangunan rohani yang
besar.
Berdoa untuk sejumlah murid Kristus (pendatang) yang tinggal di
daerah kab. Aceh Selatan dan sekitarnya supaya mereka dipenuhi
kuasa Roh Kudus sehingga dengan berani dan bijaksana menceritakan
Injil kabar keselamatan kepada orang Singkil.
Berdoa bagi Pemerintah daerah dan tokoh-tokoh masyarakat setempat
agar dapat menerapkan program-program pembangunan yang menyentuh
kebutuhan masyarakat secara langsung dan agar mereka juga membuka
diri bagi pelayanan Injil.
Berdoa agar ada Alkitab, literatur, pelayanan radio dan Film Yesus
yang dapat diterjemahkan dan disebarkan kepada suku Singkil
sehingga mereka dapat mengenal berita Injil.