Home
       

Resources
Artikel
Artikel-artikel MISI
Bahan PA
Misi Allah Bagi Dunia &
Para Pengubah Dunia
Cerita Misi
Alkitab di Seluruh Dunia :
48 Kisah Nyata
Buku
Buku-buku Misi
Doa
Doa bagi Negara
Doa bagi Kota
Doa bagi Suku
PD Timotius
40 Hari Doa
e-KJDN
Info

Sejarah
Ulasan Tokoh MISI
Lembaga
Lebih dekat dengan lembaga MISI
Media
Berbagai program pengabaran Injil
Lintas Budaya
Lintas Religi
Profil Suku di Indonesia
 
 Renungan
 Kesaksian
 
| suku 15
dari 128 suku

SUKU MINANGKABAU

Rumpun : Minangkabau
Wilayah : Sumatera
Jumlah Penduduk : 8.100.000
Persentase Kristen : 0,004%
Kristen yang diketahui : 400
Alkitab : Ada
Film Yesus : Ada
Radio : Ada

Masyarakat Suku Minangkabau, umumnya bermukim di daerah Sumatra Barat terkenal dengan Ranah Minang. Bahasa Induk yang digunakan masyarakat suku tersebut adalah Bahasa Minangkabau, yang memiliki 200 dialek. Mata pencaharian hidup mereka adalah bertani, perikanan, perkebunan, industri semen, kayu dan karet. Garis keturunan suku ini berasal dari pihak wanita. Satu-satunya adat yang ada di Indonesia. Paguyuban yang terdapat di wilayah suku ini adalah Persekutuan Kristen Sumatera Barat (PKSB).

  1. Berdoa untuk sejumlah murid Yesus (pendatang) yang tinggal di kota Padang. Bukittinggi, Pariaman, Padang Panjang, Lubuksikaping, Payakumbuh, Painan, Sawahlunto, Muara Sijunjung, Solok, Batu Sangkar, dan sekitarnya agar mereka menyempatkan diri utnuk menyatakan kasih Yesus Kristus kepada orang Minang.
  2. Masyarakat Minang yang masuk dalam Persekutuan Kristen Sumatera Barat untuk terus memiliki ketaatan dalam mempelajari Firman Tuhan dan memiliki kerinduan untuk menyaksikannya bagi orang lain.
  3. Doakan pendekatan yang digunakan dalam menjangkau masyarakat suku ini karena keterikatan kepada iblis begitu kuat.
  4. Doakanlah agar ada Hamba Tuhan. utusan Injil, Gereja yang ada di tengah-tengah suku ini yang siap sedia memikirkan, mendoakan dan menjangkau masyarakat suku Minang.
  5. Doakan untuk orang Minangkabau perantau yang kemungkinan hampir separuh, agar mereka dapat menerima berita Injil.


|




 Ke atas 
© 2003 YLSA