Konon, untuk memiliki pulau Tukang Besi seorang raja dari Sulawesi
Tenggara mengadu ketangkasan mencari "parang panjang" dengan seorang
raja dari Sulawesi Tengah, benda itu ditanam di tengah pulau
(sekarang disebut pulau Tukang Besi). Dalam adu ketangkasan itu, si
raja dari tenggara menang dan pulau ini menjadi miliknya. Mata
pencaharian orang Tukang Besi adalah petani. Makanan pokok mereka
adalah ubi-ubian, yang biasanya dibakar dan dimakan bersama dengan
ikan. Tidak banyak orang yang mengenal "jalan yang lurus" itu.
Ada lebih dari 100.000 orang suku Tukang Besi yang tinggal di Propinsi
Maluku.
Kita berdoa supaya kehidupan ekonomi masyarakat dapat meningkat
melalui program pemerintah daerah setempat. Doakan sarana-sarana
penunjang misalnya, kesehatan, pendidikan, dan pertanian.
Berdoa juga untuk beberapa orang percaya di sana agar iman mereka
dipelihara oleh Tuhan. Kelak mereka dapat menjadi saksi Tuhan di
sana.
Doakan supaya Allah terus mengutus utusannya ke sana agar benih
Injil terus di tanam. Doakan pula agar domba-domba yang terhilang
di suku ini agar mendengar Kabar Baik.
Doakan masa depan pelayanan pada suku Tukang Besi agar terbuka
jalan untuk dilayani dengan baik. Mereka memerlukan bahan bacaan
dalam bahasa mereka. Mereka memerlukan makanan rohani dalam bahasa
mereka. Mereka membutuhkan firman Allah dalam bahasa mereka.