Suku ini mendiami wilayah di Kecamatan Bungku Utara, Bungku Selatan,
Bungku Tengah. Bahasa yang digunakan adalah bahasa Bungku dengan
dialek Taa, Merui dan Lalaeo. Orang Bungku lebih suka mendiami daerah
pedalaman yang memang merupakan tanah leluhur mereka. Karena mereka
tinggal di pedalaman, hubungan dengan orang luar secara mantap masih
kurang. Tetapi dengan adanya Trans-Sulawesi, sekarang mereka lebih
leluasa berkomunikasi dengan orang luar. Walaupun mereka penduduk
Sulawesi Tengah tetapi budayanya dipengaruhi oleh budaya Bugis.
Menurut sejarahnya bahwa sebagian orang Bungku berasal dari Bugis.
Mayoritas orang Bungku masih animisme. Mari kabarkan Injil kepada
mereka.
Kita berdoa agar lewat komunikasi dengan orang luar, orang Bungku
semakin terbuka untuk mendengar dan mempelajari kebenaran. Doakan
kehidupan pemimpin rohani dan keluarganya.
Doakan tokoh-tokoh dan pemuka masyarakat supaya Roh Kudus
mencelikkan mata rohani mereka akan Injil. Hati yang keras
dilembutkan menjadi tanah yang subur dan dituai pada waktunya.
Doakan pertumbuhan iman orang-orang pribumi yang percaya kepada
Tuhan Yesus Kristus supaya tetap setia dan Tuhan Yesus memakai
mereka untuk memberitakan ajaran keselamatan dalam Injil.
Berdoalah untuk penginjil dari orang pribumi yang percaya. Agar
Allah menanam beban pelayanan dalam hidup mereka. Doakan supaya
ada orang percaya dari daerah lain yang akan diutus kepada orang
Bungku.