Home
       

Resources
Artikel
Artikel-artikel MISI
Bahan PA
Misi Allah Bagi Dunia &
Para Pengubah Dunia
Cerita Misi
Alkitab di Seluruh Dunia :
48 Kisah Nyata
Buku
Buku-buku Misi
Doa
Doa bagi Negara
Doa bagi Kota
Doa bagi Suku
PD Timotius
40 Hari Doa
e-KJDN
Info

Sejarah
Ulasan Tokoh MISI
Lembaga
Lebih dekat dengan lembaga MISI
Media
Berbagai program pengabaran Injil
Lintas Budaya
Lintas Religi
Profil Suku di Indonesia
 
 Renungan
 Kesaksian
 
| suku 104
dari 128 suku

SUKU DURI

Rumpun : Bugis
Wilayah : Sulawesi
Jumlah Penduduk : 95.000
Persentase Kristen : 0,5%
Kristen yang diketahui : 475
Alkitab : Ada
Film Yesus : Belum

Suku Duri terletak di pedalaman Sulawesi Selatan, mendiami wilayah Kabupaten Enrekang yang tersebar di lima kecamatan, yaitu Kec. Enrekang, Maiwa, Baraka, Anggareja dan Alia, yang berbatasan dengan Tanah Toraja. Mereka menggunakan bahasa dengan dialek khusus yaitu bahasa Duri. Ciri khas masyarakatnya adalah perantau. Mereka pergi untuk berdagang. Daerah mereka adalah pegunungan yang mempesona. Hasil pertanian utama adalah bawang merah, padi. Orang Duri memelihara adat dan tetap mempertahankan kerukunan, setia terhadap ajaran nenek moyang. Hubungan mereka dengan dunia luar merupakan kesempatan yang baik untuk melayani suku ini dengan Kabar Baik.

  1. Doakanlah orang Duri yang ada di perantauan agar mereka membuka hati kepada Roh Kudus dan menerima Injil. Doakan supaya Allah sumber Hidup menjamah hati mereka dengan Air Kehidupan.
  2. Adat dan agama yang menyatu dan sulit dibedakan, jadi doakan supaya mereka merasa kering dan hampa tanpa sukacita dengan budaya mereka sehingga mereka mulai mencari Pemberi Damai, yakni Yesus Kristus.
  3. Kita bersyukur kepada Tuhan karena sudah mulai ada murid Tuhan yang berasal dari suku ini, jadi doakanlah mereka agar dipakai oleh Tuhan menjadi suku yang baik.
  4. Doakan agar Tuhan mengutus hamba-Nya melayani di sana. Dukunglah tenaga di sana dengan dana dan doakan mereka supaya ada kekuatan, hikmat dalam melayani Tuhan Yesus. Doakan keselamatan beribu-ribu orang yang sesat di sana.


|




 Ke atas 
© 2003 YLSA