Suku ini berdiam di 2 Kecamatan di Kab. Aceh Selatan yaitu kemukiman
Meunggamat dan Sejahtera di kec. Kluet Utara serta kemukiman Makmur
dan Perdamaian di Kec. Kluet Selatan. Kecamatan ini dipisahkan oleh
sungai Krueng Kluet yang berhulu di Gunung Lauser dan bermuara di
Lautan Hindia. Wilayah kediaman orang Kluet ini terletak di pedalaman
berjarak 20 km dari jalan raya, 50 km dari kota Tapak Tuan atau 500
km dari Banda Aceh. Bahasa Kluet terbagi atas 3 dialek yaitu Dialek
Paya Dapur, Meunggamat, dan Krueng Kluet. Mata pencahariannya umumnya
adalah bertani (meusawah), berladang (merumo) dan berkebun
(merumpus). Sampai sejauh ini belum di ketahui adanya orang Kluet
yang sudah mengenal Injil. Mari kita tangisi suku ini siang dan
malam.
Berdoa agar Tuhan melembutkan hati orang Kluet agar mereka terbuka
dan mau menerima Injil.
Berdoa agar gereja-gereja di D.I Aceh, Sumatera Utara dan daerah
lain di Indonesia penuh rasa belas kasihan dan kasih Allah
untuk melayani dan mengirimkan utusan Injil kepada suku
ini.
Berdoa untuk sejumlah murid Kristus (pendatang) yang tinggal di
daerah kec. Kluet Utara dan Selatan dan sekitarnya supaya mereka
dipenuhi Roh Kudus sehingga dengan berani dan bijaksana
menceritakan Injil Kristus kepada orang Kluet.
Berdoa bagi Pemerintah daerah dan tokoh-tokoh masyarakat setempat
agar dapat menerapkan program-program pembangunan yang menyentuh
kebutuhan masyarakat secara langsung dan mereka terbuka bagi
pelayanan Injil.
Berdoa agar ada literatur, Alkitab, pelayanan radio dan film
Yesus yang dapat diterjemahkan dan disebarkan kepada suku ini
sehingga mereka dapat mempelajari berita Injil.