Suku Siang (Kalimantan)

Suku ini berada di Kalimantan Tengah, tepatnya di Kabupaten Murung Raya, dengan 5 kecamatan yaitu Kecamatan Tanah Siang, Permata Intan, Laung Tuhup, Sumber Barito, dan Kecamatan Murung. Mereka menganut dialek Siang dan Murung-murung, dan agama kepercayaannya adalah animisme. Suku ini mempunyai bahasa pemersatu yaitu bahasa Ngaju, tetapi tidak menjadi bahasa utama yang selalu dipakai oleh masyarakatnya. Masyarakat suku ini juga dilayani oleh para penginjil atau zending protestan yang ada di Kalimantan Tengah. Sampai sekarang belum diketahui dengan jelas berapa orang yang percaya dari suku Siang ini.

Suku Siang membutuhkan perbaikan prasarana perhubungan untuk memudahkan komunikasi dengan daerah sekitar yang bisa meningkatkan pemasaran hasil-hasil pertanian, maupun membuka wawasan mereka. Mereka juga perlu diperkenalkan dengan peralatan yang lebih modern untuk meningkatkan penghasilan mereka secara maksimal.

Populasi : 79.000 jiwa
Bahasa : Barito
Anggota Gereja : 300 (0,38 persen)
Alkitab : Tidak Ada
Film Yesus : Tidak Ada
Radio : Tidak Ada

Pokok Doa:

Kalimantan

  1. Doakanlah untuk kelanjutan penginjilan kepada orang Siang, juga doakan kesiapan hati orang-orang Siang untuk mendengarkan Injil.
  2. Doakanlah untuk para hamba Tuhan dan para pelayan lintas budaya yang sedang melayani suku ini, supaya mereka beroleh kesehatan, kekuatan, dan hikmat dalam pelayanan.
  3. Doakanlah untuk pengadaan Alkitab dalam bahasa suku Siang dan juga Injil yang direkam dalam bahasa dan dialek orang Siang.
  4. Doakanlah agar Allah meruntuhkan segala benteng-benteng, kubu-kubu, serta mematahkan siasat Iblis (1 Korintus 10:3-4) yang menghalangi Injil diberitakan pada suku Siang.

Sumber: CD-ROM SABDA

e-JEMMi 20/2001

  • Suku Siang
  • Kalimantan Tengah
  • Murung Raya
  • Animisme
  • Penginjilan
  • Infrastruktur
  • Pembangunan Ekonomi
  • Suku Siang berlokasi di Kabupaten Murung Raya, Kalimantan Tengah, dengan populasi sekitar 79.000 jiwa.
  • Kepercayaan asli suku ini adalah animisme, dan mereka memiliki dialek Siang serta Murung-murung sebagai bahasa utama.
  • Suku ini memerlukan perbaikan prasarana perhubungan serta pengenalan teknologi modern untuk meningkatkan hasil pertanian dan penghasilan secara maksimal.
  • Pelayanan penginjilan kepada Suku Siang masih menjadi fokus utama, dan dibutuhkan dukungan materi seperti Alkitab dan Injil yang diterjemahkan ke dalam bahasa atau dialek Siang.

Suku Siang adalah komunitas yang bermukim di Kabupaten Murung Raya, Kalimantan Tengah, dengan populasi sekitar 79.000 jiwa. Secara budaya, mereka menganut kepercayaan animisme dan menggunakan dialek Siang serta Murung-murung sebagai bahasa utama, meskipun Bahasa Ngaju berfungsi sebagai bahasa pemersatu. Meskipun sudah mendapatkan pelayanan dari penginjil Protestan, suku ini menghadapi kebutuhan besar dalam aspek pembangunan, khususnya perbaikan prasarana perhubungan untuk meningkatkan pemasaran hasil pertanian dan pengenalan peralatan modern. Upaya penyebaran Injil kepada Suku Siang memerlukan dukungan berkelanjutan, termasuk pengadaan Alkitab dan materi Injil dalam bahasa atau dialek lokal mereka.