Home
       

Resources
Artikel
Artikel-artikel MISI
Bahan PA
Misi Allah Bagi Dunia &
Para Pengubah Dunia
Cerita Misi
Alkitab di Seluruh Dunia :
48 Kisah Nyata
Buku
Buku-buku Misi
Doa
Doa bagi Negara
Doa bagi Kota
Doa bagi Suku
PD Timotius
40 Hari Doa
e-KJDN
Info
Sejarah
Ulasan Tokoh MISI
Lembaga
Lebih dekat dengan lembaga MISI
Media
Berbagai program pengabaran Injil
Lintas
Lintas Religi
Profil Suku di Indonesia
 
 Renungan
 Kesaksian
 
 
| suku 47
dari 61 suku
SUKU MELAYU RIAU
Sumatera Tengah

Letak : Riau, Sumatera Tengah
Populasi : 2.000.000 jiwa
Bahasa : Melayu Riau
Anggota Gereja : 30 (0,002%)
Alkitab dalam bahasa Riau : Tidak Ada
Film Yesus dalam bahasa Riau : Tidak Ada
Siaran radio pelayanan dalam bahasa Riau (Juli 1998): Tidak Ada

Riau terletah di Pulau Sumatera bagian tengah dengan ibukota Pekanbaru. Wilayah ini memiliki kurang lebih 3200 pulau besar dan kecil. Dengan kondisi wilayah seperti itu, sarana perhubungan yang terbatas menjadi kendala yang sangat berdampak bagi perekonomian serta berbagai aspek hidup lainnya. Masyarakat di Riau tergolong majemuk, terdiri dari beberapa suku bangsa/etnis yang hidup berdampingan dengan tetap mempertahankan identitas SOSIAL BUDAYAnya. Suku-suku tersebut meliputi suku Riau, Cina, Jawa, Minangkabau, Sakai dan lain-lain. Suku Riau merupakan suku terbesar yang ada di Propinsi Riau, bermukim di sepanjang aliran sungai dan pantai.

SOSIAL BUDAYA

Suku Riau hidup sebagai nelayan dan petani. Namun, akibat keadaan geografis yang berupa kepulauan, orang Riau lebih akrab dengan laut. Aktivitas bertani terbatas dengan cara berkebun yang tidak dikelola dengan baik. Rumah-rumah didirikan di atas tiang, tipe rumah panggung di sepanjang pantai atau jalan yang umumnya sejajar dengan garis pantai.

Bahasa orang Riau adalah bahasa Melayu Riau. Bahasa ini terdiri dari dua dialek, yakni dialek Melayu Riau Kepulauan dan Pesisir, dan dialek Melayu Riau Daratan. Orang Melayu Riau gandrung pada keindahan bahasa. Ini tampak dalam bahasa sehari-hari dan dalam bahasa sastra. Bermacam bentuk seni sastra tumbuh di tengah kehidupan mereka, seperti pantun, peribahasa, bidal, kata bersayap, perumpamaan, gurindam, mantra, hikayat dan lain-lain.

Dalam Sistem kekerabatan, orang Riau menarik garis keturunan secara patrineal, yaitu dari pihak ayah.

AGAMA/KEPERCAYAAN

Pengaruh unsur-unsur kebudayaan Hindu, Budha, Eropa serta Islam sangat terlihat hingga sekarang. unsur-unsur kebudayaan islam hampir berpengaruh di semua segi kehidupan masyarakat. Selain itu orang tua lebih menekankan belajar agama daripada pendidikan formal kepada anak-anaknya, terutama pada pendidikan dasar. Namun, dalam kenyataannya masih dijumpai adanya praktek-praktek yang mempercayai adanya kekuatan gaib, seperti pembacaan mantera yang bertujuan agar tidak diganggu oleh kekuatan gaib. Juga adanya pengobatan yang dilakukan oleh dukun/bomo untuk mengusir makhluk halus/roh ataupun hantu yang mengganggu anggota masyarakat.

KEBUTUHAN

Orang Riau membutuhkan pengetahuan mengenai cara tanam yang baik sesuai dengan keadaan tanah di wilayahnya. Sarana perhubungan juga merupakan KEBUTUHAN yang mendesak dan sangat berpengaruh bagi segala aspek kehidupan orang Riau. Selain itu, orang Riau membutuhkan bidan dan tenaga medis.

POKOK DOA
Kemudian daripada itu aku melihat : sesungguhnya, suatu kumpulan besar orang banyak yang tidak dapat terhintung banyaknya, dari segala bangsa dan suku dan kaum dan bahasa, berdiri di hadapan takhta dan di hadapan Anak Domba, memakai jubah putih dan memegang daun-daun palem di tangan mereka. Dan dengan suara nyaring mereka berseru : "Keselamatan bagi Allah kami yang duduk di atas takhta dan bagi Anak Domba !" (\\/TB #Wahyu 7:9-10*\\)
  1. Berdoa agar Tuhan mencurahkan Roh Kudus, berkat dan kasihNya di tengah-tengah suku Melayu Riau, agar terang dan kemuliaan Tuhan bercahaya di atasnya. Berdoa agar hati mereka disentuh oleh kasih Tuhan melalui berbagai cara dan mereka yang berseru kepada nama Tuhan akan diselamatkan.
  2. Berdoa agar Tuhan yang empunya tuaian membangkitkan gerejaNya untuk bersatu dan bekerjasama, menyediakan pekerja : pendoa syafaat, penerjemah Alkitab, kaum profesional, penabur dan penuai untuk memberkati dan meningkatkan kesejahteraan hidup suku Melayu Riau
  3. Berdoa bagi adanya lembaga & gereja yang digerakkan oleh Tuhan untuk mengadopsi suku Melayu Riau yang juga berbeban dalam meningkatkan kesejahteraan hidup mereka.

Jika saudara ingin mengetahui informasi lebih lanjut, silahkan menghubungi :
PJRN
Kotak Pos 6739/JKUKP - Jakarta 14607
Telp/Fax. (021) 45843235-42

Untuk kalangan sendiri
|



 Ke atas 
© 2003 YLSA