SUKU MELAYU RIAU
Sumatera Tengah
| Letak | : | Riau, Sumatera Tengah |
| Populasi | : | 2.000.000 jiwa |
| Bahasa | : | Melayu Riau |
| Anggota Gereja | : | 30 (0,002%) |
| Alkitab dalam bahasa Riau | : | Tidak Ada |
| Film Yesus dalam bahasa Riau | : | Tidak Ada |
| Siaran radio pelayanan dalam bahasa Riau (Juli 1998) | : | Tidak Ada |
Riau terletah di Pulau Sumatera bagian tengah dengan ibukota
Pekanbaru. Wilayah ini memiliki kurang lebih 3200 pulau besar dan
kecil. Dengan kondisi wilayah seperti itu, sarana perhubungan yang
terbatas menjadi kendala yang sangat berdampak bagi perekonomian
serta berbagai aspek hidup lainnya. Masyarakat di Riau tergolong
majemuk, terdiri dari beberapa suku bangsa/etnis yang hidup
berdampingan dengan tetap mempertahankan identitas SOSIAL BUDAYAnya.
Suku-suku tersebut meliputi suku Riau, Cina, Jawa, Minangkabau,
Sakai dan lain-lain. Suku Riau merupakan suku terbesar yang ada di
Propinsi Riau, bermukim di sepanjang aliran sungai dan pantai.
SOSIAL BUDAYA
Suku Riau hidup sebagai nelayan dan petani. Namun, akibat
keadaan geografis yang berupa kepulauan, orang Riau lebih akrab
dengan laut. Aktivitas bertani terbatas dengan cara berkebun yang
tidak dikelola dengan baik. Rumah-rumah didirikan di atas tiang, tipe
rumah panggung di sepanjang pantai atau jalan yang umumnya sejajar
dengan garis pantai.
Bahasa orang Riau adalah bahasa Melayu Riau. Bahasa ini
terdiri dari dua dialek, yakni dialek Melayu Riau Kepulauan dan
Pesisir, dan dialek Melayu Riau Daratan. Orang Melayu Riau gandrung
pada keindahan bahasa. Ini tampak dalam bahasa sehari-hari dan dalam
bahasa sastra. Bermacam bentuk seni sastra tumbuh di tengah kehidupan
mereka, seperti pantun, peribahasa, bidal, kata bersayap,
perumpamaan, gurindam, mantra, hikayat dan lain-lain.
Dalam Sistem kekerabatan, orang Riau menarik garis keturunan
secara patrineal, yaitu dari pihak ayah.
AGAMA/KEPERCAYAAN
Pengaruh unsur-unsur kebudayaan Hindu, Budha, Eropa serta
Islam sangat terlihat hingga sekarang. unsur-unsur kebudayaan islam
hampir berpengaruh di semua segi kehidupan masyarakat. Selain itu
orang tua lebih menekankan belajar agama daripada pendidikan formal
kepada anak-anaknya, terutama pada pendidikan dasar. Namun, dalam
kenyataannya masih dijumpai adanya praktek-praktek yang mempercayai
adanya kekuatan gaib, seperti pembacaan mantera yang bertujuan agar
tidak diganggu oleh kekuatan gaib. Juga adanya pengobatan yang
dilakukan oleh dukun/bomo untuk mengusir makhluk halus/roh ataupun
hantu yang mengganggu anggota masyarakat.
KEBUTUHAN
Orang Riau membutuhkan pengetahuan mengenai cara tanam yang
baik sesuai dengan keadaan tanah di wilayahnya. Sarana perhubungan
juga merupakan KEBUTUHAN yang mendesak dan sangat berpengaruh bagi
segala aspek kehidupan orang Riau. Selain itu, orang Riau membutuhkan
bidan dan tenaga medis.
POKOK DOA
Kemudian daripada itu aku melihat :
sesungguhnya, suatu kumpulan besar orang
banyak yang tidak dapat terhintung banyaknya, dari
segala bangsa dan suku dan kaum dan bahasa,
berdiri di hadapan takhta dan di hadapan Anak
Domba, memakai jubah putih dan memegang
daun-daun palem di tangan mereka. Dan dengan
suara nyaring mereka berseru : "Keselamatan
bagi Allah kami yang duduk di atas takhta dan
bagi Anak Domba !"
(\\/TB #Wahyu 7:9-10*\\)
- Berdoa agar Tuhan mencurahkan Roh Kudus, berkat dan kasihNya di
tengah-tengah suku Melayu Riau, agar terang dan kemuliaan Tuhan
bercahaya di atasnya. Berdoa agar hati mereka disentuh oleh
kasih Tuhan melalui berbagai cara dan mereka yang berseru kepada
nama Tuhan akan diselamatkan.
- Berdoa agar Tuhan yang empunya tuaian membangkitkan gerejaNya
untuk bersatu dan bekerjasama, menyediakan pekerja : pendoa
syafaat, penerjemah Alkitab, kaum profesional, penabur dan penuai
untuk memberkati dan meningkatkan kesejahteraan hidup suku
Melayu Riau
- Berdoa bagi adanya lembaga & gereja yang digerakkan oleh Tuhan
untuk mengadopsi suku Melayu Riau yang juga berbeban dalam
meningkatkan kesejahteraan hidup mereka.
Jika saudara ingin mengetahui informasi lebih lanjut,
silahkan menghubungi :
PJRN
Kotak Pos 6739/JKUKP - Jakarta 14607
Telp/Fax. (021) 45843235-42
Untuk kalangan sendiri