SUKU JAWA PESISIR KULON
Jawa Barat
| Letak | : | Jawa Barat |
| Populasi | : | 2.500.000 jiwa |
| Bahasa | : | Jawa: Ngoko Cerbon |
| Agama mayoritas | : | Islam |
| Anggota Gereja | : | 6.000 (0,24%) |
| Alkitab dalam bahasa Jawa Pesisir | : | Tidak Ada |
| Film Yesus dalam bahasa ini | : | Tidak Ada |
| Program penginjilan radio dalam bahasa Jawa Pesisir Kulon | : | Tidak Ada |
Pusat wilayah kediaman suku Jawa cirebonan asli terletak di
Kodya Cirebon, Kabupaten Cirebon dan Kabupaten Indramayu di propinsi
Jawa Barat. Orang Jawa Cirebonan tinggal di sekitar kota-kota kecil
seperti Patrol, Anjatan, dan Haurgelis, yang ada di sekitar sebelah
timur, yaitu Sungai Sanggarung. Di sebarangnya, ada juga beberapa
desa orang "cerbon" yaitu di propinsi Jawa Tengah. Batasnya di
sebelah selatan adalah desa-desa yang terletak di Gunung Ceremai
sedangkan batas utaranya adalah desa-desa di pinggir pantai Laut
Jawa.
SOSIAL BUDAYA
Walau orang Jawa Pesisir Kulon lahir di wilayah orang Sunda
tetapi mereka memakai bahasa Jawa ngoko, yang merupakan suatu dialek
campuran bahasa Jawa, Sunda, Arab, Melayu, dll. Bahasa ngoko cerbon
itulah yang diajarkan pada tiap anak "cerbon" mulai kelas 1 SD sampai
kelas 1, 2 SMA.
"Orang "cerbon" cenderung bersikap lebih agresif, terbuka dan
spontan di dalam interaksi pergaulannya. Hal itu tampak dalam pakaian
mereka yang warna dan coraknya begitu menyolok dan beraneka ragam.
Mereka cenderung lebih suka mendengar rebana atau gendang daripada
gamelan; mendengar pembacaan Al Quran daripada nonton wayang,
menyaksikan pencak silat daripada tarian Jawa tradisional. Bagi
mereka agama Islam dipandang sebagai dasar kebudayaan nasional yang
lebih kokoh daripada nilai-nilai Jawa tradisional di Jawa Tengah atau
Jawa Timur.
Cirebonan merupakan panduan dari `ci' yang berarti air dan
`rebon' yang bearti udang. Dari semua daerah orang cerbon terkenal
karena ikan asinnya, petisnya, terasinya dan udang segarnya. Tentu
mayoritas penduduknya mencari nafkah di laut sebagai nelayan atau di
daratan sebagai petani. Rata-rata tanah orang 'cerbon` adalah tanah
yang subur. Di sini terdapat areal perkebunan yang luas yang
menghasilkan kopi, gula dan tembakau kwalitet ekspor. Pabrik
penghasil minyak tanah dan bensin milik pemerintah juga terletak di
sini. Pengrajin menciptakan produk-produk yang berharga dari tanah
liat, kayu, rotan maupun proses batik yang berlaku luas di pasar
domestik maupun internasional. Demikian juga mereka bekerja dalam
bidang pelayanan pemerintahan, pendidikan, medis, keuangan,
telekomunikasi dan kesenian. Buah Jeruk maupun buah mangga dermayu
dari Cirebon terkenal di seluruh Nusantara. Kota Cirebon juga dikenal
sebagai kota tujuan pariwisata karena banyak peninggalan lama, antara
lain: Keraton Kesepuhan, Keraton Kanoman, Keraton Kacirebonan, Mesjid
Panjunan, Keraton Kaprabonan, Gua Sunyaragi, dan Panjang Jimat.
AGAMA/KEPERCAYAAN
Sebagian besar orang Jawa `cerbon' mnegaku sebagai umat Islam
Sunni walaupun ada juga sebagian yang mengaku sebagai umat Islam
Sufi. Selain itu praktek okultisme sangat nampak: tukang-tukang
sihir, pamomg-pamomg, penyembuh-penyembuh paranormal, pembakaran dupa
di sebuah topeng, keris, gong, gamelan atau pusaka sebagai penangkal
penyakit, iblis, arwah atau kutuk. Jadwal kegiatan kampung didominasi
oleh seri selamatan yang tak peranh habis diadakan.
KEBUTUHAN
Kalau dipandang dari segi materi, suku Jawa Cirebonan tidak
kekurangan sehingga tidak diragukan akan hasil alam dan industrinya
terkecuali manambah, meningkatkan dan mengelolanya serta membuat
jalan perdagangan ekspor impor hasil daerah lebih lancar.
POKOK DOA
Firman Tuhan :
Kemudian daripada itu aku melihat :
sesungguhnya, suatu kumpulan besar orang
banyak yang tidak dapat terhintung banyaknya, dari
segala bangsa dan suku dan kaum dan bahasa,
berdiri di hadapan takhta dan di hadapan Anak
Domba, memakai jubah putih dan memegang
daun-daun palem di tangan mereka. Dan dengan
suara nyaring mereka berseru : "Keselamatan
bagi Allah kami yang duduk di atas takhta dan
bagi Anak Domba !"
(\\/TB #Wahyu 7:9-10*\\)
- Berdoa agar Tuhan mencurahkan Roh Kudus, berkat dan kasihNya di
tengah-tengah suku Jawa Pesisir Kulon, agar terang dan kemuliaan
Tuhan bercahaya di atasnya. Berdoa agar hati mereka disentuh oleh
kasih Tuhan melalui berbagai cara dan mereka yang berseru kepada
nama Tuhan akan diselamatkan.
- Berdoa agar Tuhan yang empunya tuaian membangkitkan gerejaNya
untuk bersatu dan bekerjasama, menyediakan pekerja : pendoa
syafaat, penerjemah Alkitab, kaum profesional, penabur dan penuai
untuk memberkati dan meningkatkan kesejahteraan hidup suku
Jawa Pesisir Kulon
- Berdoa bagi adanya lembaga & gereja yang digerakkan oleh Tuhan
untuk mengadopsi suku Jawa Pesisir Kulon yang juga berbeban dalam
meningkatkan kesejahteraan hidup mereka.
Jika saudara ingin mengetahui informasi lebih lanjut,
silahkan menghubungi :
PJRN
Kotak Pos 6739/JKUKP - Jakarta 14607
Telp/Fax. (021) 45843235-42
Untuk kalangan sendiri