You are hereArtikel Misi / Penginjilan pada Anak Usia 6 - 9 Tahun Menurut Ciri-cirinya

Penginjilan pada Anak Usia 6 - 9 Tahun Menurut Ciri-cirinya


USIA ENAM DAN TUJUH TAHUN

FISIK

Ciri-Ciri:

  1. Koordinasi otot-otot kecilnya bertambah, meskipun kadang-kadang terasa janggal.

  2. Masa pertumbuhannya lebih lambat; anak perempuan cenderung lebih cepat daripada anak laki-laki.

  3. Tidak bisa diam -- selalu bergerak.

  4. Senang membuat sesuatu.

Penginjilan yang bisa dilakukan:

  1. Ajak mereka untuk ambil bagian dalam kegiatan-kegiatan yang membutuhkan ketrampilan, misalnya melukis dan memotong.

  2. Sering-seringlah memberikan kesempatan untuk mengubah kegiatan dan jangka waktunya.

  3. Sediakan ruangan yang memadai untuk melakukan kegiatan-kegiatan yang memerlukan gerakan fisik.

  4. Mainkan cerita-cerita dalam Alkitab.

  5. Buatlah proyek yang berhubungan dengan aspek yang konkret dari cerita Alkitab tersebut.

KOGNITIF

Ciri-ciri:

  1. Selalu ingin belajar.

  2. Menanyakan berbagai pertanyaan.

  3. Konsep yang dimiliki masih dalam jangka waktu yang terbatas.

  4. Memiliki berbagai variasi dalam membaca.

  5. Cenderung fokus hanya pada satu atau dua detail dari cerita atau pengalaman yang dialami.

  6. Jangka perhatian terbatas -- tujuh sampai sepuluh menit.

  7. Proses berpikirnya dalam.

  8. Mampu menggunakan kategori yang sederhana.

Penginjilan yang bisa dilakukan:

  1. Dengarkan dan tanggapi pertanyaan mereka.

  2. Hindari penggunaan simbol-simbol dalam menceritakan cerita Alkitab dan konsep Alkitab.

  3. Hindari obyek pelajaran.

  4. Dalam menceritakan cerita Alkitab gunakan ilustrasi yang bisa dilihat.

  5. Usahakan agar murid bisa ikut terlibat secara aktif dalam memahami Alkitab.

  6. Hindari ketergantungan terhadap kemampuan membaca seorang anak ketika menggunakan peralatan pelajaran yang dicetak.

  7. Tekankan satu poin utama -- satu ide dalam satu waktu.

  8. Ajarkan Alkitab sebagai suatu buku yang mengajarkan cerita-cerita kebenaran, bukan sebagai cerita yang mungkin bisa salah karena merupakan dongeng atau fantasi seseorang.

USIA DELAPAN DAN SEMBILAN TAHUN

FISIK

Ciri-ciri:

  1. Aktif mengembangkan koordinasi otot besar dan kecil.

  2. Kekuatannya bertambah.

  3. Ingin menguasai ketrampilan dasar.

  4. Senang olahraga dalam tim dan kegiatan-kegiatan atletik lainnya.

  5. Mengikuti kata hatinya.

Pelayanan yang bisa dilakukan:

  1. Beri kesempatan kepada anak-anak untuk mengerjakan tugas-tugasnya dengan sedikit bantuan.

  2. Fokuskan pada partisipasi dan memberikan usaha yang terbaik daripada memenangkan.

  3. Beri pujian pada anak-anak atas usaha yang telah mereka lakukan dalam mencoba ketrampilan baru.

  4. Buatlah kegiatan di luar kelas agar anak-anak bisa bermain bersama.

  5. Ajaklah bermain dengan permainan yang ada peraturannya.

  6. Bantulah anak untuk belajar merawat barang milik temannya dengan baik.

  7. Tantanglah anak untuk membuat proyek mereka sendiri yang mengilustrasikan cerita Alkitab dan kepribadian tokoh yang dipelajari.

KOGNITIF

Ciri-ciri:

  1. Selalu ingin belajar hal-hal baru.

  2. Kemampuan untuk memahami pandangan orang lain mulai bekembang.

  3. Mulai mengenal perasaan "malu" dalam situasi-situasi tertentu.

  4. Pemahaman konsep berkembang berdasarkan lingkungan sekitarnya.

  5. Ketrampilan menulis dan berbahasa terus berkembang.

  6. Prestasi akademik menjadi hal yang penting.

  7. Dapat memahami lebih dari "seluruh" gambar yang ada.

  8. Sangat kreatif dan senang menemukan hal-hal baru.

  9. Sangat ingin tahu.

  10. Mudah mengingat.

  11. Mengetahui tentang konsep yang benar dan salah.

Pelayanan yang bisa diterapkan:

  1. Lebih sering menggunakan Alkitab dalam kegiatan belajar karena sudah bisa mencari ayat-ayat.

  2. Mulai dapat memahami beberapa urutan peristiwa dalam Alkitab dan keadaan geografis yang terdapat dalam Alkitab -- gunakan peralatan yang konkret untuk mendiskusikan konsep ini (contoh: peta, urutan waktu).

  3. Buatlah suasana yang menyenangkan dalam mendiskusikan topik dalam Alkitab, tokoh-tokohnya, dan cerita-ceritanya.

  4. Dapat mengingat kitab-kitab dan ayat/pasal dalam Alkitab.

  5. Pemahaman harus selalu dicek sebagai ketrampilan mengingat termasuk ketrampilan dalam memahami seluruh kata dan konsep yang ada. Bantu anak dalam mengatakan dan mempraktikkan kebenaran Alkitab.

  6. Siapkan berbagai variasi kegiatan dalam mempelajari Alkitab melalui tulisan, ukiran, drama, dan musik.

  7. Dapat belajar permainan dan lagu baru dalam waktu yang berbeda.

SOSIAL/EMOSIONAL

Ciri-ciri:

  1. Lebih mengutamakan teman-teman sebaya dalam kelompoknya.

  2. Pengaruh dari kelompoknya sangat kuat.

  3. Lebih peka dalam memilih teman.

  4. Peka terhadap kritikan dan ejekan.

  5. Umumnya mudah bergaul dan percaya diri.

  6. Perilaku bersaing mulai berkembang.

  7. Peka untuk bermain jujur.

  8. Memperhatikan perbuatan dan perilaku orang dewasa.

  9. Kesadaran untuk berperilaku seperti orang yang berjenis kelamin sama mulai berkembang.

  10. Mulai memisahkan diri dari keluarga; dapat berpartisipasi dalam kegiatan yang terpisah dari keluarga.

  11. Selera humor berkembang.

  12. Mengalami rangkaian emosi -- takut, merasa bersalah, marah, dst.

  13. Mengetahui peristiwa yang terjadi di sekitarnya, meskipun secara emosional belum cukup dewasa untuk mengatasi akibat-akibatnya.

Pelayanan yang bisa diterapkan:

  1. Jika murid ingin bergabung dengan teman yang sama jenis kelaminnya, biarkan mereka bergabung. Menyukai kegiatan berkemah dan "kegiatan kelompok". Sediakan kegiatan-kegiatan sosial. Sediakan kesempatan untuk bertanggung jawab terhadap lingkungan belajar.

  2. Buatlah pilihan kegiatan belajar, sehingga murid bisa memilih sendiri kegiatan belajar yang mereka inginkan.

  3. Sediakan berbagai macam kegiatan belajar yang bervariasi dan unik.

  4. Pelayanan anak akan menjadi contoh, apa yang dapat diterima dan seperti apa perilaku pengikut Kristus.

  5. Tekankan cerita-cerita tentang pahlawan-pahlawan dalam Alkitab dan tokoh-tokoh yang berkepribadian kuat yang terdapat dalam Alkitab.

  6. Jangan menutupi ekspresi dan pengalaman yang biasa dirasakan oleh manusia. Beri mereka kesempatan untuk menyampaikan apa yang mereka rasakan. Tunjukkan perasaan takut, bersalah, marah, dsb. yang ditunjukkan oleh tokoh-tokoh dalam Alkitab.

  7. Gunakan peristiwa dan berita yang baru-baru ini terjadi untuk dijadikan bahan pelajaran. Cari tahu apa yang dikatakan Alkitab tentang topik tsb. Hindari diskusi yang abstrak.

SPIRITUAL

Ciri-ciri:

  1. Terus mengembangkan dasar konsep yang telah dipelajari sebelumnya dengan lebih detail lagi.

  2. Tuhan Maha baik, Maha kuasa, Maha tahu, dan selalu mengasihi.

  3. Tuhan mendengarkan dan menjawab doaku.

  4. Jika saya tidak menghormati dan tidak patuh kepada Tuhan, maka saya berdosa.

  5. Yesus wafat untuk menebus dosaku. Ketika saya minta pengampunan maka saya diampuni.

  6. Menyadari dan memahami perlunya penyelamatan.

  7. Menyadari perlunya perlindungan dan pertolongan Tuhan dalam kehidupan sehari-hari.

Pelayanan yang bisa diterapkan:

  1. Buatlah kegiatan yang menunjukkan kasih Allah dan kebaikan kepada orang lain.

  2. Beri kesempatan untuk berpartisipasi dalam kegiatan-kegiatan misi dan kegiatan-kegiatan lainnya.

  3. Berikan kesempatan untuk berinteraksi dengan orang lain dari suku, bangsa, dan sosial status yang berbeda.

  4. Buatlah peralatan bagi anak-anak agar mereka menjadi anggota yang lebih aktif lagi di gereja mereka dan dalam pelayanan di gerejanya.

  5. Dorong dan bantu anak untuk mulai membaca Alkitab dan berdoa di rumah masing-masing.

  6. Beri kesempatan kepada anak-anak dalam memberikan bantuan dana untuk mencukupi kebutuhan kegiatan mereka.

  7. Mulailah untuk bicara secara pribadi dengan anak-anak tentang perlunya keselamatan.

Dipublikasikan di: http://pepak.sabda.org/07/may/2004/anak_penginjilan_pada_anak_usia_6_9_tahun_menurut_ciri_cirinya