Pemimpin yang Menjadi Teladan

Ketika para pemimpin dunia bertemu dalam KTT G8 di Skotlandia, Organisasi Amal Dunia "Mercy Ships" telah mengirimkan pesan yang luar biasa lewat keteladanan lebih dari 340 sukarelawannya yang melayani di Afrika. Dalam tahun ini saja, lebih dari 1.500 pasien di Afrika Barat akan menjalani operasi gratis, dan 7.000 pasien sakit gigi akan menerima pemeriksaan gigi gratis atas prakarsa Mercy Ship.

Berbagai ahli kesehatan profesional Kristen dari berbagai penjuru dunia telah menyumbangkan waktunya untuk turut serta dalam pelayanan Mercy Ship. Ahli-ahli bedah, psikoterapi, ahli kesehatan, para pekerja pelayanan masyarakat juga turut serta. Para juru masak sukarela, pelaut, ahli teknologi, dan pekerja kesehatan tersebut bekerja secara cuma-cuma, bahkan mereka membayar biaya para kru yang turut serta dalam menolong mereka yang miskin.

"Tiap hari, di dunia telah terjadi tsunami kecil di Afrika," kata Don Stephens, presiden dan pendiri Mercy Ship. "Tiap hari kita melihat akibat dari musibah yang terjadi bukan akibat kejadian alam, melainkan mungkin akibat ketidakpedulian atas sesama manusia. Seperti saat kita menunjukkan pada dunia, dan mengejutkan diri kita sendiri atas apa yang dapat kita lakukan di Asia, saya percaya kita dapat mengejutkan dunia dan Afrika dengan usaha yang kita lakukan bersama untuk menanggulangi tsunami kecil di benua itu." Kunjungi alamat website di atas untuk informasi lebih lanjut.

==> http://www.religionjournal.com/

==> http://www.mercyships.org

e-JEMMi 34/2005


Kategori

Kolom Publikasi

  • Mercy Ships
  • Pelayanan kesehatan
  • Afrika
  • Sukarelawan
  • Keteladanan kepemimpinan
  • Bantuan medis
  • Kegiatan Mercy Ships menampilkan keteladanan pelayanan sukarela yang sangat berdampak di Afrika, menyaingi perhatian yang diberikan pada forum pemimpin global seperti KTT G8.
  • Organisasi ini memberikan layanan kesehatan masif di Afrika Barat, termasuk operasi gratis untuk lebih dari 1.500 pasien dan pemeriksaan gigi untuk 7.000 pasien.
  • Pelayanan Mercy Ships merupakan upaya kolaboratif yang melibatkan beragam profesional kesehatan (ahli bedah, psikoterapi, dll.) serta berbagai keahlian lain yang bekerja secara cuma-cuma.
  • Menurut Mercy Ships, banyak krisis atau penderitaan yang terjadi di Afrika disebabkan bukan oleh kejadian alam, melainkan oleh kurangnya kepedulian antar sesama manusia.

Melalui kegiatan organisasi amal "Mercy Ships," yang secara sukarela menyalurkan pelayanan medis di Afrika, pesan keteladanan yang nyata disampaikan, bahkan ketika pemimpin dunia berkumpul dalam KTT G8. Dalam satu tahun, Mercy Ships menargetkan penyediaan operasi gratis bagi lebih dari 1.500 pasien serta pemeriksaan gigi gratis untuk 7.000 pasien di Afrika Barat. Keberhasilan misi ini dimungkinkan berkat kolaborasi ribuan sukarelawan profesional—mulai dari ahli bedah, psikoterapi, hingga pelaut—yang mendedikasikan waktu dan keahlian mereka secara gratis. Menurut pendirinya, upaya ini menekankan bahwa banyak penderitaan di Afrika bukan akibat musibah alam, melainkan akibat ketidakpedulian sesama, sehingga aksi kolektif menjadi sangat krusial.